Namitsutiti

[FF Freelance] A Half Vampire Part 2

Leave a comment


q

Title: A Half Vampire💏
Theme: sweet, love story, cute, kisses
Author by; kelsya alexandra
Cast:
-jung hoseok
-kim seok jin
-jung kook
-park jimin

Note: tidak copast dari cerita FF lain, dan ini hanya fantasy.

Part 2- “aku harus menahannya”

Kelihatannya sabrina mulai curiga dengan hoseok, karena setiap hoseok melihat sabrina, pasti hoseok langsung masuk ke dalam.
Sabrina juga sering mendengar percakapan mereka di samping. Sabrina mendengar “ini diaa, minuman segar dari hewannya langsung” “kau pandai memilihh darah hyung! Enak sekali darahnya”

Bahkan sabrina sempat berpikir bahwa mereka berempat adalah vampire.
Sabrina datang diam-diam ke pintu utama rumah hoseok.
Sabrina mendengar perbincangan.
“Aku tidak tahan mencium aroma sabrina”
“Tahanlah hyung”
“Bahkan melihatnya pun, taring dan liurku langsung keluar”
“Tahanlaahhh, ketika kau sudah jadi pacarnya aku yakin dia mengizinkanmu meminum darahnya”
“Aku tidak tega”

Sabrina mendengar semua percakapan itu, sampai ia tak tahan untuk masuk ke dalam.
BRAK!

sabrina membuka pintunya dengan kasar.
Sabrina: “jadi kalian semua adalah vampire?”
Hoseok: “kau….” (menutup hidungnya)
Sabrina: “aku sudah mendengar percakapan kalian semua, hoseok aku mencintaimu juga”
Jin: “terlambat sudah, ia sudah tau semuanya”
Jung kook; “o..ooww”
Jimin: “kau jangan salah mengerti dulu”
Sabrina; “aku sudah mendengar percakapan kalian semua! Hoseok! Kau mencintaiku apa hanya menyukai aroma ku?!”
Hoseok: “aku..a…umm..aku menyukai ke duanya”

Hoseok yang sedang duduk di sofa dan sambil menutup hidungnya pun terkejut karena sabrina datang dan duduk di pangkuan hoseok.
Sabrina: “begitupun aku, aku menyukai mu, minumlah darahku sesukamu, bahkan kau boleh mengubahku menjadi vampire”

Jin, jimin dan jung kook sudah menghirup aroma sabrina, hingga mereka pun juga kehausan sampai taring mereka ikut keluar.
Jin sudah berusaha meminum darah hewan yang ada di dapur, namun itu tetap membuatnya haus.

Sabrina; “cepat, minum darahku”
Sabrina melepas tangan hoseok dari hidungnya dan membiarkan hidung hoseok mencium aroma tubuh sabrina yang membuat hoseok meminum darahnya.

Hoseok bingung harus apa.
Sabrina memeluk hoseok dan membiarkan lehernya tersentuh oleh hidung hoseok.
Hoseok sudah bertahan semampunya, namun…..tetap tak bisa menahanya.
Hoseok memeluk erat tubuh sabrina dan berkata “izinkan aku mencicipi darahmu”
Sabrina; “silahkan”

Hoseok mengigit leher sabrina dan meminum darah sabrina, ketika meminum darah sabrina, pupil mata hoseok berubah menjadi kuning yang membuatnya memasukan racun. Racun itu akan mengubah sabrina menjadi half vampire juga..

Sabrina: “aaakkkhhhh!!”
Teriak sabrina kesakitan.
Jung kook pun tak tahan, ia mengigit pergelangan tangan sabrina. Ketika jimin ingin mencicipinya, jin menarik jimin dan jung kook..
Jin; berhentilah! Aku tak ingin sabrina mati, biarkan hoseok yang mengurusnya!
Jung kook pun mundur dan membersihkan semua darah yang ada di tangannya.

Hoseok berhenti menghisap darahnya.
sabrina; “sara…ng..haeyo”
Sabrina pingsan dalam pelukan hoseok, sekejap warna kulit sabrina yang putih mulus berubah menjadi putih pucat, yang menandakan metamorposa nya mulai berkembang.
sabrina di tidurkan di kasur hoseok.

Ia menunggu sabrina hingga sadar.
Setelah sabrina sadar….

 

Advertisements

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s