Namitsutiti

[FF Freelance] A Half Vampire Part 5

3 Comments


q

Title: A Half Vampire💏
Theme: sweet, love story, cute, kisses
Author by; kelsya alexandra
Cast:
-jung hoseok
-kim seok jin
-jung kook
-park jimin

Note: tidak copast dari cerita FF lain, dan ini hanya fantasy.

Part 5- “i love you, sabrina”

Malam itu, perkumpulan para vampire utuh datang dan 1 orang vampire mengendalikan pikiran sabrina.
Vampire: “sabrina, kesinilah”
Sang vampire pengendali pikiran mulai beraksi, ia membisikan itu ke dalam hati sabrina.
Sabrina; “hah? Kesini kemana?”
Hoseok: “ada apa dengan mu, sabrina?”
Sabrina; “ada yang membisikan sesuatu padaku”

Vampire: “sabrina, mereka ber-7 adalah musuh mu sekarang”
Kekuatan ini seperti hipnotis, tapi ini lebih hebat dari hipnotis

Sabrina: “musuh?! Kau musuh! Kalian ber-7 adalah musuhku”

Sabrina langsung berdiri dan memasang posisi untuk bertarung.
Vampire: “kau adalah vampire utuh, stengah vampire itu adalah musuhmu”

Sabrina; “kalian musuhku!!!”
Dengan sekejap, hoseok, jin dan yang lainnya mulai tercabik, namun hanya 5 orang yang tak terluka kecuali suga dan rap mon yang jauh dari jin.
Jin: “kalian semua! Mendekatlah padaku! Aku akan melindungi kalian”
Vampire: “berlarilah ke arah ku, karena aku adalah tuanmu”

Sabrina langsung berlari ke arah vampire pengendali pikiran tersebut.
Hoseok: “sabrina! Jangan tinggalkan aku!”
Sabrina; “kau, adalah musuhku. AKu adalah vampire utuh dan tidak seperti kalian, stengah vampire”
Gertak sabrina kepada hoseok dan yang lainnya.

Suga; “aku merasakan ada aliran darah vampire utuh disekitar sini, cepat ikuti sabrina pergi”

Mereka pun mengikuti sabrina pergi yang menuntun mereka pada pasuka vampire utuh.

Vampire; “hahahaha!!! Ini kami sudah mendapatkan kekuatan leluhur pertama! Menyerahlah!!”

Suga sebagai pengendali darah, langsung melakukan pertempuran.
Hanya dengan satu kepalan tangan, 10 orang dari pasukan vampire utuh telah mati kehabisan darah.

Vampire: “dia menyatakan perang!!”

Rap mon sebagai pengendali jarum, bersiap untuk membuat hujan jarum.
Jin sudah bersiap melindungi sahabatnya.

Ketika para vampire menyerang, hoseok memperlambat gravitasi yang membuat suga dan jung kook mudah untuk mematikan dan mematahkan seluruh anggota tubuh dari vampire utuh.
Namun tidak dengan sabria, walaupun suara sabrina sudah lambat karena gravitasi, namun teriakan itu tetap membuat terluka siapa pun yang tidak di lindungi jin.

V sudah mematahkan banyak tubuh para vampire utuh.
Jimin dengan tinjunya sudah melempar banyak korban.
Kekuatan 7 leluhur inilah yang terkuat dari yang lain.

Sabrina tetap berteriak “PERGILAH DARI HIDUPKUU!!!”
Dengan teriakan sabrina yang begitu memekikan, membuat pertahanan jin runtuh dan melukai semuanya, bahkan melukai vampire utuh sekalipun.

Suga; “hanya ada 1 dalang dalam semua ini. Pengendali pikiran itu, seseorang yang berada di belakang sabrina, dialah yang mengendalikannya. Hoseok! Lambatkan gravitasi! Jin lindungi aku sebentar lagi! V Siap menyerang seseorang yang berada di belakang sabrina! Rap mon, tembakan jarum mu ke titik lemah vampire utuh di belakang sabrina! Sekarang!!!
V kita hancurkan pria yang disana secara bersamaan!!1,2,3!!”

Kami sudah terkapar, suga menggunakan sisa tenaga terakhir dan menghancurkan vampire itu.
Kami ber-7 sudah tak kuat, dan tak sadarkan diri.
Namun suga, V, rap mon, dan hoseok sudah mengalahkan vampire tersebut.

Kami menang, pikiran sabrina telah kembali.
Sabrina berlari ke arah 7 orang sahabatnya itu.
Sabrina: “kalian sadarlah!! Maafkan akuu!! Hoseoookkk” (menangis)
Hoseok: “halo putri ca..ntik”
Jawab hoseok dengan lemah.
Sabrina: “maafkan aku” (menangis)
Hoseok; “aku perlu darah, cukup darah hewan, itu akan menyembuhkan kami”

Sabrina langsung mencari hewan tanpa berkata apapun. Ia tak melihat hewan dimana pun.
Sabrina; “hoseok, aku tak menemukan apa pun, hiks” (menangis)
Hoseok: “kalau begitu, kau harus bertahan hidup dan tinggal di suatu kota.
Jawab hoseok sekarat.

Sabrina ingat, bahwa sabrina adalah setengah vampire dan darahnya masih bisa diminum oleh vampire lain.
Ia membelek tangannya dengan pisau dan meneteskan darahnya pada hoseok, dan yang lainnya.
Hingga, sabrina…kehabisan darah.

——-

Jin: “aah dimana ini”
Hoseok: “aku rasa aku sudah mati”
Jung kook: “sabrina….”
Suga; “hoseok! Sabrina!!”

Hoseok melihat sabrina sudah terkapar di dekat reruntuhan.
Hoseok; “sabrina! Kau kenapa?!”
Sabrina: “aku…berhasil.. he..he…aku menyelamatkan mu denga..n…darah ku hehe” jawabnya sekarat
Hoseok: “kau kehabisan darah!!”
Sabrina: “sudahlah, tak apa”
Hoseok: “sabrinaaa” (menangis)

Di tengah kesedihan selalu saja ada keberuntungan.
V melihat seekor tikus di dekat reruntuhan, ia langsung menangkap dan mematikan tikus tersebut.
V; “hoseok! Aku mendapatkan darah! Cepat berikan pada sabrina!”

Dengan cepat hoseok meneteskan darah tikus ke mulut sabrina hingga habis.
Hoseok: “sabrina ku mohon”
Sabrina; *uhuk* (batuk)

Sabrina berhasil sadar dan bangun.
Mungkin Tuhan belum mengizinkan sabrina meninggalkan hoseok.

Ia langsung memeluk hoseok dan menciuminya hingga puas.
Jung kook; “aku maknae, aku masih polos, tolooonggg… hahahaha”
Kata jung kook meledek.
Sabrina: “diamlah, aku sedang serius dengan hoseok”
lalu sabrina mencium hoseok hingga puas.

Disaat itulah, kami memikirkan untuk menikah smile emotikon

Lanjut? Apa END disini?
Like & comment yaaa..

Advertisements

3 thoughts on “[FF Freelance] A Half Vampire Part 5

  1. Tuhan msih mw sabrina dan hoseok brsmaaa aaaahhhh

    Like

  2. lanjut2 pls. aq mahu tau ank2 sabrina ngan hoseok

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s