Namitsutiti

[FF Freelance] LOYAL Chapter 10.2

1 Comment


untitled

LOYAL PART 10 .2

DESTINY- REVENGE

(ENDING)

 

 

“Bagaimana kabarmu di jepang?”Tanya seorang namja menahan tangis karena sangat merindukan yeojanya.

“Ah aku rasa aku baik.”jawab yeoja tersebut secara singkat.

“Jaga kesehatan Ji, aku mohon.”

“Tentu Kai aku akan menyelesaikan urusanku di sini kemudian mari kita bertemu. Ah sudah dulu Kai aku harus menemui seseorang.”

Pip sambungan telepon terputus.

 

“Aku merindukanmu Ji.” Terdengar kai bergumam sesaat setelah sambungan telpon terputus , tak peduli Jiyeon mendengarnya atau tidak .

Ah apa yang harus kulakukan? Ji mianne aku akan melakukan sebisaku untuk membantumu. Batin Kai

“Aku harus menemuinya, menemui Minho.” Ucap Kai kembali dan kemudian ia segera menyambar kunci mobilnya.

 

Sementara itu Jiyeon sedang melakukan pertemuan dengan seseorang untuk meyakinkannya.

 

“Ah bagaimana Mister Yuu, saya sangat berharap dukungan anda?” Jiyeon memohon

“Kami sebenarnya ingin sekali mendukung Tuan Park, tapi kami tidak bisa Nona . Kami tetap akan mencari keuntungan dengan menjual saham kami.”

 

“Tuan YUU. Ah Maaf. Begini Tuan Yuu saya mohon beri appa , bukan maksud saya beri saya kesempatan . Saya yakin saya akan mengatasi masalah ini secepatnya. Saya hanya perlu dukungan kalian secara penuh.” Ucap Jiyeon di awal sedikit terbawa emosi namun ia mencoba menahannya di akhir demi appanya. Batinnya.

“Baiklah mungkin saya akan memikirkannya kembali.”

“Ah Tuan Yuu Arigatou, arigatou.” Ucap Jiyeon di akhir tersenyum haru setidaknya Tuan Yuu akan berfikir ulang untuk mendukungnya.

“Baiklah saya permisi Nona.” Ucap Tuan Yuu dan melangkah pergi

“Ah baik.”

 

Jiyeon pun mulai bersemangat kembali untuk melanjutkan misinya yakni mencari dukungan untuk perusahaan appanya.

 

Saranghaeyo—– suara hand phone Jiyeon berdering

“…..”

“Helo” Ucap Jiyeon

“Ji Nyonya Jung bersedia mendukungmu.” Ucap Kimi senang

“Dan – dan Tuan Lee akan berfikir ulang untuk menjual sahamnya.” Ucap Yui berebut telfon dengan Kimi.

“Ah ne, gomawo. Bagaimana dengan Tuan Yuki Mitsu, apakah sensei berhasil membujuknya?” Tanya Jiyeon antusias

“Ji,” Ucap Saem Yuki sedih

“Eh saem bagaimana?” Jiyeon mulai takut

“Ji……. Berhasil tuan Yuki Mitsu setuju.”

“Ah arigatou – arigatou.” Ungkap Jiyeon senang

“Tapi Ji, bagaimana dengan modalnya? Walau semua setuju pada akhirnya, tapi kita memerlukan dana yang cukup untuk memulai proyek baru .” Ucap Sensei menjelaskan

“Aku akan memikirkan caranya .Arigatou .” Ucap Jiyeon terharu

 

Jiyeon terharu karena teman –temannya mendukungnya, tidak hanya teman –temannya di Jepang tapi di korea juga begitu karena para pemegang saham perusahaannya tersebar dikorea dan jepang sebagai pusatnya. Meski di awal terdapat banyak hambatan sebab para pemegang saham sangat sulit untuk di yakinkan sudah terhitung seminggu lalu mereka sulit dihubungi tapi entah kenapa hari(tanggal 21 Mei 2014) ini mereka mau untuk diajak bicara.

  1. Yuu Moritaka ( akan berfikir ulang)
  2. Hyunjung Ham(Bersedia)
  3. Jung Eunji(Bersedia)
  4. Lee Dongwon( akan berfikir ulang)
  5. Lee Qri( akan berfikir ulang)
  6. Yuki Mitsu(Bersedia)
  7. Chriss Jungyun( akan berfikir ulang)
  8. Morisita Tamago( akan berfikir ulang)
  9. Cho Qyumi(Bersedia)
  10. Morisaka Tanaka(Bersedia)
  11. Eunjung Ham(Bersedia)
  12. Park Hyomin(Bersedia)
  13. Tan Morisita(Bersedia)
  14. Myungge Kim( akan berfikir ulang)
  15. Ayumi Tanaka(Bersedia)

Deadline (31 Juni 2014)

“Ah setidaknya banyak yang mendukungku, aku akan berusaha. Hwaiting Hwaiting Jiyeon.” Ucapnya semangat setelah menulis catatan kecil di list pemegang saham.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Thank you so much Tuan Yuu, saya berharap pada akhirnya anda akan memutuskan untuk menerima tawaran Nona Jiyeon.”

“Ah saya mungkin akan berkata tidak di awal jika anda tidak menelfon saya .Dan terima kasih atas dukungannya. ”

“Ah Tuan Yuu anda terlalu berlebihan, saya hanya menjalankan apa yang semestinya. Saya hanya berharap para pemegang saham bersedia untuk mendukungnya. Saya akan mengusahakan yang terbaik.” Jelas pengusaha muda ini.

“Ah maaf Tuan Choi, boleh saya bertanya? Sebab kami bertanya- tanya. Bukankah anda penyebab semua ini? Tapi kenapa anda berusaha melindungi Nona kami secara sembunyi –sembunyi.”

“Ah dia adalah masa lalu saya yang ingin saya rubah, saya memiliki takdir dengannya.” Ungkap minho yang mungkin terdengar aneh ditelinga Tuan Yuu

“Ah begitukah?”

“Ehm. Minho berdehem kemudian ia melanjutkan kembali kalimatnya. Tuan Yuu saya ingatkan pembicaraan ini hanya anda dan saya yang tahu , saya harap tidak ada satupun yang mengetahuinya.” Terdengar seperti mengancam ? maybe.

“Baik Tuan Choi, saya mengucapkan terima kasih anda mau berkeja sama dengan kami.

“Ah tentu , senang bekerja sama dengan anda.”

Pip ……………

 

Kembali seperti keadan di Rumah sakit saat Jiyeon di rawat,  Minho tidak menyadari jika ada seseorang yang memperhatikan percakapannya dengan Tuan Yuu lewat telepon. Ia melihat lewat celah pintu yang tak tertutup rapat.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

“Yobseoso?”

“…………………..”

“What, are you sure?”

“……………….”

“Baik, aku akan memastikannya dengan mata kepalaku sendiri, arigatou for the information.”

Pip sambungan terputus

 

“Ah anak kaya itu ingin bermain –main denganku rupanya, baiklah tunggu saja tanggal mainnya.” Ucap namja yang tentu sudah diketahui oleh para readers yakni Jonghyun.Dan kembali sib ling – bling tersenyum evil.

 

Sementara badai besar yang akan kembali datang , yeoja bernama Park Jiyeon dan namja bernama Choi Minho yang tidak mengetahuinya sedang melakukan usaha untuk melindungi apa yang mereka sayangi. Walau cara yang di tempuh berbeda namun tujuannya hanya satu mempertahankan cinta.

 

Jiyeon dengan caranya yang terang-terangan mempertahankan perusahaan appanya.

Dan Minho dengan caranya yang tersembunyi melindungi perusahaan appanya Jiyeon walau tujuan sebenarnya adalah melindungi kebahagiaan Jiyeon, tak perlu semua orang tahu pengorbanannya itu pikirnya. Hanya Yurra, Tuan Yuu dan Saem Kim yang tahu.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

“Ji ini membutuhkan dana yang sangat besar , 100 Milyar apa mungkin dalam waktu empat minggu kita dapat mempunyai modal sebegitu banyaknya. Sementara asset perusahaan setengahnya digunakan untuk membayar denda dan penggantian biaya atas kerugian yang lalu?”Jelas Sensei Yuki

 

“Bagaimana dengan modal yang terkumpul saat ini Sensei ?” Tanya Kimi

“Ehm jika dihitung – hitung hadiah perlombaan , pinjaman dari masing – masing teman Jiyeon, serta ½ asset perusahaan lagi digadaikan sebagai jaminan , aku rasa kurang memadai.” Ungkap Yui menjelaskan

“Ah Ji apa tidak sebaiknya kita meminta bantuan kepada Kai?” Tanya Kimi takut

“Tidak. Tolak Jiyeon tegas

“Eh?”

“Aku tidak mungkin merepotkannya setelah semua yang terjadi, Kai sudah banyak mengorbankan apapun untukku. Aku tak mau ia menjadi susah,  sudah cukup semua yang ia lakukan untukku.” Jelas Jiyeon

“Lalu bagaimana dengan masalah kita?”

“Aku sedang mengusahakan untuk menjual asset pribadiku.” Ungkap Jiyeon

“Eh, apa ? apa yang akan kamu jual?” Tanya Kimi

“Ah, ehm hanya koleksi mobilku, sertifikat tanah. Dan jika memang kurang mencukupi untuk biaya tersebut aku terpaksa harus menjual Wisma di Daegu dan Rumah kecil di Seoul.

“Eh tunggu  dulu ji. Apa kamu yakin? Bukankah Rumahmu di Seoul itu menyimpan kenangan  dengan eommamu?” tanya Sensei Yuki.

“Benar, lagipula dalam waktu 4 minggu ini siapa yang akan menawar dengan harga tinggi?”

“Ah aku akan berusaha, pasti ada jalan. Bukan begitu?” Jelas Jiyeon mencoba mempercayai keadaan pasti akan membaik.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

Kai menatap kamar Jiyeon nanar, ia masih mengingat betul keadaan kamar ini seminggu lalu , ia masih mengingat betul sensasi sentuhan Jiyeon di kamar ini. Walau sepenuhnya dia (Kai) yang memulainya terlebih dahulu dengan Jiyeon berpelukan atau Kissing dengannya.

 

“Eoh apa takdir tidak berpihak kepadaku?

Minho telah melakukan apa yang menjadi takdirnya…

Sementara aku hanya diam di sini dengan kesibukanku.

Ji aku bingung apa yang harus kulakukan, bagaimana mengorek informasi apa yang terjadi sebenarnya?

Aku tak mengerti mengapa keadaan tiba – tiba menjadi serumit ini.”

 

The wind will change and will bring true destiny.”(Ne, kondisi ini aku rasa tidak akan bertahan selamanya. angin akan berubah dan akan membawa takdir sebenarnya.)

 

“Kenapa ucapan Yurra selalu terngiang dalam kepalaku? Apakah aku bukan takdirmu JI? Tapi bagaimana dengan Minho, apakah dia adalah takdirmu?”Gumam Kai panjang lebar.

“Aku rasa jalan satu – satunya …………..

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Cheongmal? Ah maaf maksud saya benarkah para pemegang saham mendukung saya”  Kaget Jiyeon

“Tentu Nona Park saya akan mendukung anda sepenuhnya, begitu pula para pemegang saham yang lainnya mereka akan mendukung anda dan rencana anda pula.

“Saya sangat senang mendengar kabar baik dari anda, Arigatou goshaimasuu Tuaan Yuu.”

“Tentu, namun bagaimana dengan rencana anda? Aku rasa rencana anda memerlukan modal yang cukup terbilang sangat besar.” Jelas Tuan Yuu kembali

“Ah iya, saya sedang mengumpulkannya.”

“Dalam waktu 1 bulan?”

“Benar saya akan berusaha dengan sangat baik untuk mengumpulkan modal tersebut dalam waktu 1 bulan ini.”

“Ah apakah saya dapat membantu?”

“Maksud Tuan?” tanya Jiyeon

“Begini kalau tidak salah Nona mencari pembeli untuk Villa di Daegu dan Sebuah rumah di Seoul?”

“Ah iya, bagaimana anda mengetahui hal tersebut?”

“Ah saya memiliki naraseumber yang berharga untuk dibocorkan.” Canda Tuan Yuu

“Ah baiklah Tuan, terima kasih jika anda bersedia membantu.” Ujar Jiyeon

“Tentu saya akan dengan senang hati membantu anda tunggu kabar ini 1 minggu lagi .”

“Baik Tuan Yuu.”

Pip sambungan terputus

 

Seminggu sejak pembicaraan tersebut entah suatu keajaiban atau memang suatu rencana sehingga Proyek  Wild Rose New Gereration atau disingkat NG dapat dimulai dengan sangat mulus, modal yang sengaja dikumpulkanpun dapat terkumpul dengan mudah . Sebagai Presdir pengganti dari appanya Jiyeon sangat berterima kasih kepada Tuan Yuu, berkatnya modal untuk rencana NG itu dapat mencukupi bahkan melebihi dari yang direncanakan. Benar dengan asset pribadi Jiyeon yang dijual dan berbagai pinjaman dari teman –temannya sehingga modalnya dapat terkumpul yang membahagiakan tanpa harus menggadaikan asset perusahaan , serta ada beberapa relasi Tuan Yuu yang mau bekerja sama dengan Wild Rose.  Jiyeon berjanji pasti proyeknya akan berjalan dengan sangat baik, mau tak mau ini adalah jalan terakhir ia berani mati dengan mengandalkan proyek NG ini. Dan satu lagi Proyek NG  adalah satu –satunya jalan membebaskan keterpurukan yang dialami Perusahaannya , dan dengan catatan harus berhasil.

 

“Saya sangat berterima kasih untuk semuanya, sebagai Presdir sementara saya dengan sangat memohon kerja samanya dan mari kita wujudkan mimpi kita untuk membangun Wild Rose menjadi lebih baik di Masa depan.” Jelas Jiyeon terakhir kali setelah memipin rapat di depan para pemegang saham dan relasinya.

“Baik.” Jawab semuanya setuju

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

Di sebuah ruang Rumah Sakit.

 

“Appa , kapan appa sadar?” Tanya Jiyeon seraya mengeratkan genggamannya di tangan appanya

“Ehm appa sebentar lagi pasti Wild Rose akan bangkit kembali, appa maka dari itu sadarlah,, ehm eomma sakit appa. Eomma sakit karena memikirkan dan menjaga appa sampai ialupa tidak beristirahat dan makan. Maka appa harus cepat sadar agar eomma tidak semakin sakit appa.” Ucap Jiyeon kembali sambil menahan tangis.

 

“Ah begitu mengharukan bukan pemandangan ini? Anyeong” Ucap seorang namja yang tiba –tiba saja masuk ke kamar rawat appa Jiyeon

“Ah nuguya?” Tanya Jiyen setelah ia menghapus air matanya

“Eoh, Jiyeon kah?” si namja tidak membalas pertanyaan Jiyeon Namun malah berbalik tanya.

“Ah ne. Nuguya?”

“Kekekekeke.” Namja ini hanya terkekeh

“Ah nuguya?” tanya JIyeon semakin takut dan ia mulai berdiri menghampiri namja ini

“Hahahahaa.” Namja ini malah tertawa makin keras

“Neo? Are you crazy?” Ucap Jiyeon agak jengkel dengan namja ini.

“Aish anda tidak sopan sekali .” Ucap namja ini.

“Oke mianne, nuguseyo?”Jiyeon tak bosan – bosan bertanya walau sebenarnya ia takut

“Ehm Jongyun Imminida hahahaha.”

“Sorry Jonghyun?”

“Hahahaha kamu tentu tidak mengenalku, namun eommamu mengenalku.”

“Mwo?”
“Hahaha aku rasa kamu pasti akan bertanya – tanya bukan?”

“Ne.”

 

“Ehm kamu memang yeoja yang menarik, ah ada dua namja yang siap melindungimu. Namun sayang kamu akan mati.” Ucap namja ini datar

“Mwo?” Kaget Jiyeon , Jiyeon pun segera memencet bel darurat di kamar appanya. Namun ia sadar kenapa belnya tidak berbunyi. Ah eotthhoke? Batin Jiyeon

“Hahahaha, tidak berfungsi?”

“Apa yang kamu lakukan dan apa maumu ?” tanya Jiyeon cukup keras

“Aku sudah bilangkan mati.”Joghyun mengulang kata itu tanpa bosan

“Apa?”tanya Jiyeon tanpa sadar.

“Hahahaha .” seiring tawa Joghyun , entah kenapa Jiyeon merasa kantuk dan kehilangan kesadarannya , tentu saja salah satu rekan namja bling ini membius Jiyeon dengan sapu tangan .

“Ah Key kau memang tanggap, aku sudah bosan menunggu di luar.” Ujar Jinki seraya masuk ke kamar rawat appa Jiyeon dengan membawa kursi roda

“Ne, no problem. Aku juga bosan menunggu Jonghyun  banyak bicara.” Sahut Key sambil memapah Jiyeon yang pingsan ke kursi roda

“Ah mianne chingu, kajja kita pergi.” Ucap Jongyun tanpa rasa bersalah dan melenggang pergi membiarkan Jinki dan Key mendorong Jiyeon yang berada di kursi roda tersebut.

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

Dream girls……. Terdengar suara handphone seseorang berdering

“Yobseoso?”seseorang menjawab panggilan telepon itu

“Kekekekeke.”

“What do you want?” Ucap seseorang itu to the point

“Ah Tuan Choi memang selalu tak sabaran ya?” Sindir namja bling ini

“Aku tidak suka bertele –tele, jika memang tak ada yang di bicarakan aku putuskan sambungan ini.”

 

“Hei lepaskan aku, apa kalian dengar? Aku tidak mengenal kalian jebal lepaskan aku!!” terdengar seorang yeoja berteriak

 

“Aish Jonghyun kamu memang gila! Lepaskan Jiyeon !” Ucap Minho emosi seraya berdiri dari kursinya tanpa sadar .”Baiklah apa yang kau inginkan?” Ucap Minho kembali mulai sabar seraya memijit keningnya yang pening karena frustasi

“AHAHAHAHAA, menurutmu?”

“Hei aku bukan Tuhan, cepat katakana apa maumu hah?” bentak Minho di akhir karena jawaban namja bling – bling ini yang tidak memuaskan

“Aku mau…………Ehm , ah lebih baik kau menemuiku, Bagaimana?”

“Ish……….baiklah di mana?”

“Jepang – Tokyo besok pagi, alamat dan jam akan aku sms. Ah dan jangan banyak tanya karena aku rasa kamu harus mengejar pesawat.

Pip….

 

“Aish , awas saja kau Jonghyun jangan sampai kau berani menyakiti Jiyeon!!!” Geram Minho walau sebenarnya Minho tahu itu percuma karena ia sadar jika sambungan telepon telah terputus, otomatis Jonghyun tak mungkin mendengarnya.

 

Pip sambungan terputus

 

“Ah aku rasa ini pasti akan menjadi lebih menyenangkan?”

“Hei apa maksudmu Hyung?” Tanya Key bingung

“Aish anak ini benar – benar polos atau pabo sih, hal ini tentu menjadi menyenangkan pabo!! Ejek Onew si ayam

 

“Hei lepaskan ,  aku tidak mengenal kalian sudah kubilang berapa kali, Hei apa mau kalian.” Teriak Yeoja yang sedang diikat di sebuah kursi dengan kuat

 

“Sudahlah chingu hentikan tak perlu berdebat seharusnya kita menikmati permainan ini dan khusus untukmu key just enjoy the show, dan hei kalian lupa membungkam yeoja itu kembali?” Ucap Jonghyun panjang lebar

“Aish Yeoja itu sungguh kuat, padahal aku sudah membungkamnya tadi. Dan Hyung aku percaya padamu pasti permainan ini akan sangat menyenangkan, right? Ucap Key percaya

“Yes, just trust me. Okey chingu.” Janji Jonghyun pasti seraya melenggang pergi ke kamarnya untuk beristirahat

 

LOYAL, WILL YOU STAY WITH ME(FOREVER)?

 

“Lalu apa rencanamu?” Tanya seorang namja dengan kulit yang bisa dikatakan sedikit gelap

“Aku, aku akan menemui mereka.” Terdengar sedikit keraguan dari jawaban namja lain

“Aku akan menemanimu.” Namja berkulit sedikit gelap berucap pasti

“Aku tahu, tapi ………… sebelum namja ini menjawab , namja si kulit sedikit gelap menyela.

“Tentu aku akan bersembunyi.

“Tidak namja itu pasti akan tahu secepatnya, hei dia tidak bodoh. Ia memiliki banyak `mata- mata.

“Lalu? Apa kita harus menghampirinya secara terang – terangan?”

 

“Aku……” namja itu tidak menjawab secara cepat, perlu berfikir sejenak apa keputusannya tepat mengajak sahabat lamanya ini membantunya?

 

“Tentu itu adalah rencananya, kita ke sana secara terang –terangan , ehm aku rasa 6 namja tampan dan tangguh ini pasti bisa, bukan begitu? Seorang namja berkulit putih seperi susu tiba – tiba duduk dan berkata panjang lebar

 

“Mwo? Sehun-ssi?” Kaget Minho dan Kai bersamaan.

“Ahahahaahaa jangan kaget begitu Minho-ah , Kai –ah.” Ucap Chanyeol  sambil tersenyum.

“Eh, bagaimana kalian tahu kami di sini?” Tanya Kai penasaran karena mendapati chingunya berada di sini dan tahu kea rah mana pembicaraan mereka tersebut

“Ah kau tidak tahu Chanyeol saja?” Jelas Baekhyun

“Ne, Chanyeol merupakan detektif korea nomor satu chingu-ah.” Taemin memperjelas ucapan Baekhyun.

“Ne itulah aku.” Ucap Chanyeol kelewat percaya diri.

 

“Hei , aku tahu niat kalian baik tapi ini berbeda.” Ucap Minho masih ragu.

“Minho-ah entah seperti apa si Jonghyun itu tapi ayolah kita selesaikan ini bersama, Jiyeon-sii ah maksud kami Park Jiyeon juga merupakan sahabat kami bukan? Lagipula ini juga demi istri kami.” Ucap Sehun terlihat dewasa? Omo? Sejak kapan?

 

“Ah tentu Minho, kami siap membantu.”

Minho masih terlihat berfikir kembali

“Minho mari kita lakukan, kau tak ingin kah jika usaha kita selama ini sia – sia?” Ucap Kai pasti

“Ah baiklah.” Ucap Minho di akhir pasrah

 

Ahahaha sudah masuk ke part 10.2 lanjut ke part ending yaaaa keep rcl

Mian pendek

 

 

Advertisements

One thought on “[FF Freelance] LOYAL Chapter 10.2

  1. Tdk bisa d percaya seorang park chanyeol si happy virus jd detektif.wow.
    Ternyata sehun bisa juga jd dewasa.wkwkwk.

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s