Namitsutiti

[FF Freelance] Enlighten Love in Valentine Day

2 Comments


gjhj

Judul : Enlighten Love in Valentine Day

Author : Herma Wati Mila atau AleynaHuang.

Cast : Huang Zi Tao (Exo-M), Cha-Eunsang(Oc), HuangChaoXing(Oc), Kim Jongin dan Oh Sehun (Exo-K)

Genre : Sad Romance, Angst

Length : 3.257 – 3.497 perkata.

Summary : Mian..Selama ini aku tidak bisa menjadiayah yang baik untukmu. Mian aku tidak bisa melengkapi hidupmu. Aku tahu kausangat membenciku.Aku tahu kau juga sangat sakit jika melihatkuCha-Eunsang. Tapi aku.Aku akan berusaha menebus kesalahanku untuk mu.

Aku sangat benar-benar mencintai kalian.

Author Notes : Don`t Plagiatorsand Please RCL.Nama Tokoh Milik Tuhan Semesta Alam. ^_^

Enlighten Love in Valentine Day.

Deg.Deg.

Deru jantung yang bergerak cepat perlahan-lahan tenggelam tersembunyi oleh suasana keheningan sore .Hari ini adalah musim gugur tiba menyelimuti seluruh kota berbagai macam pepohonan telah menggugurkan daunnya.Tepat sekali disebuah taman yang indah penuh dengan bunga sakura yang berjatuhan seorang gadis berdiri di dekat sungai Han wajahnya tercermin dari air sungai tersebut,gadis itu bergelinangan air mata seperti ada sesuatu yang telah membuat hatinya sakit. Wajahnya penuh keraguan saat selembar kertas dibuka olehnya antara percaya ataupun tidak gadis itu tiba-tiba menangis terisak kecil hingga menimbulkan sedikit jeritan tangisan sebelum sebuah cairan kental berwarna merah keluar dari lubang hidung miliknya.Ia sangat terkejut membaca selembar kertas tersebut,kemudian ia menjatuhkan pertahanannya ,dua buah lutut membentur ke tanah.

“Hiks ..Hiks…”ia terisak sampai bergelinangan air mata,tubuhnya terasa tak bertulang saat membaca selembar kertas itu. Selembar kertas yang berisikan bahwa kekasihnya akan bertunangan dengan gadis lain,padahal jika ia mengetahuinya gadis yang tengah menangis ini sedang mengandung benih dirahimnya.

“Hiks..Hiks…kenapakau membohongiku Hiks..Hiks…Oppa, Kau bilang akan bersamaku selamanya,tapi kenapa kau mengkhianatiku,”gadis ini menangis menyenderkan kepalanya pada batang pohon sakura didekatnya.

Tiba-tiba seorang lelaki bermantel coklat datang dari belakang,ia terlihat lelah mencari-cari keberadaan gadis ini, mata lelaki itu tertuju pada gadis ini ia terlihat memanggil nama gadis ini tapi tidak dapat didengar olehnya.

“Eunsang!”gadis itumasih belum mendengar panggilan untuknya.

“Eunsang!’’gadis itu menoleh mencari sumber suara panggilan namanya.Tepat mata itu tertuju pada seorang lelaki bermantel coklat dengan lingkaran dikedua matanya telah berdiritidak jauh dari seberang sana.

“Tao-oppa,”

“Eunsang,”pria itu berlari menghampiri gadis itu, Eunsang terlihat sangat senang melihatnya tapi ia jugamerasa sangat sakit bila mengingat isi selembar kertas tadi.Eunsang berlarimenjauh langkah kakinya terhenti saat beberapa langkah lagi membawanya pergimenjauh dari pria itu.

“Eunsang,”Tao memanggil namanya ulang,sontak gadis itu membalikkan punggungnya dengan bergelinangan air mata kembali menatap pria tersebut. Tao berlari mendekati nya. Jarak mereka hampir dekat,langkah jenjang kaki pria itu dapat mendekat pada gadis nya, Eunsang masih menahan air mata kembali tapi air mata itu tidak dapat dibendungnya.Kedua tangan telah menangkup di kedua pipi gadis itu.Jemari tangannya mengusap air mata di kedua pipi gadis tersebut ,Eunsang terisak mengaitkan tangannya pada kedua lengan atas pria tersebut,ia terisak keras dan pria bermata panda itu menengggelamkan gadis itu dalam pelukan hangatnya.

“Mianhae..Eunsang,Mian..aku tidak dapat mengabarkanmu langsung. Untuk kali ini aku tidak bisa bersamamu selamanya,Mian mungkin ini pertemuan yang terakhir kalinya kita bersama”ucap Tao dengan penuh penyesalan ,ia juga merasa sangat bersalah dan sakit bila harus berpisah dengan gadis yang sangat ia cintai.Tapi apa boleh dibuat ia harus memutuskan sesuatu untuk menghilang darinya.

Tao melepaskan pelukan gadis nya,ia mengecup kening gadisnya untuk terakhir kali nya.

“Aku akan pergi, jagalah dirimu Eunsang” kata Tao terlihat ia menyembunyikan sesuatu dari Eunsang,entah apa yang ia sembunyikan. Tapi terlintas dari raut wajah pria itu sangatlah berbeda,kedua matanya menahan air mata yang ingin keluar. Ia membalikkan badannya membelakangi gadisnya melangkah pergi dari –nya. Setetes air mata telah jatuh dari kantung pria bermata panda itu.Ia semakin mempercepat langkah kakinya.

Pandangan Eungsang masih tertuju pada punggung pria itu yang semakin lama semakin menghilang darinya.Eunsang ia tertunduk kembali membenturkan kedua lututnya ia menangis tersenggal-senggal ditemani bunga sakura yang berguguran.

“Hiks…Hiks…Hiks…..”

“Aku ..Aku mencitaimu Eunsang.Tapi itu tidak akan berjalan lama,karena aku yakin aku hanya akan menjadi beban untukmu nanti,”batin berbicaraTao ia melangkah pergi menjauhi taman sakura.

“Oppa…Aku aku juga mencintaimu.Aku benar-benar ingin bersamamu tak peduli apa kekuranganmu,hanya itu aku minta padamu. Hiks..Hiks…”Sahut batin Eunsang yang menangis.

3 bulan kemudian.

Tao memandangi burung–burung kecil yang memberi makan anaknya dari ruangan rumah sakit,seorang pria berjas putih menghampiri nya pria itu adalah Kim Jongin sahabat lamanya.Pria itu membawa stetoskop dan beberapa suster disampingnya.

“Hyung..Kesehatanmu semakin lama semakin menurun,apakah sebaiknya kau jujur saja pada Eunsang tentang penyakitmu itu,”kata lelaki yang membawa stetoskop.

“Tidak, itu tidak perlu.Itu akan menambah bebannya saja,”ucap Tao yang duduk dijendela ruangan tersebut.

***EnlightenLove inValentine Day***

Gadis itu mengelus perut nya yang semakin membesar.Ia beranjak pergi mengambil dua keranjang besar untuk ia jual di toko kue miliknya,walaupun ia terbilang mengandung semangat dan kerja kerasnya sangatlah besar,ia harus membiayai benih dikandungnya jika ia telah lahir kedunia.Semua ia persiapkan dengan sendirinya tanpa bantuan siapapun.

“Eunsang-nunna.Biarkan aku membantumu” kata Sehun remaja laki-laki yang tinggal disamping rumahnya,tiba-tiba datang menawarkan bantuan padanya.

“Ah.Nde.Terimakasih,”kata Eunsang,Sehun memindahkan semua keranjang itu ke tangannya dan mengikuti Eunsang pergi.

“Eunsang -nunna?”panggil Sehun disela-sela perjalanan.

“Ada yang ingin aku tanyakan ?”sambung Sehun.

“Apa katakan saja!”balas Eunsang.

“Nama apa yang akan nunna berikan pada bayi itu?”kata Sehun .

“Aku akan memberikan nama bayi ini ChaoXing yaitu Bintang pagi!”balas Eunsang dengan cengiran sedikit dikedua bibirnya.

“Sungguh nama yang indah nunna!” puji Sehun.

“Jika aku boleh bertanya sekali lagi.Nunna kau begitu cantik .Aku belum pernah melihat ayah dari bayi dikandung Nunna,”sambung Sehun mengintrogasinya.Tiba-tiba Eunsang memberhentikan langkahnya,ia terkejut dengan pertanyaan polos remaja lelaki itu.

“Nunna!!”panggil Sehun kembali mengayunkan tangan kiri Eunsang.

“Dia akan kembali,”jawab Eunsang kecil melanjutkan langkahnya .

Tiba disebuah pertokoan seorang pria berotot besar memasukki toko tersebut mengacak-ngacak toko kue miliknya,Ia seperti menunggu pemilik toko ini.Rencananya hanya satu meminta Eunsang mengembalikan uang yang ia pinjam selama satu tahun untuk keperluan rumah sakit ayahnya.Tapi Eunsang ia belum dapat melunasinya.

Brak.pria itumembanting seluruh etalase di toko kecil tersebut.Eunsang tiba dengan wajah  yang begitu marah dan kesal seluruh etalasenya dihancurkan begitu saja olehnyaseandainya Tao berada disisinya mungkin ia tidak akan dibiarkan diperlakukan seperti ini.Tapi itu tidak akan mungkin ,karena sejatinya Tao telah menjalin hubungan resmi dengan orang lain.

“Cepatlah lunasi hutangmu atau aku akan mengambil semua barang- barangmu,”ucap Pria besar itu dengan wajah yang sangat garangnya.Eunsang hanya bisa meringis kesakitan saat lengannya telah ditarik kasar oleh pria tersebut.

“Baiklah.Tunggu.Tunggulah.Berikan aku kesempatan sekali lagi,aku janji akan segera melunasinya,”kata Eunsang yang meringis berusaha melepaskan eratan tangan pria itu.Sehun ia sedang berusaha mencari bantuan dibalik kerumunan.

“Tidak peduli ,aku sudah muak menunggu janjimu,sekarang aku sangat membutuhkannya sebagai gantinya barang-barang ditoko ini akan mengganti semua hutangmu padaku!,”kata pria itu mendorong Eunsang hingga terjatuh .

“Berhenti.Aku mohon berhentilah mendorongku seperti ini tuan,”kata Eunsang berteriak sangat kesal.Ia mencoba melawan tapi ia hanya bisa mendapatkan tamparan yang menyakitkan dari pria itu.

Plak.mata Eunsang memerah ,terlihat sedikit genangan air mata kembali membasahi pipinya,bukan karena sakit tapi karena perlakuan pria ini.Belum pernah ada yang berani menamparnya sekejam ini padanya.

“Kenapa kau berani dengan perempuan tuan?”pekik Eunsang berdiri menyamakan tinggi pria tersebut.

“Apa bedanya menampar wanita sepertimu.Kau pantas mendapatkannya.Lihat perutmu dengan itu kau sama layaknya seorang gadis penghibur,”balas pria itu dengan nada yang tinggi  sehingga dapat didengar oleh semua orang.Seisi toko membisikkan namanya,Sehun terdiam diantara kerumunan ia mendengar nya dengan sangat terkejut.

Deg.detak jantung gadis itu berdetak kencang semilir keringat dingin kembali mengalir dikeningnya.Ia terkejut rahangnya mengeras wajahnya memerah.Ia ingin memukul pria dihadapannya tapi tidak bisa.Itu tidak bisa ia lakukan.

Sret.Pria itu melemparsebuah kain penutup kue membuat rambut Eunsang sedikit berantakan.Eunsang mengigit bibir bawahnya dengan sedikit menahan tangisnya.Kantung matanya telah terisi air mata.Gadis ini mengepalkan kedua tangannya.Pria itu meludah layaknya mencium sebuah sampah yang sangat menjijikkan kemudian pergi meninggalkan dirinya .

“Hiks..Hiks..”

***EnlightenLove in Valentine Day***

Preng.Tao menabrak lukisan wajah Eunsang yang berdiri disampingnya.Lukisan itu terjatuh ada sedikit melukai bagian wajah lukisan tersebut.Seakan memberikannya pertanda bahwa Eunsang tidak baik-baik saja disana.Pria itu mengangkat lukisan tersebut menyamakan dirinya.Seakan itu adalah Eunsang.Ia kembali teringat dimana ia melukis Eunsang dengan berbalut gaun yang cantik di taman.Seutas senyuman indah dengan menggenggam dua ikat bunga mawar dengan kedua tangannya.Ia  membuat goresan gadis itu dikertas lukisnya secara diam-diam.

“Hyung.”seorang pria bernama Kim Jongin memasuki ruangan nya tiba-tiba.

“Ada kabar buruk untukmu”katanya mendekati Tao disana.Tapi Tao tidak menghiraukan Jongin berkata ia masih sibuk menatap lukisan ditangannya.

“Eunsang.”Tao menengok saat nama kekasihnya disebut-sebut olehnya.

“Eunsang ada apa dengannya?”tanya Tao menggoyangkan tubuh Jongin.

“Dia membutuhkan bantuanmu Hyung.”Kata Jongin ,Tao dengan segera melejit pergi menemuinya.Dengan segala cara ia mempercepat langkahnya dengan mobilnya.

Brum..Tepat disebuah perkarangan toko miliknya Eunsang sedang membersihkan semua barang-barang miliknya dengan dibantu oleh Sehun.

Tao mencari-cari keberadaannya.Ia terlihat sedang bertanya-tanya dengan warga disana.

Sehun membawa Eunsang pulang bersamanya dengan keranjang dikedua tangannya.Eunsang ia membawa sebuah keranjang kecil sembari melangkah pelan.Ia terus teringat ucapan pria tadi.

“Apa bedanya menampar wanita sepertimu.Kau pantas mendapatkannya.Lihat perutmu dengan itu kau sama layaknya seorang gadis penghibur,”ucap Pria tadi.Eunsang tanpa sadar kembali meneteskan air mata.

Tap.Mata Tao tertuju pada gadis yang ia cari sedari tadi.Tepat didepan mata ia telah berdiri disana.Hembusan angin menerpa datang bersamaan dengannya.Gadis itu menatap Tao.

“Eunsang.”panggil Tao berlari menghampirinya.

“Cha-Eunsang.”panggilnya mendekat kepada-nya hingga jarak mereka bertemu.Eunsang ia terlihat merenggut kedua pipinya dibasahi tetesan air mata dari kelopaknya.

“Cha-Eunsang,”Gadis itu tidak mau menatap mata pria dihadapannya,ia menunduk kebawah hingga rambutnya menutupi sebagian wajahnya.

“Eunsang,”

“Mau apa kemari.Bukankah kita tidak ada hubungannya lagi.Tidakkah cukup kau membuatku menderita?.”Kata Eunsang .

“Eunsang.Apa kau baik-baiksaja?”tanya Tao.

“Bukan urusanmu lagi.”Jawab Eunsang bergerak pergi.Tapi tangan Tao berhasil menangkap lengannya.Ia begitu menyesal telah membuat nya begini.Matanya tertuju pada perut besar tersebut.

“Katakan.Siapa yang telah membuatmu seperti ini?”tanya Tao.Eunsang melepaskan eratan tangannya yang berada dilengannya.

“Tidak usah peduli denganku lagi.”balas Eunsang.

“Tapi..”

“Tidak usah mempedulikanku lagi.”balas Eunsang kesal matanya mengekor sosok Huang zi Tao dibalik punggungnya .

“Satu lagi bayi dikandunganku ini bukanlah anakmu,”sahut Eunsang dengan mata yang memerah.Dan segera beranjak pergi meninggalkan Tao disana.

Tao terdiam disana . “Apakah perbuatanku ini telah membuatnya membenciku.”Batin Tao mulai berbicara hatinya terasa sakit.Tapi disisi lain ia senang melihatnya sehat dengan bayi dikandungannya.

***EnlightenLove in Valentine Day***

Sret.Sret.

Eunsang  melangkahkan kakinya menuju sebuah perkarangan rumah yang luas bersama Sehun remaja lelaki dibelakangnya.

“Nunna.”

Eunsang memberhentikan langkahnya kembali dan menatap Sehun.

“Nunna.Jika boleh bertanya lagi.Siapa pria tadi yang nunna marahi?”tanya Sehun dengan polosnya.Pertanyaan ini kembali terulang.”Sebenarnya apa yang ingin ia ketahui tentang diriku”batin Eunsang mulai berbicara.

“Dia pria gila yang hanya mengganggu ku saja.Dia tidak ada kaitannya denganku,”balas Eunsang berbohong.Ia berkata seperti ini ternyata telah membuat hatinya sedikit sakit.

***EnlightenLove in Valentine Day***

Krek~

Tao membuka pintu itu dengan lemasnya.Ia melempar mantel yang ia kenakan tadi sembarang tempat dan menduduki sebuah kursi kayu yang telah usang .Ia terus berpikir keras tentang kesalahannya pada Eunsang sehingga membuatnya merasa hina di mata Eunsang.

“Hyung.”panggilan ini telah membuyarkan lamunannya kembali.

Pria itu menatap wajah Kim Jongin yang datang memasuki ruangan pribadinya .

“Informasi apa yang kau temukan kembali Kim Jongin?”tanya Tao yang memainkan pulpen di jemari tangannya layaknya seorang bos.

“Apakah kau bertengkar dengan Eunsang tadi?”tanya Jongin .

“Kau sudah melihatnya.Untuk  saat ini dia benar-benar membenciku,”ucap Tao menyesal.

“Hyung dia tidak membencimu.Dia hanya menyembunyikan sesuatu darimu”kata Jongin.

“Kau benar-benar ahli menyelidik seseorang Jongin.Kenapa kau tidak menjadi seorang Detektif saja,”kata Tao .

“Aku kasihan padamu hyung.”balas Jongin.

“Kasihan apa maksudmu?”tanya Tao ia menatap sengit pada Jongin.

“Benarkah kau tidak mengetahui apapun?”ucap Jongin mulai mengintrogasinya kembali,Suasana semakin mencekam terjadi tatapan mengerikan antara keduanya.

“Tidak.Katakan apa maksudmu?”tanya Tao .Wajahnya mulai memerah karena Jongin memperlambat inti masalah ini.

“Apa kau tidak ingat sesuatu tentang Eunsang saat kau tinggalkan begitu saja di taman?”

“Bukankah kau yang memulai?”sambung Jongin.

“Kau egois hyung.”

“Apa maksudmu Jongin jangan membuatku semakin pusing memikirkan ucapanmu.Katakan lebih jelas apa yang kau ingin katakan!”perintah Tao mengepalkan kedua tangannya.

“Eunsang,”

“Kau harus kembali padanya hyung”kata jongin mengambil selembar kertas yang ia temui dibuku note milik Tao.

Jongin memberikan selembar kertas itu padanya.

“Kau ingat.Sebelum kau meninggalkannya Eunsang telah mengirimi mu surat di notemu.Sore itu aku tidak sengaja membereskan buku-buku lamamu dikamar.Tapi ada sebuah buku yang menarik perhatianku yang didalamnya terdapat surat dari Eunsang.”Kata Jongin.

“Kemungkinan surat itu terselip lama di notemu,”sambung Jongin.

“Hyung.Dia mencitaimu.Mereka ingin bersamamu”katajongin kembali .

“Mereka? .Mereka siapa maksudmu?”tanya Tao yang belum memahami maksud Jongin.

Jongin menepuk pundak sahabatnya pelan dan melepaskan seutas senyuman kecewa untuknya.Kemudian ia melangkah pergi meninggalkan Tao sendirian disana.Tao menatap ragu pada sahabatnya.

Selembar kertas pink bertuliskan namanya.Ia membuka selembar kertas yang terlipat rapi ditangannya.

Matanya meneliti setiap kata perkata yang dituliskan dengan pena biru.

Isi Surat:

Oppa…Malam ini aku menuliskan kabar gembira untukmu.Ada sesuatu yang ingin aku katakan padamu.Kita akan kehadiran seseorang .Seseorang yang akan mengisi setiap kehidupanmu dengan suara tangisan kecilnya.Seseorang yang akan mengisi setiap kehidupanmu dengan rengekan-nya.Seseorang yang akan memanggilmu ayah untuk pertama kalinya.

Oppa… ini pertama kalinya kau akan dipanggil ayah oleh nya.Ayah sesungguhnya.

Dan aku akan menjadi ibu untuknya..

Kau pasti senang sekali mendengar ini.

From: Eunsang.

Tubuh Tao bergetar, nafasnya sesak.Air mata kembali tergenang dikedua kantung matanya.Selembar kertas itu terjatuh dari tangannya.Ia meneteskan air mata penyesalan.

Ia terisak tubuhnya terasa tak bertulang ia menangis meringkuk meresapi semua kesalahan yang ia perbuat padanya dan buah hatinya.

***EnlightenLove In Valentine Day***

8 tahun kemudian.

Eunsang menaruh seorang gadis kecil dipunggungnya .Ia memutari sekeliling taman sakura. Suara teriakan manja dari bibir mungil gadis kecil ini mengisi kehampaan hati Eunsang.Ia tidak membutuhkan pria itu lagi yang ia butuhkan hanyalah Huang ChaoXing putri kecilnya benih yang ditanamkan oleh pria yang ia benci.

Sedang sedari tadi Tao menatapi gadis kecil itu bersama Eunsang ditaman,ia menutupi wajahnya dengan sebuah masker dan topi hitam miliknya.

“Eomma.Turunkan aku”pinta ChaoXing.

“Aku ingin ice cream eomma!”rengek Chaoxing menatap seorang gadis sebaya dengan dirinya berjalan dituntun oleh ibunya sembari menyicipi ice cream.Eunsang tersenyum mengiyakan permintaan gadis kecilnya menghampiri gerobak ice cream diseberang sana.

ChaoXing menunggu didekat bangku taman sendirian tanpa ditemani siapapun,tiba-tiba seorang pria datang menghampirinya.Ia menekuk kedua lututnya menyamakan tinggi gadis dihadapannya.Ia membuka perlahan masker penutupnya menampilkan wajah tampan miliknya.

“Dimana ibumu gadis cantik?”tanya Tao pada ChaoXing.

“Ibuku menyuruhku untuk tidak berbicara dengan orang asing”kata ChaoXing polos.

“Jika kau tahu siapa yang berdiri didekatmu .Aku aku ayah yang tidak berguna untukmu”batin Tao berbicara.

“Tao-oppa.”tiba-tibaEunsang datang melihat mereka berdua gadis itu menatap kedua orang dihadapan nya  yang saling bertatapan tajam.Eunsang menarik lengan putrinya membawanyapergi.Tapi Tao memberhentikan langkah mereka dengan kakinya.

“Eunsang.Maafkan aku.Aku tidak bisa menjadi ayah yang baik bagi gadis ini,”kata Tao menyesal matanya mulai berkaca-kaca.Sedang ChaoXing menatap iba pada pria ini.Eunsang terdiam dihatinya ia sakit dan sedih bila melihatnya memohon padanya.

“Dia bukan anakmu”kata Eunsang menggendong ChaoXing pergi meninggalkan Tao disana.

“Tak bisakah kaumemberikan aku kesempatan untuk memperbaikinya”pinta Tao.

Eunsang menggeleng pelan wajahnya memerah,ia mendorong tubuh pria itu untuk menyingkir dari jalannya.Walaupun Tao berusaha memohon padanya sepertinya gadis itu sudah sangat membenci dirinya.

“Eomma.Apa tadi itu ayahku?”tanya ChaoXing disela-sela perjalanan pulang.Eunsang berhenti menurunkan tubuh gadis itu dari gendongannya.

“Dia bukan ayahmu .Dia orang gila yang mengaku-ngaku sebagai ayahmu”kata Eunsang .

“Eomma.Pasti berbohong padaku”ucap ChaoXing polos.

“Kau masih kecil tau apa dengan ibumu ini”sahut Eunsang.

“Tapi eomma.Aku sering menjadi bahan ejekan temanku karena tak punya ayah,”balas ChaoXing menahan air mata teringat kejadian disekolahnya.

Eunsang terdiam mendengar pernyataan putrinya,ia memeluk putrinya .Eunsang tahu apa yang putrinya rasakan hari ini.Ia juga sangat merindukan Tao tapi hatinya telah tersakiti oleh pria itu.Ia terpaksa berbohong pada ChaoXing untuk menenangkan dirinya.

“Mianhae..Ibu terpaksa berbohong padamu …Mian hae ibu terpaksa memisahkan mu dengan ayahmu”batin Eunsang berbicara.

***EnlightenLove in Valentine Day***

Hari dimana semua orang  tengah mempersiapkan hari kasih sayang.Semua orang remaja atau pun dewasa juga merayakan hari yang mereka tunggu .

Disebuah appartement yang tinggi.Tao tengah menuliskan sebuah surat untuknya,Dengan sekotak coklat manis dan seikat bunga mawar telah terbungkus plastik putih disisinya.

Ia teringat masa terakhir kalinya hari Valentine pertama dan terakhir kalinya.Ia memutuskan untuk menjadikan Eunsang kekasihnya dengan sekotak coklat dan seikat mawar merah untuknya.Awalnya Eunsang tidak mau menerimanya.Tapi karena teman-temannya mengejeknya yang harus membuatnya menerima sebuah kado darinya.

Tao menarik tangan Eunsang bersamanya membawa ke sebuah tempat yang menarik bagi mereka.Tepat beberapa kupu-kupu hinggap di pohon sakura mencari makanan.

Tao menangkap satu diantara mereka menaruhkan diatas kepala Eunsang ,kemudian ia duduk melukiskan sebuah titik hingga menjadi beberapa gambaran mengenai dirinya.

Tao tersenyum jika ia kembali teringat masa-masa indahnya bersama Eunsang.

“Uhuk..Uhuk”

Tao memegang dadanya yang terasa sangat sakit sekali,tiba-tiba darah segar keluar begitu saja dari lubang hidung dan mulutnya.Tangannya bergetar keringat dingin mulai menghampirinya lagi.Walaupun begitu ia tetap menuliskan rangkaian kata-kata untuk Eunsang meskipun  dengan darahnya sendiri.

“Uhuk uhuk”

Kantung mata Tao kembali terisi air mata,darah dari mulutnya semakin banyak hingga mengotori selembar kertas ditangannya.

Ia mencoba mengapai obat di mejanya satu lagi.Ia mencoba bangkit dari tempat duduknya menghampiri sebuah botol yang berisikan obat miliknya, sudah 3 minggu Tao tidak meminum obat yang seharusnya ia konsumsi.

Brak.Ia terjatuh kelantai tangannya berusaha menggapai botol itu .

Sret.Preng.Obat miliknya jatuh berantakan Tao menekan dadanya yang semakin terasa sakit.Ia bangkit kembali perlahan-lahan menyelipkan kertas itu pada note miliknya untuk terakhir kalinya.

***EnlightenLove In Valentine Day***

Eunsang membawa putrinya pergi bersamanya .Mobil itu melaju cepat bersama putrinya .Eunsang menyanyikan sebuah lagu untuk putrinya, tangannya masih menyetir mobil yang ia tumpangi.

Brum.Pagi ini begitu cerah tak ada yang menghambat aktivitas mereka .Tujuan mereka hanya satu pergi ke sebuah kebun binatang yang mereka janjikan sebelum Valentine tiba.

Eunsang masih fokus pada setir mobilnya,tapi entah mengapa tiba-tiba penglihatan Eunsang kabur ia tidak bisa melihat dengan jelas.Tiba-tiba ia tidak bisa mengontrol setir mobilnya dan.

Sret.Brak.Brak.Mobilitu terjungkal kebelakang membuat Eunsang dan putrinya tidak sadarkan dirinya.

Suara sirine mobil berbunyi membawa dua orang ini kedalam ruangan sepi dan banyak perlengkapan medis.

Seorang dokter bernama Kim Jongin terlihat bingung bagaimana caranya ia menyelamatkan gadis cilik itu.Sedangkan Eunsang ia masih terbaring di ranjang.

Eunsang mengerjap-ngerjapkan matanya melihat sekelilingnya sangatlah gelap tidak ada yang bisa ia lihat.Hanya sebuah suara panggilan untuknya datang tiba-tiba.

“Eunsang-nunna”panggil Kim Jongin.

“Kenapa aku tidak bisa melihat.Apakah disini benar-benar tidak ada cahaya dan Dimana Putriku kenapa dia tidak ada bersamaku?”tanya Eunsang.Tangannya meraba-raba sesuatu .

“Kami benar-benar bingung “kata Jongin.

“Putrimu harus segera  dioperasi,kami membutuhkan ginjal baru untuk putrimu”kata Jongin.

“Bagaimana ini bisa terjadi secepat ini”kata Eunsang menangis.

Jongin berdiri menatap Eunsang yang tengah menangis diruangan ini hanya mereka berdua.Jongin terlihat sedih melihat Eunsang seperti itu.Ia melangkah keluar dari ruangan tersebut berusaha menemui Tao tapi.Tiba-tiba seorang remaja lelaki bernama Sehun datang begitu saja memberikan sesuatu pada Jongin.Ia berdiri mendekati Jongin dengan sebuah kotak ditangannya.

“Tao-hyung menitipkan sebuah kotak padaku.Ini ditujukan untuk Eunsang nunna,aku pikir ini sangatlah penting jadi aku membuntuti Tao-hyung sampai kesini hanya membawakan ini untuk Eunsang nunna,”kata Sehun.

“Dimana Tao-hyung?”tanyaKim Jongin.Sehun terlihat sedih Tangan Jongin menarik kerah baju remaja laki-laki ini.

“Dimana dia?”tanya Jongin kesal padanya.

“Dia ada tidak jauh dari ruangan ini hyung “kata Sehun.

“Apa maksudmu?”Tanya Jongin.

“Tolong jangan banyak bicara lagi Tao-hyung sedang sekarat sekarang.Temui ia ditaman,”pinta Sehun dengan segera Jongin pergi melejit mencarinya.

Tao menunggu Jongin dengan berlumuran darah disebuah taman bunga ia bersender pada bangku taman disana.

“Hyung.”Jongin melotot saat melihat pakaian Tao berlumuran darah.

“Apa yang kau lakukan,apa kau tidak meminum obatmu”kata Jongin.

“Sudah terlambat cepat lakukan sesuatu pada Eunsang dan putriku dengan ginjal dan mataku ”pinta Tao.

“Kau benar-benar gila hyung”balas Jongin.

“Ya.Aku memang gila .Meskipun kau berusaha mengobati penyakitku tetap saja kau tidak akan bisa.Cepatlah tidak ada waktu lagi menunggu!”

“Tapi kau akan mati hyung”ucap Jongin dengan mata berair.

“Tidak, aku tidak akan mati aku akan selalu ada didekat mereka .Dekat sekali”kata Tao.

“Tidak hyung.Kau lemah”balas Jongin.

“Aku memang lemah sangat lemah ini permintaan terakhir untukku .Jadi tolonglah untuk terakhir kalinya!!”pinta Tao.

Jongin memeluk sahabat lamanya dengan linangan  air mata kesedihan.Tao menutup matanya terakhir kalinya.Kemudian Jongin membawa tubuh Tao ke ruang operasi memindahkan mereka kedalam tubuh gadis kecil dan Eunsang itu.

3 bulan kemudian.

Eunsang membuka kotak pemberian Jongin .Matanya terpusat pada selembar kertas unik saat ia membuka membacanya perlahan ,ia kembali berkaca-kaca.

Isi surat:

Mian mungkin selama ini  aku tidak dapat menjadi ayah yang baik untuk putriku .Mungkin aku tidak dapat menebus  kesalahanku.Tapi aku ingin kau mendengarkanku sekali lagi.Aku terpaksa  berbohong padamu akan menikah dengan wanita lain tapi sebenarnya tidak .Aku takut kau merasa beban jika hidup bersamaku karena aku memiliki penyakit kanker paru-paru.Maaf selama ini telah membohongimu.

Aku mengirimkanmu seikat mawar merah dan coklat untukmu..kau ingatkan kisah kita dahulu.Akubenar-benar menyukaimu..

Saranghae..Happy Valentine Day Chagi..

*Surat End*

Eunsang menangis ia merasa bersalah telah membuatnya seperti ini,Eunsang meringkuk didalam kamar merenungkan semua kesalahannya.

“Mian..Tao -oppa..Mian…Nado saranghae…Happy Valentine Day…Hiks ..Hiks”sahut Eunsang.

2 Hari kemudian.

Eunsang dan ChaoXing melangkahkan kakinya pada sebuah pemakaman lama. Ia berdiri disebuah batu besar yang tertuliskan Huang zi Tao. Pipi Eunsang terlihat dipenuhi air mata.

“Kenapa  kau tidak bilang jika kamu mendonorkan bagian mata dan ginjalmu pada kami ? Hiks”Eunsang bertanya pada sebuah batu besar atas nama kekasihnya itu.

“Tao-appa”ucap ChaoXing memanggil namanya ia juga terlihat sedih.

“Hiks..Hiks…Maaf .. maafkan aku tidak bisa mengerti perasaanmu Hiks Hiks aku memang bodoh. Aku minta  maaf Tao-oppa Maafkan aku,”

“Aku salah padamu.Aku  juga mencintaimu” kata Eunsang.

“Hiks Tao -oppa NadoSaranghae.”

Eunsang dan ChaoXing menangisi Jasad Tao yang terbaring didalam sana.

Sebuah Kisah Cinta yang tak bis bersatu.Cinta mereka lenyap oleh waktu .Hanya Sebuah penyesalan dan kebencian diantara mereka .Tapi cinta mereka bersinar dikala mereka benar-benar  mengerti apa itu Cinta?

Cinta adalah    pengorbanan dan Kasih Sayang.

Enlighten    Love In Valentine Day.

END

Advertisements

2 thoughts on “[FF Freelance] Enlighten Love in Valentine Day

  1. Yaaampunn taooo -_- trnyata kau skit parahhh, aaaahh nyesekk bgt bcanyaaa, eun sang kesiannn

    Like

  2. yaampun ampe nangis baca ff ini, kasian tao:( bagus banget author ffnya:’D

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s