Namitsutiti

[FF Freelance] LOYAL Chapter 9.3

Leave a comment


untitled

LOYAL PART 9.3

THIS ENDING WHO WILL KNOW?

DESTINY

 

Perlombaan FASHION SHOW semakin mendekati hari H, kurang 5 hari menuju event special itu . Sehingga mau tidak mau Jiyeon harus mengecek kembali apakah desainnya sudah sempurna untuk dipamerkan diajang bergengsi tersebut.

“Yak chagi, come on istirahatlah sebentar , aku lihat sudah satu minggu ini kamu begadang. Lihatlah kantung matamu memiliki kantung mata .” Ucap Kai sambil menutup mata jiyeon dengan kedua tangannya.

 

“Aish Kai, please let me go.” Ucap Jiyeon memelas

 

“No, aku akan melepasmu jika kamu sudah berbaring di kasur.”

“Kai-ah, pekerjaanku masih banyak, perlombaannya kurang 4 hari lagi. Aku harus mengecek kembali Chagi-ah.”

No

Kai- please hanya baju ini saja , ayolah aku sudah susah payah membawa nya nih. Tanggung hanya tinggal mengecek nya saja.”

 

“Anni, nanti kamu keterusan. Kajja.” Ucap Kai dan tanpa ancang – ancang ia menggendong tubuh jiyeon dan kemudian membaringkannya di kasur empuknya.

 

Kai ah?”Jiyeon masih merengek

Anni kajja tidur kai pun memeluk tubuh Jiyeon dari belakang karena yeoja ini masih memberontak, mau tidak mau kai semakin mempererat pelukannya agar yeojanya ini tidak kembali dapat berkutit dengan pekerjaannya. Sebab demi apa Jiyeon sering tidak tidur untuk urusan pekerjaannya. Jiyeon harus mengecek desainnya 10-20 kali bayangkan? Sangat lama bukan. Yah walau diakui oleh para dosen di Jepang jika karyanya selalu daebak.

 

Jiyeon pada akhirnya hanya pasrah jika Kai sudah memaksanya untuk beristirahat.

 

4 HARI MENJELANG HARI H

“Aish apa yang harus aku bawa?” frustasi jiyeon seraya mengacak – acak almari pakaiannya

“Chagi waeyo?” Tanya Kai bingung melihat keadaan kamar mereka yang acak –acakan .

Merasa jiyeon tidak memperhatikan  pertanyaan yang baru saja dilontarkannya, Kai pun berusaha menarik perhatian yeojanya ini dengan memeluk Jiyeon dari belakang

“Ah Kai-ah kamu sudah pulang?” Jiyeon tersadar

“Ne, 5 menit lalu. Kamu kenapa sih? Aku tanya kenapa tidak dijawab?” Tanya Kai sesabar mungkin.

“Ah, kamu Tanya apa?” Ucap Jiyeon polos

“Aish , lagi –lagi seperti ini.Aku dicuekin heol. Ucap Kai diakhir mendesah pasrah.

“Ah mian Kai-ah, okey ada apa?” ucap Jiyeon sambil membalikkan badannya ke arah kai, alhasil kini wajah jiyeon sedang  menatap kai.

 

Merasa tidak tega untuk marah terhadap yeojachingunya ini , kai pun mengulang pertanyaannya secara sabar “Kamu kenapa sepertinya sedang kebingungan ? Apa yang sedang terjadi chagia?”

 

Kai-ah em , I am confused…..about what will I bring for the contest….

“ Mwo?tanya kai yang bingung

 

“Aish Kai, aku bingung baju apa yang harus di bawa untuk dikenakan di acara kontes tersebut.” Ucap Jiyeon sedikit kesal karena harus mengulang pertanyaannya seraya kembali bergelut dengan kegiatannya yang sempat diganggu namjanya.

“Eoh , begitu saja bingung, kamu itu cantik memakai dress apapun chagi”. ucap kai seraya memeluk JIyeon dari belakang kembali

“Kai, kau mengganggu kegiatanku dan satu lagi jangan menggombal itu tidak mempan terhadapku.” Ucap Jiyeon sedikit ketus karena lagi – lagi kegiatannya diganggu oleh namjachingunya

“Okey aku akan memberimu saran.” Ucap Kai sambil melepas pelukannya kepada Jiyeon karena Kai tahu betul jika Jiyeon saat ini sedang malas diajak bercanda.

Jiyeon pun menghentikan aktivitasnya sejenak , kemudian menatap Kai serius.

Sementara itu Kai tersenyum evil dan….. “Kajja.” Ia menarik tangan Jiyeon dan membawanya ke mobil.

“Kai kenapa kita masuk ke dalam mobil sih? Bingung Jiyeon. Kai hanya tersenyum evil kembali kemudian ia mengendarai mobilnya.

Loyal, will you stay with me(forever)?

“Eoh jadi ini nasihatmu itu?”

“Bagaimana?”

“Tidak buruk juga, kajja?”

“Kajja …..”

 

Beberapa jam kemudian….

 

Chagia , apa masih lama?

Eoh .Jawab jiyeon sekenanya

Jiyeon…..ucap kai yang merasa tidak diperhatikan

Ne ?

Sampai kapan kamu akan memilih dress, sudah 3 jam kita berkeliling butik chagia…

Jiyeon menatap Kai lama sebelum ia berkata

“Ehm ini ide siapa ya? Yang tadi mengajakku untuk berbelanja?

Baiklah ini ideku tapi bisakah kamu menyelesaikan dengan memilih ?

Kamu tidak lihat aku sedang memilih pabo…. Celetuk Jiyeon diakhir

Baiklah terserah, aku menyerah aku pergi. Kai melangkah menjauh

Mwo? Kaget jiyeon

 

Loyal, will you stay with me(forever)?

Dasar Khamjjong jelek, apa –apaan dia . Pada akhirnya aku sendiri yang harus menentukan? Gerutu jiyeon

Jiyeon pun kembali memutari butik – butik yang ada di Departemen store ini. Sungguh demi apa kali ini dia sangat jengkel dengan Kai .

 

Sementara itu di tempat yang lain..

“Maaf appa aku menolak.”

Minho,  appa mohon tolong dipikirkan matang – matang.

Mianne appa keputusanku sudah bulat.

Minho siapa lagi yang akan meneruskan usaha appa? Appa tidak bisa menyerahkannya kepada anak buah appa minho-ah…..kamu adalah penerus appa Minho.

“Aku tahu itu memang takdirku, tapi saat ini aku memang tidak tertarik. Tolak minho halus

Baiklah , tapi tolong dipertimbangkan, appamu ini sudah tua . Appa harap kamu segera memutuskan untuk bergabung menjadi presdir menggantikan appa.

Ne , jika sudah tidak ada yang dibicarakan , Saya permisi. Minho pun melangkah dengan pasti keluar ruang pimpinan Departemen Store Center ini.

 

“Ah barang belanjaanku….beratnya”… ucap jiyeon  seraya menenteng tas belanjaannya yang mungkin dibilang cukup banyak, bayangkan 10 kantung berisi dress, dan tak lupa sepatu bermerek.

 

“Dasar Kamjjong awas kau , nanti di rumah .” Umpat Jiyeon masih kesal dengan Kai.

Jiyeon pun memutuskan menggunakan lift dari pada escalator, takut – takut barang belanjaannya nanti terjatuh.

 

Saat ia hendak masuk ke dalam lift, langkah kakinya terhenti di depan pintu lift. Ia melihat kembali orang yang ingin sekali ia hindari dikorea ini. Ia pun berjalan mundur perlahan – lahan namun pasti, kemudian ia berlari tidak peduli dengan barang bawaan yang ia bawa apakah nanti jatuh. Dirasa sudah menjauh ia pun terduduk di sebuah kursi panjang.

 

“Ah, kenapa harus bertemu dengannya ?”

Aku belum bisa , aku belum siap. Lirih JIyeon

Minho . Ucap Jiyeon di akhir.

 

Minho pov

 

Sesaat aku telah memasuki lift untuk turun kelantai bawah, pintu lift terbuka di lantai 2 . Aku melihatnya- melihat Park Jiyeon, ia diam dan aku hanya menatapnya. Kemudian dia pun melangkah mundur dan berlari? Segitukah kamu menghindariku? Batinku. Aku lagi – lagi tidak mengejarnya . “Ini belum saatnya.” ucapku

 

End minho pov

 

Jiyeon pun meneteskan air matanya kembali tak perduli saat ini ia sedang menaiki taksi dan jika supir taksinya memergokinya menangis dan menganggap ia baru saja putus cinta.

 

“Nona kita telah sampai, ini tempat tujuan anda.” Ucap supir taksi itu sedikit takut

“Ah ne.” Ucap Jiyeon dan memberikan beberapa lembar uang won.

 

Jiyeon pun turun dari taksi, ia tidak langsung berjalan ke a rah apartemennya tapi ia diam menatap apartemennya dari luar. Entah apa yang ia pikirkan. Kemudian ia hapus jejak air mata yang berada di pipinya. Kemudian melangkah pasti.

 

Ah jalan ini yang akan kuambil Yurra, mian aku rasa aku akan menghindarinya selama aku bisa. Batin Jiyeon.

 

“Bagaimana apa sudah kau jalankan sesuai rencana?”  Ucap seseorang terdengar serius

“Tentu, kau tidak percaya padaku?”

“Aku percaya dan aku hanya memastikan”

“Tentu – tentu, aku pasti akan senang membantumu tuan Choi.” Ucap penelpon itu meyakinkan.

Aku tahu kamu pasti akan menjalankan rencana ini dengan baik

Tentu , kamu tidak ingat bagaimana tuan Park menghancukan hidupku?

Aku tidak tertarik dengan privasimu. Ucap Namja yang disebut – sebut sebagai Tuan Choi oleh penelpon tersebut.

“Baiklah dan aku hanya mengingatkan sekali aku bertindak aku akan melanjutkannya sampai akhir. Aku tidak mau berhenti ditengah jalan.

“Ne, arrasoe Jongyun-ssi. Ucap Minho di akhir pembicaraan yang serius ini.

Minho pun melanjutkan kembali pekerjaannya sebagai presdir Hyundae setelah melakukan pembicaraan singkat dengaan jongyum

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Jadi ini alasannya kenapa tadi kamu berubah seperti tak perduli padaku? Tanya Seorang yeoja menginterogasi namjachingunya

“Eoh, habis kamu memilih terlalu lama. Makanya setelah urusanku selesai aku kemudian mencoba mencari dress yang sesuai untuk kamu pakai, mianne. Jelas namja itu .

“Eoh, aku maafkan sikapmu tadi, tapi aku punya hukuman buatmu. Si yeoja tersenyum evil

Kemudian yeoja itu membisikkan sesuatu ditelinga namjachingunya ini , dan selanjutnya ia melenggang pergi untuk mencoba dress yang baru saja di belinya tadi siang dan dress hadiah dari namjanya.

Mwo ? kaget namjanya

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

“Aish tahu begini tadi aku seharusnya sabar menemaninya belanja, ah kenapa denganku sih tadi siang . Gara – gara perut sialan ini lapar minta makan.” Gerutu Namja yang tak lain dan tak bukan adalah Kai.

“Ah ji jebal aku ingin tidur denganmu . Ucap Kai kembali seraya masih berbaring di ranjang  di sebuah kamar yang letaknya di dekat kamar utama yang sedang ditempati JIyeon.

 

DUA HARI MENJELANG HARI H

Sudahlah  chagi, aku malu kamu tidak berhenti menangis begitu. Ini hanya 2 hari aku janji. Ucap Jiyeon pelan

“Andwae, JI. Kenapa kamu tidak bilang dari awal sih kalau acara Fasion Shownya berada di Jeju. Kesal Kai

Itu memang sengaja Kai-ah

Wae ?

 

Habis kalau tahu aku pergi ke Jeju pasti kamu akan melarangku kan? Bahkan jika kamu tidak melarangku kamu pasti akan ikut.Untung saja empat hari kedepan kamu ada janji rapat dengan appamu.  Jelas Jiyeon panjang lebar

Ne , tentu. Kamu kan tinggal di korea hanya sebentar, uh kamu memang tidak sayang kepadaku. Kai mulai merajuk

Ah , tingkahmu seperti sehun kalau manja begini.

Ayolah chagi, aku berjanji seusai aku ikut perlombaan itu aku akan kembali kepadamu dan mari kita berlibur seharian berdua . Bagaimana?

 

Heuh , ne baiklah kamu berjanji.

Ne aku janji. Jiyeon dan Kai pun kembali menautkan jari kelingking mereka seperti dulu jika mereka membuat sebuah kesepakatan.

Cup Kai mencium pipi jiyeon kilat.

Aish dasar, anyeong Chagi. Bye . Ucap Jiyeon seraya melangkah menuju ke loket pemeriksaan dan tak lupa melambaikan tangan kepada namja chingunya.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

Pulau jeju

 

Welcome to Jeju Island….

Ucap guide yang sengaja di sewa perusahaan Hyundae untuk menyambut calon desainer muda berbakat ini yang baru saja tiba.

 

My name is Nickun and she is Tiffanny. since this day to four day later we will be a guide . So please follow us….

 

Omo omo omooo????? Teriak sensei Yuki menggema di dalam bis yang mengantarkan kami menuju hotel.

Aku hanya bisa tersenyum malu. Sensei Yuki orangnya terlalu polos ia selalu mengekspresikan dirinya tidak lihat – lihat situasi. Dan aku yakin sensei Yuki sedang merasa takjub dengan jalanan pulau Jeju ini?

Sesampainya kami di hotelpun sensei yuki tetap berteriak takjub omo omo omo??? Indah sekali.

Aku rasa sensei memang penggila seni,setiap ia menemukan suatu hal yang yang dianggapnya indah selalu saja ia berekspresi ria. Na eothoke?

Ji aku rasa kita harus sabar , Ucap Kimi dan Yui bersamaan seraya menepuk punggung pundakku dan berjalan menuju ke pintu masuk hotel.

 

Jiyeon pov

 

“Ah lelahnya.” Ucapku seraya berbaring di kasur yang ada di dalam kamar hotel dengan nomer kamar 21 A…..

Ehm memang indah, aku rasa penyelenggara fasion show ini sungguh kaya. Benar – benar memanjakan peserta. Ucap ku kembali. Kemudian tanpa sadar aku tertidur di kasur ini dengan baju yang masih belum aku ganti. Ah perduli amat aku sedang lelah, lagipula tidak aka nada yang protes karena setiap peserta mendapat kamar mereka masing – masing.

 

End jiyeon pov

 

Tuan Choi semuanya telah siap peserta lomba telah berada di Hotel untuk mempersiapkan diri mereka masing – masing pada lomba yang akan diadakan besok malam.

Ah baiklah Khyuhyun-ssi, saya serahkan semuanya kepada anda. Saya percaya, dan saya berharap jika pemenangnya akan menjadi calon desainer pakaian kita yang baru dengan ide –Idenya yang fresh  dan menarik minat masyarakat.

 

Tentu tuan saya juga telah menyiapkan juri yang handal, dan satu lagi tema kali ini merupakan tema yang unik. Ah tuan , apakah anda akan hadir di pesta penyambutan peserta nanti malam?

 

Mungkin .

Baiklah tuan saya putuskan telepon ini. Maaf telah mengganggu waktu anda. Ucap Kyuhyun mengakhiri pembicaraannya dengan Presdir yang mendanai lomba ini. Panggil saja Tuan Choi, Choi Minho.

 

Loyal, will you stay with me(forever)?

Jiyeon pov

 

“Aegyo Jiyeon, kamu belum bersiap? Tanya Tuan Yuki yang baru saja bisa membangunkan Jiyeon setelah mengetuk kamar jiyeon dengan sangat sabar dan lama kira – kira 1 jam?

Ah ne , maaf sensei. Saya akan menyusul saja , jeongmal minhae sensei.

Ne , kalau begitu saya dan team berangkat dahulu jangan lupa dan dan yang cantik. Tring . sensei yuki mengedipkan matanya dan melenggang pergi. Ah aku ingin tertawa batinku

 

Tuan yuki mencoba genit denganku? Ahahahahaha pasti Kimi akan  iri jika mengetahuinya. Dasar Yuki Sensei selalu saja berbuat hal konyol di hadapan siswanya..

 

Ah jiyeonna palli –palli . Ucapku  tersadar dari lamunanku setelah melihat jam tangan yang tertempel di tangan kiriku. Sehingga kemudian aku berlari menuju kamar mandi di kamar ini dan mulailah berdandan untuk menjadi cantik. Emang sihir???

 

Aish eotthoke? Aku telat satu setengah jam ? aish kenapa pintu lift ini terasa lama sekali palli- palli. Ucapku tanpa sadar menunggu  di depan lift

 

“Tring” suara lift terbuka dan……

 

 

Seperti yang ia lakukan 4 hari yang lalu, Jiyeon mencoba melangkah mundur . Ia mulai berancang – ancang melarikan diri tidak perduli dengan high heel atau gaun hitam panjang yang dikenakannya dari seseorang…

 

“Yak Jiyeon apa yang kau lakukan, palli kamu sudah telat.” Ucap Kimi yang keluar dari lift sebelah . Jiyeon pun kemudian berjalan cepat menuju lift dimana terdapat kimi di dalamnya. Kimi kau dewi keberuntunganku mala mini.

 

Jiyeon pov end

 

“Ah kenapa ia di sini? Apakah ia mengikuti perlombaan juga?” atau ia hanya sedang ada kepentingan bisnis?” gumam Jiyeon tanpa sadar

“ Ji, gwechanna??” Tanya Kimi yang mungkin melihat ekspresiku gelisah saat kami baru saja tiba di ballroom hotel ini dan hendak duduk di kursi kami yang telah dipersiapkan.

Eoh Gwechanna Kimi….ucapku seraya duduk di kursi terlihat cantik karena dibubuhi pita silver sesuai tema. “BLACK AND WHITE IS PERFECTION” di pesta penyambutan ini.

 

“Menuju ke acara selanjutnya,  Para hadirin yang terhormat marilah kita beri tepuk tangan yang meriah bagi Presdir kami yang dapat menyempatkan waktunya untuk datang pada pesta penyambutan Fashion Show Hyundae . Terdengar suara MC menggema di ballroom ini.

 

“Terima kasih atas kesempatannya saya…..

 

Jiyeon membulatkan matanya dan mempertajam pendengarannya untuk dapat memastikan jika indra penglihatannya dan pendengarannya salah, tidak mungkin, andwae itu bukankah dia CHOI MINHO? Dia Presdir Hyundae????  Jerit jiyeon dalam hati

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Eotthoke? Gumamku yang terhitung sudah 50 kali

Ah dia presdir? Kenapa aku tidak sadar Hyundae . Pantas nama perusaahan itu tidak lah asing .

Paboya Jiyeon kenapa kamu malah mendatangi orang yang tak ingin kamu temui???

Ah kenapa dengan jantung ini dan tubuhh ini kenapa setiap kali melihatnya aku begitu merindukannya . Apa aku masih mencintainya? Eotthoke?eotthoke? Gumamku di akhir seraya berbaring lemas

 

Jiyeon pov end

 

Baiklah aku rasa lightning berwarna gelap di awal dan diakhir akan membuat pakaian kita terlihat elegan?

Ne aku setuju Sensei. Lagi pula Tema yang kita ambil sesuai pesta kan?  Ucap Yui

Yup Balck and White is perfection. Eoh Jiyeon bagaimana pendapatmu? Kimi mencoba  bertanya pada jiyeon di akhir.

Eoh ? Jiyeon terlihat bingung. Ne sebenarnya Jiyeon sedikit tidak konsentrasi karena dari tadi perhatiannya terbagi antara mempersiapkan panggung untuk perlombaan nanti dan dengan seseorang namja yang sedang berbicara dengan Kyuhyun yang dikenal peserta sebagai ketua penyelenggara perlombaan Fashion ini.

 

“Ah Jiyeon apa kamu sakit dari kemarin kamu terlihat seperti orang yang sedang gelisah?” Tanya kimi halus

“Eoh mianne aku tadi agak sedikit pusing , maaf ya.” Jiyeon mencoba berbohong mengatakan alasan yang masuk akal.

“Eoh , aku rasa sebaiknya kamu beristirahat?” Tanya Sensei Yuki

“Ah tidak sensei, aku sudah merasa agak baikan .” Tolak Jiyeon

“Jinja ? secepat itu?” Sensei Yuki merespon

“Eoh sensei, lagipula ini adalah tugas ku juga sebagai anggota team harus menyelesaikan tugas hingga akhir apapun yang terjadi.”

“Ye Jiyeonnna fighthing.” ucap Kimi memberi semangat

“Ne fighthing.” ucap Yuki sensei dan Yui bersamaan

 

MiNHO Pov

Hari ini jadwal yang masih aku ingat adalah melihat persiapan perlombaan ini, dan memastikan jika yeoja yang kemarin malam aku lihat dia adalah Jiyeon….

Ternyata memang benar Jiyeon mengikuti lomba ini, kenapa aku tidak melihat list peserta? Dari awal.

Tanpa dia sadari kenapa mataku selalu mencuri pandang ke arah nya ?

Eotthoke ? Minho ingat dia adalah alasanmu untuk menjalankan rencana mu untuk meminta maaf kepada eommamu, ingat minho.

 

Minho Pov end

 

Jiyeon melanjutkan tugasnya untuk melihat penataan cahaya agar para modelnya yang mengenakan rancangan teamnya terlihat elegan. Beberapa saat kemudian ia sadar ada yang aneh dengan lighthing di atas kepala seseorang. Terlihat jika lighthing tersebut kaitannya rapuh, sehingga benar  beberapa saat kemudian lighthing itu jatuh dan hampir saja mengenai orang yang menjadi perhatian jiyeon sejak awal jika saja Jiyeon tidak mendorong orang itu dan menggantikannya terkena alat penyorot cahaya tersebut. Ya tentu saja hal itu membuat Jiyeon terluka .

OMOOOO? Jiyeonni

OMONNA???

JIYEONNNN

 

Jerit para anggota team Jiyeon serempak dan panic

 

End

 

 

 

Advertisements

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s