Namitsutiti

[FF FReelance] LOYAL Chapter 5-2

1 Comment


untitled

LOYAL 5.2

Feelings

Don’t be with her!! / Jealous, am i? part 2

 

 

Flasback on

 

Setelah semua murid mengenalkan dirinya masing – masing di depan kelas , merekapun mulai menyapa teman- teman mereka dan saling berkenalan lebih akrab. Ya hari ini adalah hari pertama sekolah baru Jiyeon, Minho,Kai, Chanyeol, Daeun, Kristal, Suli dan namjachingu mereka, di hari pertama ini memang merupakan jam bebas untuk mengakrabkan diri mereka.

 

“ Dino, ayo kekantin lapar nih.” Ucap Minho sambil menarik tangan kiri Jiyeon keluar kelas

“Wait me .” Ucap Chanyeol yang memegang tangan kanan Jiyeon sehingga menahan langkah Minho dan Jiyeon

“Chan , khajima .” Sehun menggandeng tangan Chanyeol.

“ Yak kalian seperti murid sd saja bergandengan tangan begitu, kita sudah SMP .” Ejek Kai

“Huh Kai kamu iri ya huhuuu.” Balas Chanyeol bangga.

“Ne khamjjong, sudahlah jangan beribut di hari pertama.” Lerai Baekhyun

 

“Baek beraninya kau memanggilku Khamjong.” Pletak , Kai menjitak Baekhyun cukup keras.

“ Sudahlah Kai, aku lapar kajja ke kantin.” Ucap Taemin sambil menyeret Kai ke Kantin, meninggalkan Jiyeon , Minho,Chanyeol,Sehun, dan Baekhyun.

 

Setelah mereka bertujuh pergi sekarang giliran para yeoja beribut, mereka membicarakan betapa tampannya Namja yang sekelas dengan mereka.

 

“Daeun tadi yang imut pendek itu siapa namanya uhhh cute banget.” Tanya Krystal pada Daeun

“ Maksudmu yang pake eyeliner tebal itu???? Itu baekhyun.” Sahut Sulli

“Kau menyukainya ? sekarang giliran Daeun yang bertanya pada Kristal

“Ne . Kamu ? Krystal bertanya balik

“Incaranku Sehun.” Ungkap Daeun

“Wait Sehun yang seperti anak-anak itu?” ejek Suli.

“Kau sendiri??? Taemin bukannya seperti yeoja ya??” ejek Daeun tidak terima

“ No taemin manis, kalau aku berpacaran denganya pasti aku akan menjadi couple cute .” ucap Suli tidak terima di ejek

“Ne ne ne, tapi kamu lihat tidak yeoja tadi , nugu??siapa namanya?” Ucap Krystal

“ Jiyeon, Park Jiyeon. Dia sangat akrab dengan para namja nempel-nempel juga. Huh bikin sebel aja.” Umpat Daeun

“ Ne”. sahut Suli dan Krystal serempak

 

Loyal “Will you stay with me (forever)?”

 

“Byur air ember mengenai seorang yeoja yang baru saja keluar dari kamar mandi.”

“Wah, basah ya ?” mian aku tidak sengaja membuang air bekas pel ini.” Ucap yeoja lain yang memang ingin mengerjai yeoja tadi

“Ne, mian Daeun tidak sengaja, hehehehe” ungkap Sulli namun terkesan mengejek

“Ne mian jiyeon Daeun sengaja eh salah maksudku tidak sengaja.” Jelas Krystal

 

Jiyeon hanya menatap datar mereka dan tersenyum, selanjutnya ia segera melangkahkan kakinya untuk menjauh, ia tahu mereka ingin membully nya. Namun ia tidak peduli , Jiyeon malas untuk berdebat dengan yeoja karena mereka semua sama.

 

Dulu sewaktu SD sebelum ia berteman dengan para namja Jiyeon juga pernah di bully . Sebenarnya dengan alasan yang sama yakni iri. Jiyeon sebelum mengenal dan berteman dengan para namja ia merupakan yeoja yang imut , manis, dan cantik. Ia masih seperti yeoja yang benar-benar feminim lugu, dan tidak berani melawan, berbanding terbalik dengan sekarang.

 

Tapi karena ia malas berurusan dengan Daeun, suli,krystal di hari pertama yang membuat masalah dengannya keunde dia mengampuni mereka dulu , ia tahu jika mereka salah paham akan kedekatan nya dengan para namja. Jiyeon tidak sekalipun pernah terpikir untuk menggoda teman – sahabat namjanya.

 

Krystal , Daeun dan sulli pun melongo, dipikiran mereka ada ya orang dibully tapi kok masih bisa tersenyum?

 

 

Loyal “Will you stay with me (forever)?”

 

“ Yak Daeun pungut bolanya yang benar.”

“ Sully kamu juga cuci seragam nya yang bersih.”

“Krystal pel lantai lapangan basket bersih dong.”

Sementara itu Jiyeon sedang membersihkan loker basket

 

Para senior basket mulai melakukan pembulyan kepada junior sebenarnya sih ini tradisi selama satu minggu mereka dibiasakan untuk disiplin jika ingin mengikuti Ekskul Basket.

 

Bagi Daeun, Suli, dan Krystal mereka melakukan hal ini adalah perjuangan sebab mereka ingin sekali bermain basket demi dapat melihat para namja incarannya yang memang mengikuti ekskul basket.

 

Karena kesibukan yang melelahkan membuat mereka bertiga ingin melepaskan kepenatan mereka dengan berbelanja pada tengah malam nanti karena memang sedang ada nightsale .

 

“ Yak sumpah ini stocking yang cute abis, lihat pas banget kalau aku pakai kakiku terlihat lebih seksi” bangga Suli.

“Adwee, look this stocking make you look fat .” ejek Daeun

“ Huh kamu ini lihat rok yang kamu pakai terlalu panjang sampai-sampai mengekspos paha gendutmu.” Tantang Suli

“Yak.” Pukul Daeun tidak terima

“Sudahlah kalian ini berantem mulu, lihat tuh di pojok sana ada diskon jaket Wild Rose . Aku pergi dulu anyeong.” Kata Krystal berlari kecil meninggalkan mereka berdua.

 

Siapa sih yang tidak mau jaket terkenal desain Wild Rose kualitas bagus harga yang mahal, sehingga diskon inilah kesempatan mereka untuk berbelanja walau memang mereka konglomerat tapi kalau masalah diskon kesempatan ini tidak bakal ditinggalkan mereka, tidak dipungkiri jika mereka memang benar-benar mengincar produk-produk yang ada bertuliskan diskon untuk memborongnya dan menjadikannya koleksi.

 

Walau mereka masih SMP tapi selera mereka sangat tinggi , ini menurun dari para eomma mereka. Merekapun harus rela berebut ria dengan para yeoja lainnya terutama ibu – ibu yang senang dengan belanja, alasan itu tidak menyurutkan mereka untuk memborong produk terkenal yang ada di Dept. store ini . Terinjak, terpanting, tercakar akibat rebutan antara yeoja sering terjadi dan mereka sudah biasa mengalami hal itu jika berbelanja saat nightsale.

 

Sesampainya di depan department store

“Fiuhh, Akhirnya dapat juga barang-barang yang aku inginkan.” Ungkap Daeun bangga

“Iya , untung saja kita dimenit-menit terakhir berhasil mengalahkan atau lebih tepatnya menarik wanita gendut itu yang mau mengambil baju dress mini Wild Rose ini. Gomawo Daeun , Suli.” Kata Krystal sambil memeluk kedua sahabatnya ini dari belakang.

“Ne Krys, sudah jangan peluk-peluk . Ini berat.” Balas Suli

 

Mereka benar-benar bersenang-senang setelah bebelanja atau lebih tepatnya memborong yang mereka inginkan. Lihat saja Daeun membawa 30 kantung belanjaan, Sully 20 kantung dan Krystal 25 . Benar-benar malam yang menyenangkan bagi mereka. Merekapun pulang dengan mobil Daeun ya tentu saja Kang Ajjushi sopir pribadi Daeun yang menyetir. Namun ditengah perjalanan mobil Daeun terhenti yang mengharuskan mereka untuk menunggu di luar mobil karena Kang Ajjushi yang sedang berusaha mengganti ban mobil yang bocor di belakang.

 

Selang beberapa menit ada beberapa namja menghampiri mereka bertiga, lebih tepatnya menggoda mereka.

 

“Hei cute , cantik main bareng kita yuk?” ucap salah satu namja berandal dari 3 orang yang ada di depan Daeun

Daeun , Krystal, dan Suli hanya memandang meremehkan tak sekalipun menjawab pertanyaan ketiga namja tadi. Merasa jengkel diacuhkan oleh ketiga yeoja ini , salah satu namja memegang tangan Daeun

“Yaks apa yang kau lakukan, lepaskan tanganku.” Ucap Daeun sambil berusaha melepaskan cengkraman namja tadi.

“Ne benar lepaskan temanku.” Ucap Krystal membantu Daeun untuk dilepaskan tangannya

“Hei yeoja urusanmu denganku.” Ungkap namja teman namja yang memegang tangan Daeun sambil memegang tangan krystal

Sementara Sulli hanya menangis

 

Kang Ajussi yang melihat itupun bersuha melindungi majikannya namun naas tentu saja Kang ajusshi sopir pribadi Daeun kena sialnya bagaimana bisa orang tua melawan 3 namja . Maka Kang ajjushi pun pingsan setelah dipukul. Sehingga Daeun, Suli, Krystal bergidik ketakutan . Bagaimana nasib mereka setelah ini?

 

“ Hei cantik ayok main.” Ungkap namja tadi yang merayu Daeun seraya menarik Daeun segera pergi sebelum ada lagi yang mengganggu seperti tadi. Namun sebelum beranjak pergi ada yang menghempaskan pegangan nya kuat dan meninjunya.

 

“Duak.”

“Yaks siapa kau?”

“Aku Jiyeon, lepaskan mereka.”

“No”

“Okey kalian memang ingin diberi pelajaran”

 

Dengan sekali pukul namja yang banyak omong tadi jatuh pingsang. Jiyeon pun menghajar kedua teman namja tadi . dan perkelahian dimenangkan Jiyeon. Jangan kaget Jiyeon bukan hanya jago bermain basket tetapi dia juga pandai taekwondo. Dia sering mengikuti kejuaraan di SDnya dan selalu memenangkan kejuaraan itu 5 kali berturut-turut. Tentu masalah gampang jika harus melawan mereka, bukan berarti jika masih SMP tidak sanggup melawan mereka, tricknya hanya kecepatan, dan keakuratan.

 

Sejak peristiwa itu mereka menganggap Jiyeon adalah teman mereka atau lebih tepatnya sahabat mereka. Walau awalnya Jiyeon cuek bebek, dan sulit didekati. Namun berkat usaha ketiganya mampu membuat JIyeon untuk membuka hati Jiyeon agar mau berteman dengan mereka.

 

End flashback

Back to jiyeon

 

“Yak Jiyeon tangkap bolanya yang benar dong.” Ucap Jieun marah

“Ah mianne.”

“Ji, focus ya.” Ucap Daeun menghibur

“Ji fighthing.” Teriak Suli dari pinggir lapangan

“Semangat Ji.” Sahut krystal sambil menepuk pundak Jiyeon

 

Jiyeon yang sedang berlatih basket tidak bisa berkonsentrasi penuh akibatnya dia tidak bisa menangkap bola dengan tepat atau mengopernya. Dari tadi ia melakukan kesalahan. Pandangannya mengarah kepada Klub basket Namja yang sedang beristirahat tepatnya Minho yang sedang makan siang dengan Yurra.

 

“Ommo tenanglah Ji , Minho dan Yurra hanya berteman. Minho sedang berada dalam misi membantu Yurra. Jadi tenanglah JI” batin Jiyeon bergemuruh.

 

Jiyeon sudah tahu apa yang terjadi dengan Yurra dan bagaimana Minho bisa berdekatan atau berteman dengan Yurra. Sehingga ia menekan rasa cemburunya, padahal terlihat jelas setiap melihat kedekatan Yurra – Minho, ia terlihat kesal.

 

Tiba-tiba ada bola yang mengarah kepada Jiyeon namun Jiyeon yang sedang memandang Minho dan Yurra yang tiba-tiba bergandengan keluar dari lapangan tidak bisa menangkap bola itu dan…

 

“Duak” Tepat sasaran mengenai kepala jiyeon

Kepala jiyeon berputar tiba-tiba menjadi gelap, benar jiyeon pingsan . Diiringi suara Krystal dan Daeun serta Suli ketika dia terjatuh.

“Yak Jiyeonnn”

“Jiyeon”

“Ji”

 

Loyal “Will you stay with me (forever)?”

At Ruang kesehatan

“eugh “ desah Jiyeon seraya membuka matanya

“Jiyeon Gwechana??” Tanya Krystal, Daeun, Sulii serempak yang ada di samping Jiyeon

“Eh ne, aku baik.emmm aku di ruang kesehatan?”

“Ne Jiyeon kamu pingsan.”

“Hehehehehe mian, gomawo ya sudah mau membopongku ke sini.”

“Ehm gomawonya untuk Kai saja.”

“Ne?” Tanya jiyeon ragu

“Jongin,Kim Jongin tadi yang menggendongmu ke sini.”

“Mwo??” kejut Jiyeon

“Benar Ji, Kai yang menggendongmu.”

 

Ada apa dengan Kai?? Batin Jiyeon dan kemudian Jiyeon hanya tersenyum tipis menanggapi siapa pahlawan yang telah menolongnya tadi. Padahal ia berharap jika Minho yang menolongnya.Sebenarnya selama seminggu Jiyeon tidak bersama Minho membuat Jiyeon jarang bermain dengan para namja , entah mengapa mood Jiyeon sudah tidak ada jika tidak ada Minho.

Ia lebih sering menghabiskan waktu istirahatnya dengan membaca buku dan makan di kantin bersama Daeun, Suli dan Krystal. Tapi lebih sering membaca buku sebab tahulah Namjachingu mereka selalu mengganggu acara makan bersama mereka berempat.

 

Dan saat ia membaca buku diperpus selalu saja ia bertemu Kai yang sedang mencari buku pula, entah apa niat Kai belajar atau sekedar menggoda para yeoja di perpus sambil pura-pura mencari buku. Karena disini ada Saem wanita penjaga perpustakaan yang seksi baru saja mulai bekerja satu minggu lalu. Kai selalu saja duduk di dibelakang Jiyeon dan jika Kai sudah bosan ia menarik – narik rambut Jiyeon untuk memulai perdebatan, yang imbasnya mereka di usir dari perpustakaan.

 

Jiyeonpun setelah sadar ia kembali ke kelas bersama ketiga chingunya. Sebenarnya ia masih pusing namun ia paksakan agar tidak merepotkan chingunya dengan membuat mereka khawatir.

 

Loyal “Will you stay with me (forever)?”

 

Ting tong ting tong

Suara bel menandakan untuk para siswa Sinwa mengakhiri sekolahnya dan beregegas pulang.

“Ji aku pulang dulu ya.” Ucap Minho sambil menggandeng tangan Yurra

“ Min …..

“ Cieee” Sepertinya ada yang sudah pacaran NIH.” Ucap Chanyeol sebelum Jiyeon membalas pertanyaan Minho.

“Ne ne mesra banget.” Timpal Sehun dan Taemin

“Sudahlah, kajja Yuraa. Bye Ji.” Ucap Minho dan nyelonor pergi meninggalkan Jiyeon

 

Jiyeon benar-benar sakit hatinya, ia ingin menangis namun tidak mungkin kan yeoja seperti dia menangis dan dilihat orang banyak . Benar-benar malu.

 

Seseorang yang memperhatikan Jiyeon dari tadi ingin merengkuh Jiyeon namun ia urungkan ketika Yeoja ini melangkah pergi.

 

Yak orang ini adalah Kai. Kai adalah namja yang benar – benar menyayangi Jiyeon. Sejak 8 tahun yang lalu . Kai ingin sekali mengatakannya tapi ia tidak mempunyai keberanian, selama ini ia berusaha menghilangkan perasaan sukanya dengan berpacaran dengan banyak sekali yeoja tapi hal ini tidak menyebabkan ia melupakan rasa sukanya . Ia tidak bisa menekan rasa sukanya.

 

Ketika Jiyeon menciumnya karena kesalahan Jiyeon di games tersebut ia benar-benar senang tidak karuan sehingga Kaipun menutupinya dengan bertengkar dan berdebat dengan Jiyeon.

 

“Apakah aku memiliki kesempatan?” gumam Kai ketika melihat sosok Jiyeon yang menjauh pergi tepat dibelokan kelas

 

End

 

 

 

 

 

 

Advertisements

One thought on “[FF FReelance] LOYAL Chapter 5-2

  1. aiss pingin buat minho cemburu

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s