Namitsutiti

Chanyeol-Aeri Series Part 1

Leave a comment


082433900_1438591125-20120209_120303_4_bestshot

Tittle: Chanyeol-Aeri Series Part 1 | Written by Namitsutiti | Genre: Fluff-Marriage | Length: Ficlet-series | Rate: T | Twitter: @namitsutiti | Ig: Namitsutiti | Blog: namitsutiti.wordpress.com | A/n: setiap part beda tema. Hanya sekedar hiburan yang sempat lewat :v
.
.
****
.
.
Aeri, perempuan itu fokus pada apa yang tengah dilakukannya. Tangan kanan memegang pulpen yang telah tertanclap /? di atas lembaran buku-belum ada satu huruf pun di sana. Tatapan matanya seolah memolototi buku tersebut.

Aeri sedang STRESS kalau kalian ingin tahu. Sudah satu atau dua jam? Aeri duduk dalam posisi selerti itu. Mestinya, di buku yang sedang dipelototi minimal terdapat satu paragraf fiksi, tetapi Aeri selalu gagal menulisnya. Aeri menyimpulkan mungkin karena ia banyak pertimbangan di berbagai sisi, jadi inilah hasilnya.

“Chanyeol! Bantu aku!” Aeri berteriak kesal. Ia bahan hampir merobek bukunya. Gatal sekali tangannya.

“Hmmm,” Chanyeol hanya berdengung sebagai jawaban. Chanyeol tidak mau repot-repot melirik wajah kusut Aeri. Chanyeol lebih suka berfokus pada komik di pangkuannya. Tentu respon Chanyeol semakin membuat Aeri kesal. Maka Aeri–

‘PLUK!’

–melempar gulungan kertas hasil remasannya yang beruntungnya sukses mendarat di dahi Chanyeol. Rasakan!

Lantas Chanyeol ikut  kesal sekarang, “Jangan melakukan kekerasan, Aeri!”

Chanyeol berlebihan -_-

“Justru itu bantu aku, Yeol! Karangan sialan ini harus dikumpulkan besok!” Aeri mencak-mencak. Sepertinya Aeri memang tidak pernah bisa berkata lembut kepada Chanyeol.

Chanyeol menggeram kesal, “Tulis saja kisahmu. Bereskan! Sudah! Aku mengantuk!” elak Chanyeol. Bukan apa, ia hanya tidak ingin mendengar omelan Aeri lebih lama lagi. Aeri sangat berisik. Cukup membuat Chanyeol pusing. Begitu-begitu tentu Chanyeol mencintainya. Sangat.

“Yak! Chanyeol! Aku tidak terima! Pokoknya kau HARUS membantuku!” Aeri berteriak (lagi) seraya melangkahkan kakinya dengan menghentak–mendekati tubuh tinggi Chanyeol yang sudah berbaring nyaman di ranjang mereka.

“Chanyeol~!”

‘PUK!!’

Aeri menimpuk wajah Chanyeol dengan bantal.

“Aish!” Chanyeol berdecak, membuka matanya kembali. Chanyeol tersentak, tatapan yang di awal kesal langsung melunak ketika melihat mata Aeri berkaca-kaca. Jika sampai begitu, berarti Aeri benar-benar serius dengan keluhannya, dan akhrinya–Chanyeol merasa sangat bersalah.

“Aeri, kemari, berbaringlah,” ucap Chanyeol lembut, selepas ia menggeser tubuhnya, memberi ruang untuk Aeri. Dikarenakan Aeri tetap diam, Chanyeol meraih tangan Aeri, menuntunnya supaya berbaring di sampingnya. Chanyeol memeluknya, wajah keduanya berhadapan.

“Sebelum aku meminta maaf, aku mengatakan; kupikir kurang baik seorang isteri terus-terusan berteriak kepada suaminya.”

“Aku tahu,” sela Aeri.

“Lalu?”

“Karena dari dulu aku memang suka berteriak kepadamu. Sudah kebiasaan. Tapi kalau menurut Chanyeol itu kurang baik … maafkan aku. Aku akan mencoba berhenti.” Chanyeol tersenyum.

“Sekarang giliranku. Maaf tadi tidak menganggap keluhanmu serius–

AW!” pekit Chanyeol, ulah cubitan Aeri.

“Ya, dan kau tega sekali Chanyeol.”

Chanyeol terkekeh, “Oleh karena itu, maafkan aku ne, sayangku.”

‘CHUP’

Aeri mengecup kilat Bibir Chanyeol, kemudian menyembunyikan wajahnya dilekukan leher Chanyeol.

“Hey, sayangku, kau menggemaskan sekali.”

“Jangan memanggilku seperti itu. Menggelikan!”

“Haha, tidurlah besok kubuatkan karangan untukmu.”

“Hmmm,”
.

A/n: Chanyeol sudah menikah dengan Aeri di umur 20 th, enam bulan yang lalu. Aeri yang menyarankan. Kebetulan Aeri penggila drama Playfull Kiss jadi Aeri ya–begitulah. Ikutan menikah diusia muda. Informasi, mereka sudah berpacaran dari 3 SMP.
.
Dan ya ampun kok ini ff pendek banget ya. padahal dibuku 2lmbr+ kok setelah dibaca ulang nyahahaaa… kalau bisa si jangan protes soal kependekan. kan diatas sudah di kasih tau LENGTH nya apa. jadi takarannya kurang lebih begini. Nanti kapan2 aku buat yg panjang kayak movie :v /
Cha, sampai jumpa lagi di next ff. Gomawo  yang udah baca ^^

Advertisements

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s