Namitsutiti

[FF Freelance] LOYAL Chapter 11-END

2 Comments


untitled

LOYAL 11

ENDING- will chose you darling?

 

 

Ke empat namja yang terlihat sedikit lelah sedang berdiri berhadap – hadapan dengan dua orang namja, sementara rekan dari ke dua namja yang dianggap ke empat namja sebagai orang yang berbahaya sedang duduk di sofa santai.

“Wuah daebak ternyata kalian sangat berani ya??” Puji Jonghyun atau lebih tepatnya mengejek ke empat namja ini.

“Ah, jangan terlalu memuji Hyung.” Ucap Key yang saat ini sedang duduk di sofa di dekat ke empat namja itu dan kedua komplotannya.

 

“Langsung saja di mana Jiyeon?” Minho bertanya

“Aish kau selalu begitu terlalu to the point, santailah sedikit hahahahaha.” Ucap Namja Bling – bling sebagai ketua komplotan dan diakhiri dengan tawa nya.

 

“Kami sedang tidak ingin bercanda di mana Jiyeon?” Ucap Kai sedikit emosi

“Ouh inikah si Kai itu, dokter muda yang berbakat? Ucap Joghyun si namja bling sedikit takjub?

“Di mana Jiyeon? Kami sedang tidak ingin bertele-tele dengan semua ucapan yang kamu berikan.” Ucap Minho tegas

“Wuah takut, hahahahaha.” Ucap Jonghyun yang terkesan mengejek

Hening tidak ada percakapan………..

 

“Aish baiklah,lalu jika aku serahkan Jiyeon apa yang aku dapat dari kalian sebagai imbalan?” Tanya Jonghyun mulai serius.

“Kami telah membawa uang seperti yang kau inginkan di telpon kemarin.” Ucap Kai sudah mulai tak sabar dengan ucapan joghyun yang terkesan bertele- tele

“Ah aku rasa itu kurang.”

“Apa yang kau minta?” Minho bertanya karena jawaban tak puas namja blig ini

“Ah apapun?”

“Ne.” Ucap mereka berempat serempak

“Aku …………………

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

“Ah bagaimana ini, Presdir Jiyeon diculik dan kita tidak tahu kabarnya bagaimana. Bagaimana dengan proyek ini?” Tanya kimi frustasi kepada rekannya

“Tenanglah Kimi, semua akan baik –baik saja. Lagipula teman-teman Jiyeon sedang berusaha membebaskannya, bukan begitu?’ Ucap Yui sedikit membuat keadaan rileks

“Ah benar kita hanya perlu berdoa, dan seperti biasa mari kita dukung Jiyeon, bagaimanapun proyek ini harus berhasil demi Jiyeon dan teman –temannya.” Jelas Sensei Yuki

“Benar, mari bersemangat Fighthing!!!!!” Ucap mereka bersamaan.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Krys bagaimana sudah ada kabar dari yeobomu?;” tanya Daeun harap-harap cemas

“Ah belum , aku benar- benar takut . Harusnya kita ikut dengan mereka.” Jawab Krystal sambil masih menggenggam handphone kecil miliknya.

“Ah chingu kita hanya perlu berdoa demi keselamatan mereka, dari pada kita hanya berdiam begini. Dan hei mari kita menyusul mereka ke Jepang?”Sulli memberi ide

“Ah sure, let’s go. Aku tidak tahan jika harus di sini sementara Jiyeon sedang dalam bahaya, kajja.” Ucap Krystal bersemangat.

 

Loyal, will you stay with me(forever)?

 

“Yeobo, jiyeon diculik dan penculiknya adalah Jonghyun.Ah mian chagi aku tidak dapat melindunginya.” Ucap Eomma tiri Jiyeon sambil terisak dan menggenggam tangan suaminya kuat.

“Hiks, hiks hiks apa yang akan dilakukan Jonghyun?Kenapa anak itu harus membalas dendam kepada Jiyeon, yang salah adalah aku, Jiyeon tidak salah. Ah tapi bagaimana menyampaikannya aku takut . Benar – benar takut. Rasa bersalah ini kenapa kembali lagi?” Kembali Nyonya Park berucap sedih

 

“Nyonya Park Permsi, saya……….” Ucap seorang namja setelah memasuki kamar rawat appa Jiyeon

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Aku…..

“Aku menginginkan..….”Ucap Jonghyun di akhir menggantung.

“Ah, kamu terlalu lama. Apa yang kamu inginkan huh?” Bentak Sehun tersulut emosi.

“Hah kau berani membentak kami, ingat ada sandera yang siap kami bunuh jika kamu berani melawan kami.” Ancam Onew.

“Tenanglah Sehun.” Ucap Baekhyun menepuk pundak Sehun menenangkan.

“Ah baiklah kami minta maaf, lalu apa yang kamu inginkan? Kami akan menukarnya dengan Jiyeon.” Jelas Kai berusaha sabar.

“Aku menginginkan wanita yang kalian sayangi ini mati.”

“Duak…..Hei kau jangan bercanda.” Giliran Minho tersulut emosi seraya memukul meja di hadapannya keras.

“Wuahahahahha.” Jonghyun tertawa keras.

“Johgyun – ssi , kami katakan sekali lagi jika kami tidak sedang ingin bercanda.

“Ahahaha aku juga tidak.” Joghyun kembali berucap.

“Lalu apa artinya bagimu jika Jiyeon mati huh?” Bentak sehun.

“Hei jangan membentak kami.” Ucap Key seraya berjalan ke meja pertemuan itu dan kemudian duduk di sebelah Jonghyun

“Ah, benar, maaf sebelumnya. Lalu jika teman kami mati apa gunanya bagimu?”Tanya Baekhyun berusaha santai.

“Ah, Jiyeon benar – benar beruntung semua menyayanginya, tidak seperti ku. Eommaku meninggalkanku dan menikah kembali. Setelah semuanya appakupun meninggal dengan tragis, hahahahaa anak yang malang. Hidup dengan dendam sekian lama selalu menjadi motivasiku untuk membalasnya suatu saat nanti. Dan di saat semua dapat terselesaikan, tujuanku dapat tercapai .Namun satu kata ‘cinta’  menghancurkannya.” Ucap Jonghyun panjang lebar.

“Apa maksudmu?”Tanya Sehun

“Ah, kalian sudah tentu tahu yang kuceritakan tadi itu adalah pengalaman hidupku. Dan keluarga Park adalah motivasi dendamku. Ah eommaku Kim Taechyon telah mengkhianati appaku Lee Donghae dan menikah kembali dengan Park Yochun.” Jonghyun kembali menjelaskan.

“Ei?” Kaget Sehun kecuali ketiga namja (Minho, Kai, dan Baekhyun) hanya diam, karena mereka mengetahui hal itu dari pradugaan analisa Chanyeol dan Taemin , Sehun tidak tahu karena saat itu ia terpaksa pulang terlebih dahulu untuk bertemu Daeun .

“Semua berjalan lancar tapi…….” Jonghyun menggantungkan kembali kalimatnya.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

“Nyonya Park perkenalkan kami Park Chanyeol dan ini Lee Taemin.” Ucap Chanyeol sopan

“Ah temannya Jiyeon?”

“Benar kami yang menelpon kemarin.” Ucap Chanyeol

“Kami ingin anda ikut dengan kami?” Sahut Taemin

“Untuk bertemu Jonghyun anak ajjuhuma” Ucap Cahnyeol kembali karena melihat ekspresi tanya dari eomma Jiyeon

“Ah kalian tahu di mana keberadaanya?” Tanya Park Taechyeon ini

“Ne Ajjuhuma, dan sebaiknya mari kita selesaikan urusan ini.” Jelas Taemin

“Baiklah mari, sebentar.” Ucap Eomma Jiyeon kepada kedua namja ini. “Ah yeobbo aku akan menyelamatkan putri kita dan aku mohon cepatlah sadar.” Ucap Nyonya Park berpamitan seraya mengecup kening suaminya.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Semua berjalan lancar tapi…….” Jonghyun menggantungkan kembali kalimatnya.

“Tapi kau Tuan Choi dan Kau Tua Kim menghancurkan segalanya.” Ucap Jonghyun melanjutkan kalimatnya seraya menunjuk satu persatu Minho dan Kai.

“Dan aku sudah merubah haluan rencanaku ini, aku rasa jika hanya membuat bangkrut tidak akan menyenangkan tapi jika membunuh sumber kasih sayang pasti akan lebih menyenangkan, benar dengan membunuh Jiyeon akan lebih menyenangkan bukan begitu?” Tanya Joghyun di akhir terkesan mengancam.

 

“Aish jangan berani – berani kau membunuh Jiyeon.”Ucap Minho dan Kai serempak.

“Daebak, apakah kalian sungguh mencintainya? ” Tanya Onew ikut berbicara.

“Hahahahaha, benar kau Hyung 2 namja 1 yeoja dan apakah hanya ada 1 cinta di akhir kisah ini?” Key ikut nimbrung.

“Ah aku rasa itu terlalu rumit Hyung.” Ucap seorang namja tampan yang datang ke tengah pertemuan ini dengan membawa Jiyeon sebagai sandera bersamanya dalam posisi tangan terikat .

 

“Ah ini dia primadona kita.” Ucap Jonghyun

“Ah kau benar Jongkook, kenapa kita perlu repot – repot berfikir. Kita hanya perlu menikmati pemandangan ini.” Ungkap Key

“Jiyeon!!!” Ucap Mereka berempat karena mendapati komplotan Jonghyun yang membawa jiyeon kehadapan mereka.

“Lepaskan dia.” Imbuh Kai berkata.

“Ahahahaha mengharukan bukan begitu?” Ucap Jongkook.

“Jonghyun-ssi kau sungguh kelewatan aku tetap tidak mengerti apakah pembalasan dendam itu dapat menyenangkan di akhir? Apa kau tak akan menyesal nantinya?” Ucap Minho dimana dalam kata – katanya tersirat arti penyesalan lalu yang telah ia lakukan.

“Benar, Jonghyun-ssi jika kau membebaskannya dengan imbalan lain bukannya akan lebih menguntungkan dari pada membunuh?” Jelas Baekhyun

“Lalu bagaimana dengan eommamu? Bukankah lebih baik menemuinya dan menyelesaikan permasalahan dengan baik? Dari pada membalas dendam.” Jelas Kai membubuhi , ia mencoba kembali sabar berhadapan dengan komplotan jonghyun benar – benar perlu kesabaran lebih banyak, malah lebih baik menemui pasien berpuluh – puluh banyak jumlahnya dari pada joghyun dan komplotannya yang terksesan nekad dan psycho.

 

“Ah terima kasih saran dari kalian tapi aku tak butuh nasihat manis itu, ehm Jongkok bawa Jiyeon kemari.” Ucap Jongyun seraya berdiri.

“Ne Hyung.” Jongkok menyerahkan Jiyeon ke dalam dekapan Jongyun berjaga – jaga agar sanderanya tidak kabur.

“Ah Gomawo.” Ucap Jonghyun seraya memeluk Jiyeon dari samping lebih tepatnya mencengkeram lehernya.

“Hei- hei apa yang kau lakukan lepaskan Jiyeon.” Ucap Sehun sedikit keras.

“Ah aku hanya mengekang sanderaku memastikan tidak kabur , apa itu salah?” Ucap namja bling santai seraya membuka penutup mulut Jiyeon.

“Kalian…………” Jiyeon berucap sambil meneteskan air mata, ia sangat terharu namun satu pertanyaan alasan Minho kenapa ia mau membantu membebaskannya.

 

Sementara kedua namja ini, Kai dan Minho menatap Jiyeon sulit diartikan.

“Ah hentikan acara drama ini aku ingin menangis jika terlalu lama menyaksikannya.” Ucap Jonghyun seraya mengambil sesuatu di kantung celananya dengan tangan kirinya sementara tangan kanan masih setia memeluk sanderanya.

“Ah hyung cepatlah aku malas ini terlalu lama.” Protes Key.

“Ah baiklah.” Ucap Jongyun seraya mengarahkan pistol yang tadi di ambilnya di saku celana kepada Jiyeon.

“Hei apa yang akan kau lakukan.” Ucap mereka berempat serempak.

“Ah apa ya?”

“Hei jangan bercanda lepaskan dia.” Ucap Baekhyun terselut emosi pada akhirnya.

“Ahahaahhaa lihat wajah kalian sangat menakutkan.” Jonghyun mengejek.

“Lepaskan dia bunuh aku saja,  ini semua karena aku bukan? sehingga rencanamu gagal?” Ucap Minho.

“Ah begitukah?” Ucap Jonghyun selanjutnya ia mengarahkan pistol ke arah Minho.

Jiyeon menatap pemandangan ini sedih, Minho yang diyakini Jiyeon adalah penyebab semua kesedihan ini tapi ternyata Minho adalah malaikat pelindungnya.

“Tidak bunuh aku saja, aku juga terlibat pada akhir rencana Minho pada Perusahaan Wild Rose.” Kai menjelaskan.

“Ah benar – benar triangle love?” Celetuk Onew

 

“Ah aku bingung.” Ucap Jonghyun Inocennt dan kembali mengarahkan pistol ke kepala Jiyeon.

“Bunuh aku saja dan selesaikan semua ini.” Ucap Jiyeon sambil menutup mata ia pasrah karena bagaimanapun juga jika hal ini terus di bicarakan pasti tidak ada akhirnya, lagi pula yang diinginkan oleh pria bling ini adalah balas dendam terhadap keluarga Park.

“Mwo?” Kaget Sehun dan yang lainnya.

“Wuah daebak, jika saja saat itu aku ikut eomma mungkin kita akan menjadi saudara akrab. Ah sungguh manis.” Ucap Jonghyun memuji keberanian Jiyeon.

 

“Okey fix, aku pilih jalan amannya lagi pula jika membunuhmu aku tidak akan mendapat apa – apa.” Ungkap Jonghyun seraya melepaskan Jiyeon seraya menyambar uang yang di sediakan Minho dan Kai di meja transaksi ini namun tak lupa tetap mengacungkan pistol ini kepada sanderanya Park Jiyeon. Dan Jonghyun beserta komplotannya beranjak pergi dari TKP.

 

Keadaan ini membuat mereka kaget eh apa yang terjadi tentunya, karena dengan santainya Jonghyun melepas sanderanya. Maka kesempatan ini tak di buang begitu saja Jiyeon berlari menghambur kepelukan kekasihnya , Kai. Minho yang melihat ini merasa kesakitan karena apa jantungnya terasa perih melihat pemandangan ini.

 

“Kai-ah bogoshippo.” Ucap Jiyeon

“Ne.” Ucap Kai seraya merapatkan pelukannya

 

“Door.” Bunyi pistol terdengar dan ……..

“OMOOOO? OMMOOOOO?”

“Minho – ah!!!”  Teriak mereka berempat

Jiyeon berusaha memeluk Minho agar ia (Minho) tidak di jatuh di lantai secara tiba- tiba.

“Ah kau selamat Ji.” Ucap Minho sambil tersenyum manis dipelukan Jiyeon selanjutnya ia (Minho) pingsan tak sadarkan diri.

“Minho-ah….Mino-ah….” Jiyeon menangis memanggil nama Minho. Kai menyaksikan itu sedih dan cemburu yang terlihat dari sorot matanya.

 

Sementara si pelaku kabur begitu saja, benar Minho tertembak saat ia menyelamatkan Jiyeon karena tembakan yang dilakukan oleh teman Jonghyun – Onew yang ia arahkan kepada punggung Jiyeon, maka secepatnya Minho menggunakan tameng dengan tubuhnya tepatnya bagian belakang punggungnya untuk menyelamatkan Jiyeon yeoja yang dicintainya.

 

Loyal, will you stay with me(forever)?

“Tit tit tit……….”Alat pendeteksi jantung menemani seorang namja yang terkulai lemas

“Minho-ah minho-ah hiks – hiks – hiks .”Jiyeon terisak seraya menggenggam tangan Minho kuat yang saat ini berada di ruang ICU.

 

“Ah , sampai kapan ia akan menanggung derita ini?” Ucap Yurra sedih yang saat ini berada di balik kaca ruang ICU mengamati Jiyeon dan Minho.

“Ah benar , kasihan.” Ungkap Sulli sedih.

Krystal dan Daeun sudah tak kuat berkata apa-apalagi mereka hanya diam . Kai yang dari tadi hanya mengawasi Jiyeon dan Minho ia juga terdiam, ia tidak tahu apa yang akan dilakukannya. Ah apakah waktu dapat menjawab semuanya. Batin Kai.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

Terlihat seorang wanita paruh baya dengan seorang lelaki berumur 25 tahun duduk berhadap – hadapan di sebuah resto Jepang dan terlarut dalam pikiran mereka masing-masing.

“Ah sudah lama bukan kita tidak duduk seperti ini? Ah dan di mana Jongkok?” wanita paruh baya tersebut memulai pembicaraan

“Ne, Jongkok tidak mau bertemu denganmu.” namun sang namja hanya menjawab singkat terkesan pelit

“Ah, jonghyun-ah. Mianne, maafkan eommamu ini.” Kim Taechyon berusaha menahan tangis saat ia berucap to the point

“Ah apakah perlu seperti itu?” Jonghyun berkata datar.

“Jonghyun –ah, maafkan eommamu. Eomma berjanji temanmu yang sekarang ini berada di penjara eomma akan bebaskan.” Jelas Taechyon.

 

“Ah buat apa? Aku bisa menyelesaikan ini sendiri, lagipula apakah kata maafmu itu tidak terlmbat setelah semua yang terjadi kau meniggalkanku, jongkook dan appaku.” Ucap Jonghyun seraya meneteskan air mata yang sudah lama ia ingin lakukan ia tak kuat menahan tangisnya.

“Aku memang tak termaafkan, namun bisakah kau memberi kesempatan kepada eommamu yang hina ini?” Taechyon berusaha meminta maaf tulus kembali.

 

Jonghyun menatap datar Taechyon bagi Jonghyun semua telah sirna , kata maaf itu baginya terdengar sudah terlambat . Seharusnya ia berkata Maaf ketika ia dengan seenaknya meninggalkan nya dengan appanya untuk bercerai kemudian menikah dengan saingan bisnis appanya yang mengakibatkan perusahaan appanya bangkrut dan saat itu Lee Donghae (appa Jonghyun) terjerat hutang yang banyak dan mati bunuh diri. Menyisakan ia dan dongsaengnya Jongkok.

 

“Aku ,ah bukan ralat bagiku dan Jongkok kata itu sudah terlambat. Lagipula semua sudah terjadi dan aku tidak membutuhkan bantuanmu. Aku rasa percakapan ini sudah selesai, aku pergi.” Ucap Jonghyun sambil pergi begitu saja.

Sementara Taechyon tak bisa menghentikan langkah kepergian anaknya tersebut ia menatap bekas bangku yang di duduki Jonghyun sulit diartikan,kemudian ia melangkah pergi menyusul anaknya kini.

 

“Hey boy I am bad girl go away…….”

Terdengar suara handphone dari saku namja bling-bling ini.

 

“Yobseoso…” Ucap namja bling ini seraya melangkahkan kakiknya ke arah parkiran mobilnya.

“Hyung-ah apa kau sudah bicara dengan wanita itu?” Tanya dongsaengnya di seberang sana

“Ne, wae?”

“Kau tidak meminta tolong kan, pasti kau menolak nya bukan begitu?”

“Ne Jongkok-ah, kita tak perlu bantuannya.”

“Tapi Hyung , Key dan Onew memerlukan uang tebusan itu atau pihak dari Minho mencabut tuntutannnya.” Terang Jongkok.

“So? Aku bisa mengatasinya Jongkok-ah. Serahkan hal ini kepada hyungmu, arraseo?”

“Ah ne .” Ucap seseorang di seberang sana pasrah.

 

Saat si Jonghyun hendak menyeberang jalan karena ia tak memperhatikan jalanan karena terlalu focus dengan handphonenya tanpa diketahuinya seorang pengendara mobil melaju cepat dan …………….

 

“Duak…….”

“Kau ah anni eomma?” Ucap Jonghyun tanpa sadar.

 

Benar eomma Jongyun melindunginya dari mobil yang melaju ke arahnya, sehingga pada akhirnya eomma Jonghyun yang mengalami kecelakaan itu dan terluka  cukup parah. Jonghyun pun kemudian memeluk eommanya tanpa sadar…..

 

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Eomma gwechanayo?” Ucap Jiyeon sedih seraya memeluk eomma tirinya.

“Gwechana Jiyi, eomma baik – baik saja.” Jelas eommanya.

Sementara dua namja yang berada di sudut ruang dekat pintu masuk hanya menyaksikan pemandangan ini tanpa sedikitpun ingin mengganggu.

“Jiyeon-ah , perkenalkan di sana adalah oppamu dan dongsaengmu?”

“Ah ne.” Jiyeon menatap kedua orang itu kemudian ia tersenyum . Entah bukannya seharusnya ia dendam dan marah? Tapi lihatlah Jiyeon tersenyum tulus menyambut kedua anggota baru keluarganya ini.

 

Jonghyun dan Jongkook hanya menatap Jiyeon dengan heran.

“Ah chagi kemarilah.” Ucap eomma Jiyeon seraya mengisyaratkan mereka dengan tangannya untuk mendekat.

“Ah, nde.” Jongkook berjalan mendahului untuk mendekat.

Eomma Jiyeonpun memeluk Jongkook walau agak terhambat oleh kasur karena ia tak boleh berdiri.

“Chagi bogoshippo, maafkan eommamu ini, ne?” Taechyon berkata. Jiyeon meraih tangan Jongyun seraya berkata “Jonghyun oppa ayo sini peluk eommamu, aku rasa kau juga merindukannya bukan?”

 

Dan mau tak mau akibat tarikan yang dirasa tidak begitu kuat dari Jiyeon, Jonghyunpun kemudian memeluk eommanya di sisi lain ranjang ini dan bersamaan dengan adiknya memeluk eomanya. Kemudian mereka menangis terharu bersamaan meluapkan emosi mereka saat ini.

“Ah pelukan hangat.” Jiyeon berucap seraya memeluk mereka semua.

Cinta memang ajaib. Batin Jiyeon.

 

Baiklah kedua bersaudara itu mau tak mau harus menerima kekalahan jika kasih sayang akan memupuskan dendam yang ada? Bukankah hidup berkeluarga dan saling menjaga yang utama, dan mereka rasa akan meninggalkan dendam di masa lalu di kehidupan mereka sekarang ini. Mereka hanya perlu menata dan menatap kehidupan selanjutnya dengan orang yang tekasih di masa depan.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Minho-ah….ah ahni I mean Mino-ah kapan kamu sadar?” Ucap Jiyeon kembali tanpa bosan – bosannya bertanya kepada tubuh yang terbujur kaku itu seraya mengaitkan jari – jemarinya di tangan Minho.

 

“Ah semua sudah lumayan membaik Mino. Appaku sudah sadar, eommaku sudah berbaikan dengan Jonghyun dan Jongkok. Sehingga saat ini keluarga Park memiliki dua ah bukan empat keluarga baru karena apa appaku mengadopsi Key dan Onew. Kekekekee ramai bukan? Dan juga perusahaan appa sudah membaik berkat bantuanmu.” Jiyeon menjelaskan dan kemudian terdiam…

“Ah sampai kapan Mino – ah? Kau akan mendiamiku begini? eoh apa kau tak lelah tertidur di kasur ini 1 minggu lebih, eoh apa kau tak bosan huh” Dan kembali Jiyeon berucap lirih diakhiri dengan mendengus kesal berpura-pura.

 

Seraya berdiri Jiyeon berkata kembali “Aku sakit Mino-ah jika kamu terus seperti ini, aku tak kuat melihatmu seperti ini. Ayolah bangun, jika kau bangun aku akan mengatakan sesuatu rahasia.”

Ia kemudian mengecup bibir Minho pelan , Jiyeon mencium Minho penuh kerinduan dan tak sengaja air matanya basah mengenai pipi Minho.

 

Kai menyaksikan pemandangan yang memilukan ini, ah Hei apa tak ada ruang bagiku? Batin Kai. Mau tak mau Kai harus segera memutuskan apa langkah yang akan ia ambil meneruskan hubungannya dengan Jiyeon dengan cara apapun namun Jiyeon terluka atau Melepaskan ikatannya dan membiarkan Jiyeon bahagia. Ah namun cinta yang sejati seharusnya tak menyakiti, dan tidak harus memiliki. Asal ia bahagia itu sudah cukup bukan?

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Presdir selamat Proyek anda sangat menakjubkan.” Tuan Yuu berucap senang.

“Ah ini berkat anakku , dan terima kasih saya ucapkan bagi anda pemegang saham yang bersedia mempercayai anakku , serta partner anakku Tuan Yuki, Nona Kimi dan Yui yang secara bangga kami Wild Rose akan mengangkat kalian menjadi team special pengembangan produk.

“Ah Arigatou.” Ucap mereka serempak.

“Dan saya akan menyampaikannya jika ah anak laki – laki saya Jonghyun yang akan menggantikan posisi saya mulai sekarang.” Jelas Yochun membuat para pemegang saham kaget, eits siapa itu Jonghyun? Bukankah anak Presdir hanya Jiyeon.

 

Mendengar namanya dipanggil Jonghyun pun maju kedepan untuk memperkenalkan dirinya.

“Ah nama saya Kim ah ahni nama saya Park Jonghyun mulai sekarang saya mohon bantuan dan bimbingannnya.” Ucap Jonghyun selanjutnya membungkuk 90 drajat kepada para hadirin yang hadir dalam rapat.

“ Prok prok …”  terdengar tepukan keras menyambut presdir baru ini. Bagaimanapun Para pemegang saham harus percaya pada pimpinan mereka yang baru bukan, dan dengan setia tetap memegang teguh prinsipnya yakni saling percaya dan wujudkan keajaiban. Itu yang sering Presdir Jiyeon ucapkan di masa yang lalu.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

“Kai mianne aku……”

“Kau tak perlu meminta maaf, aku dan kau mungkin memang tidak ditakdirkan bersamaku. Jalanku bukanlah kau dan jalanmu adalah Minho.” Potong Kai sebelum Jiyeon mengucapkan kalimat nya secara lengkap.

 

“Kai gomawo.” Jiyeonpun berkata seraya memeluk namja yang menyandang sebagai mantan namjachingunya ini atau mantan tunangannya dan sekarang ini berubah predikat menjadi sahabatnya.

 

“Ah ne.” Ucap Kai

Aku harap kamu akan bahagia selamanya. Batin Kai mendoakan tulus.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Ah bunga ini telah layu, aku akan menggantinya. Ehm Minho kau pasti akan suka dengan bunga Lili segar yang baru aku bawa ini .” Ucap Jiyeon menetralkan suasana sepi di kamar rawat Minho seraya meletakkan bunga lili yang baru saja ia beli ke vas bunga menggantikan bunga yang telah layu , mengganti bunga di ruangan Minho adalah rutinitasnya setiap hari saat menjenguk Minho .

 

“Ah appamu kemarin meneelfon ia akan tiba hari ini untuk menjengukmu, dan hei ia mengucapkan maaf karena terlalu sibuk tak bisa menjengukmu. Tapi ia tulus mengucapkannya karena ia terdengar menahan tangisnya saat menelponku.” Jiyeon kembali berucap.

 

Kemudian Jiyeon duduk di bangku biasanya ia menunggu Minho sadar seraya mengaitkan kembali jari – jemarinya di tangan Minho.

 

“Mino- ah sadar ne?  Ah apa kau tak mau mendengar apa yang aku akan ucapkan kepadamu?

Ah baiklah aku akan mengucapkanya karena kau terlalu lama aku sudah bosan merahasiakan hal ini.” Jiyeon kemudian mendekatkan bibirnya ke telinga Minho seraya berkata “Hei namja pabo dan tampan aku mencintaimu dari dulu hingga sekarang perasaan ini tidak berubah, walau aku akui sedikit terguncang dengan kehadiran namja lain tapi pada akhirnya perasaan ini memilihmu kembali, aku Choi Jiyeon mencintaimu.” Jelas Jiyeon kemudian ia mengecup bibir Minho dalam dan semakin menguatkan genggamannya ditangan Minho kuat.

 

Tanpa di sadari Jiyeon dalam ciumannya itu Minho meneteskan air mata dari kedua pelupuk matanya. Dan Minho mulai menampakkan tanda kesadaranya dengan menggenggam tangan Jiyeon kuat pula, kemudian ia membuka matanya perlahan. Jiyeon yang kaget ia kemudian berusaha menghentikan ciumannya ini namun Minho menahannya dengan menarik tengkuk Jiyeon dengan tangan yang tidak di genggam Jiyeon. Ah terjadilah ciuman yang dalam dan panas sebagai media untuk mengungkapkan kerinduan ini.

 

“Ah kisah dan kesetiaan cinta yang mengharukan, sungguh perlu perjuangan dan kata mengalah untuk menyadarinya serta kata berani untuk mengungkapkannya dan memerlukan hati yang siap untuk malu dalam menyatakannya. Lebih baik malu di awal dan bahagia di akhir bukan begitu?” Jelas Yurra yang memandang pemandangan ini haru dalam senyumnya yang manis.

 

“Ah tentu Saem Yura.” Ucap Kai meledek.

“Yak.” Yurra tak terima memukul pelan kepala Kai sebagai pelampiasan.

“Kajja.” Ucap Kai seraya menggenggam tangan Yurra menuntunnya untuk menjauh dari kamar rawat ini.

 

 

“Loyal – will you stay with me forever?” Minho said.

“I will “ Jiyeon said.

Dan dikehidupan mendatang aku harap aku dipertemukan denganmu kembali dan akan selalu bersamamu menjalani hidup ini penuh arti……

 

DAN HEI KESETIAAN  CINTA ITU APA MENURUTMU???

 

END……..

 

Ah akhir yang mungkin tidak akan di dukung para readers ne? tapi maaf walau saya kaiyeon tapi lebih memilih minji couple hehehehe…… untuk sequel saya akan pikirkan jika rcl nya byk hihiiii…

 

Sampai jumpa lagi ……………………

Advertisements

2 thoughts on “[FF Freelance] LOYAL Chapter 11-END

  1. Sequel sequel hehehe tp khusus buat Minho~Jiyeon aja ya.hahaha.

    Like

  2. Wah baca langsung part ending… menegangkan, romantis, happy ending… bagus bgt

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s