Namitsutiti

[FF Freelance] Noona! What is your name? Chapter 4

2 Comments


11035313_1592743634303280_8290139267738777304_n

Title: Noona! What is your name?
Cast: Cha hee da(oc), jeon jungkook, kim seok jin, dll
Author: R.andra.A

Author POV
“Sekarang, apa bisa aku mempercayaimu?” tanya Heeda penuh harap.

Kini giliran Jungkook melihat kelangit seperti memikirkan sesuatu’Apa yg harus aku katakan pdnya aku tidak bisa mengatakan aku tdk dapat dia percaya’ ucap Jungkook dalam hati. Jungkook menundukan kepalanya & menjawab “Kau bisa mempercayaiku” dg suara yang tidak bersemangat.

Malam ini mereka menghabiskan waktu bersama dg memadang langit yang sama, sesekali mereka bertatapan & saling melempar senyum manis.

‘Kookie sepertinya aku mulai menyukaimu & aku senang bisa mempercayaimu’ kata Heeda dlm hati.

—pagi hari—
Keesokan paginya seperti biasa Heeda menuju jendela & tersenyum “Selamat pagi Kookie semoga pagi mu menyenangkan”ucap Heeda pd jendela yang ada dihadapanya walaupun pagi ini jungkook tdk menyapanya lagi, tapi Heeda tetap tersenyum karna telah tau kenapa Jungkook tidak menyapanya.

Setelah mandi Heeda menuruni tangga menuju meja makan & disana sudah ada tn, ny. Cha, dan Heera.

“Wah…kau tersenyum pagi ini, apa Jin menjemputmu?” tanya ny.Cha

Heeda tersenyum & menjawab”Aku sudah putus dgnya”

UKHUK..UKHUK.. Jawaban Heeda membuat tn.Cha tersendak yg tengah meminum kopinya”Kau putus dg pacarmu & sekaran kau tersenyum riang?” tanya tn.Cha dg heran

“Aku sudah melupakannya appa, masa lalu hanyalah masa lalu”jawab Heeda enteng

“Mwo…? Tn, ny.Cha, dan Heera bersamaan & langsung menampakan muka takpercayanya

Heeda hanya tersenyum melihat reaksi mereka. Tn & nya.Cha menggeleng-gelengkan kepalanya melihat kelakuan anak sulungnya. Sedangkan Heera mendekatkan mukanya ketelinga Heeda & mengatakan”Kau sudah melupakan Jin oppa karna namja sebelah rumahkan?”tanya Heera berbisik

Heeda mengganti mimik bahaginya dg mimik penyelidikannya. Melihat Heeda seperti itu Heera lalu berbisik lagi”Aku mendengar eonni menangis & memanggil namanya semalam”

“Yak Cha heera….!”heeda berteriak membuat rumahnya bergetar
—Dikamus—

Tiba kamus Heeda masih tersenyum, dikelasnyapun Heeda duduk dikursi paling depan utk menikuti kelasnya dengan penuh semangat, walaupun pelajaran kali ini paling Heeda tak suka, tapi Heeda mengikutinya dg baik tanpa tidur seperti biasa, bahkan ia duduk dibangku paling depan. Teman2 yg melihatnyapun terheran-heran, ada angin apa yg membuat Heeda seperti ini?

Seusai pelajaran senyum diwajahnya masih menempel diwajahnya. Heeda lalu pergi keperpus. Dari jauh Heeda melihat Jin bersama yeoja semalam berjalan & bergandengan tangan

Heeda menarik panjang nafasnya & menghembuskannya mencoba berjalan biasa saja”Bersikap biasa saja Heeda, Jin oppa? Aku sudah melupakannya” ucap Heeda menyemangati dirinya sendiri

Heeda & Jin berjalan bersamaan dari arah berbeda, sebenarnya heeda merasa gugup. Ia berjalan dg menundukan kepalanya sedangkan Jin dia hanya berjalan biasa seolah tak mengenal Heeda

Setelah berjalan agak jauh heeda menoleh kebelakang melihat kepergian Jin & mengatakan”kau benar2 sudah melupakanku oppa”
—Dirumah—

HEEDA POV
“Aku pulang!” ucapku setengah berteriak, kulihat rumah sepi kemana orang2?

“oh eonni kau sudah pulang?” suara itu membuatku terheni dr langkahku & menoleh kebelakang itu adl Heera & aku hanya menjawab “hmm” dg malas, sungguh aku malas, benar2 malas

“Lihatlah appa membelikanku ponsel terbaru, ponsel yg dari duku eonni minta pada appa” hah, dia memangilku hanya utk itu sungguh adik yang tidak baik

“Sekarang aku tdk pertarik pada itu” ucapku seraya melanjutkan langkahku menuju kamar

Kurebahkan tubuku dikasur, entah kenapa kejadian tadi siang ketika Jin melewatiku terbesit dipikiranku & membuatku malas utk beraktivitas. Ah…yg benar saja ayo Heeda kau kan cantik banyak org yg menyukaimu & juga aku masih punya kookie yg dapat aku percaya

1 minggu kemudian

“Pagi hari yg indah seindah dirimu, lihat kau benar2 cantik walau baru bangun tidur, keunde kenapa Kooki bilang aku berantakan? Ah mungkin matanya yg rusah” kulihat jendela kamar Kookie masih tertutp ini sudah 1 minggu Kookie kau tidak menyapaku, apa sesibuk itu tugas sekolahmu?

2 minggu sudah berlalu tanpa sapaan lucu Kookie, sebenarnya kau kemana?

3 minggu…berlalu…aku benar2 merindukanmu Kook

Ku rebahkan tubuhku dikasur melihat langit2 berwarna ungu, kupejamkan mataku, tapi tiba2 aku merasakan air meluncur mulus dipipiku. Apa ini kenapa aku menangis, aku tdk ingin menangis”Berhentilah mengeluarkan air mata Heeda..kumohon, jangan menangis HIKS HIKS
.
.

Advertisements

2 thoughts on “[FF Freelance] Noona! What is your name? Chapter 4

  1. gw gk sanggup klau kookie mati 😥 huaa (knapa jdi gw yng nangis) thor jng sad ending hiks hiks ksian kookie ma haeedany… Jin tomang krang asem slingkuh tpi gk papalah ada hkmahnya.. Next ya smngat trus 🙂

    Like

  2. next author:)

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s