Namitsutiti

[FF Freelance] Killer Machine

1 Comment


1978799_1464563187189787_1686820691638925040_n

Title: Killer machine
Theme: murder, killer, sadness and love story.
Type: oneshoot
Author by: Kelsya Alexandra
Cast:•Rap Mons as the murder/killer
•Sakura as the target of namjoon

Prolog-

Aku adalah seorang wanita kaya dari jepang yang sedang berlibur ke korea. Di korea aku mempunyai hotel bintang 5, rumah mewah, mobil mewah dan lainnya.
Aku pikir saat aku berlibur ke korea, aku akan bersenang-senang.

Tapi, nyatanya aku tidak mendapat kebahagiaan, namun musibah.

Part 1- “pria yang tampan”

Siang pukul 13.00
Aku sedang berjalan di sebuah taman kota di korea.
Aku melihat seorang pria bertubuh tinggi, ideal, berambut abu abu sedang membaca buku di taman.
Saat aku menatapnya, ia tiba-tiba melihat ke arah ku dengan tatapan dingin.

Aku langsung buang muka dan duduk di bangku ke dua.
Aku mengeluarkan ponselku yang mahal dan memainkannya.
Tak lama, ia menyimpan buku itu kedalam tasnya dan menengok padaku “kau, siapa namamu?”
Me: a..aku?
Namjoon: ya kau
Me: aku sakura
Namjoon: oh baiklah.
Me: lalu, siapa namamu?
Namjoon; tidak penting bagimu
Me: hey kau harus membertaukan namamu tau!
Namjoon: aku kim namjoon
Me: baiklah
Namjoon: tidak penting kan? Kau hanya menjawab ‘baiklah’

Lalu, namjoon pergi dari tempat itu.
Hiss, tampan sih tampan tapi perilakunya sungguh tidak tampan! Pria macam apa yang melihat wanita seperti ku dan memperlakukan ku seperti itu. Huuff!!

Dalam sekejap aku bosan dan bete.
Namjoon, hmm namanya namjoon. Cool, dingin, kasar. Aaaa aku bete sama dia, baru kenalan saja sudah seperti ini.

Keesokan harinya aku bertemu dengannya di toko buku. Ia sedang membaca buku.
Aku datang kesini hanya ingin membeli novel, tapi novel yang ku inginkan ada di sampingnya. Huft, terpaksa aku harus mengambil novel itu.

Aku mengambil novel itu dan melihat novel yang lain, ia menatapku dan membaca buku lagi.

Rap mons POV-

Saat aku sedang membaca buku, ku temukan wanita kaya yang kemarin di sisi ku sekarang. Ku lihat ia sedang memilih novel atau salah tingkah? Kelakuannya aneh. Aku hanya menatapnya. Ah tidak penting jika ku ajak berbicara, aku akan melanjutkan membaca buku saja.

Tiba tiba wanita itu menyentak pada ku “hey! Kenapa kau diam saja? Kita sudah kontak mata tau!”
Aku hanya bingung mau bicara apa “hai”
Karena aku malas untuk bicara untuk orang seperti dia, jadi aku meninggalkannya.
Wanita itu cerewet dan menyebalkan, lagi pula aku sedang bertugas. Memata-matai orang yang menjadi target boss ku.

Orang pembisnis yang licik.

Sakura POV-

Dia sudah menatap mata ku tapi dia hanya mengucapkan ‘hai’?? Kalimat bodoh. Kulihat dia, dia tidak sedang membaca buku. Ia sedang menatap lekat-lekat seorang pria. Hmm-
Apa yang akan dia lakukan.

Tak lama, setelah aku selesai memilih buku. Orang yang di perhatikan namjoon merasa risih dan mengetahui apa yang di lakukan namjoon, ia mengeluarkan pistol dan mengarahkan pada nya. Namjoon pun dengan sigap mengarahkan pistolnya kepada pria itu juga.
Aku dan para karyawan serta pembeli hanya bisa lari ketakutan keluar, tapi karena posisi ku di samping namjoon, pria yang satu juga menodongkan pistol nya ke arah ku juga.

Aku hanya bisa angkat tangan, ini sungguh bodoh.

Pria itu berkata. “Aku tau apa yang kalian berdua lakukan, sudah banyak mata mata yang membututi ku tapi kalian tidak bisa mematai ku haha!! Akan ku tembak mati kalian berdua seperti spy yang lain.”

Dengan sigap Namjoon mengeluarkan pisau dan melemparkan itu ke pria yang menodongku dan menembak pria yang satunya lagi, namun meleset.

Namjoon, mengajakku menunduk dan merangkak pergi.
Kami berlari hingga jauh, aku pun melepas high heels ku dan berlari lebih cepat darinya.
Setelah sudah cukup jauh, kami berdua berhenti untuk mengambil nafas.
Namjoon: kau…berlari…….cepat…..sekali
Katanya dalam nafas terengah engah.
Me: aku…..takut..setengah mati…..makanya aku….berlari…secepat itu..
Balasku.

Lalu, setelah nafas kami teratur aku pun bertanya padanya.
Me: apa yang kau lakukan dengan pria itu? Dan mengapa aku kena sasaran juga?
Namjoon: aku adalah mata mata, kau harusnya jangan berada di sampingku. Orang akan mengira kau sedang menyamar karena pakaian berlebih mu itu.
Me: apa?! Berlebih?! Ini fashion kau tau!
Namjoon: kau lebih baik menjauh dariku. (Namjoon menatapku dengan tatapan dinginnya lagi)
Me: aku akan menjauh tenang saja
Namjoon: jika kau tetap berada di sisi ku, maka nyawa mu akan terancam. Aku bisa saja membunuh mu tadi supaya tidak menyusahkan ku. Tapi aku masih berbaik hati padamu.
Me; (ciih) sombong sekali kau.

Lalu, tak lama ia meninggalkan ku.
AKu bingung karena mobil ku kan ada di depan toko buku itu, tak mungkin aku kembali kesana.
Me: hey! Kau tidak bisa membiarkan ku begitu saja! Mobil ku di depan toko buku yang tadi tau!!
Namjoon: pergilah kesana
Me: kau mau aku mati hah?!
Namjoon: mati lah.

Jawabnya dingin.
Terpaksa aku kembali ke rumah menggunakan taksi. Sungguh liburan yang mengesalkan.

Part 2- “aku di buru”

Aku terkenal dengan kekayaan ku.
Aku banyak harta, namun jarang yang mengincar dan menginginkan harta ku.
Saat aku sedang bersantai di rumah, bell rumah ku berbunyi.
Setelah ku buka, ternyata dia! Pria dingin dan menyebalkan! Namjoon.

Namjoon: halo
Aku bingung, dia menyapa ku dengan begitu ramah.
Me: i..iyaa, halo juga. Ada apa kau datang kemari? Dan dari mana kau tau rumah ku?
Namjoon: aku hanya ingin mengajakmu makan malam^^

Namjoon POV-

Aku mendapat tugas dari boss untuk mengincar sakura, ia adalah wanita terkaya di jepang, boss ku menyuruh agar aku memusnahkannya dan merebut harta itu. Padahal boss ku sudah cukup kaya raya, namun ia belum puas.
Aku terpaksa mendekatinya dan membuat dia jatuh cinta padaku.

Aku di bayar cukup banyak oleh boss ku, ini sungguh mudah namun ini akan menyakitkan hatinya.
Aku di beri waktu 3 bulan untuk merebut semua hartanya.

——-

Namjoon: aku..minta maaf atas kejadian kemarin, seharusnya aku membawa mu bersama ku dam mengantarmu pulang. Waktu itu aku terlalu stress karena tugas ku gagal.
Me: baiklah.
Namjoon: maukah kau menerima permintaan maaf ku?
Me: ya aku memaafkan mu
Namjoon: kalau begitu, bisa kah kita dinner malam ini? Aku akan mentraktir mu.
Me: ummm aku pikir itu cukup,baiklah.
Namjoon: di restoran ***** pukul 7 malam ya, aku tunggu disana.

Rap mons pun pergi, dan aku cukup kagum dengan nya. Inilah yang kuinginkan darinya sejak pertama bertemu. Tampan namun baik hehe.

Baiklah aku harus bersiap. Caaawww…

Pukul 07.00 p.m-

Aku on the way ke restoran tersebut, lalu aku menemukanya sedang duduk dan aku melihatnya membawa setangkai bunga mawar.
Aku datang dan duduk di kursi itu. “Hai”
Namjoon: ah kau datang tepat waktu.

Namjoon POV-

Aku melihatnya, ia seperti bidadari.
Pakaiannya tidak seperti biasanya, ia terlihat lebih simple dan elegant, aku merasakan detak jantungku makin berdegup kencang. Apakah aku jatuh cinta pada target ku sendiri? Ah tidak mungkin. Aku tidak boleh jatuh cinta pada target ku. Aku harus menyelesaikan misi ku.

——
Me: ya begitulah
Namjoon: umm.. ini
Ia memberi ku bunga mawar yang harum.
Me: ah terima kasih^^ kau cukup baik.
namjoon: kau mau pesan apa?

*skip*

Me; terima kasih ya dinner nya^^
Namjoon; aku ingin bertanya satu hal pada mu
Me: apa itu?
Namjoon: maukah kau menjadi pacarku?
Me; mengapa begitu mendadak?
Namjoon: ku mohon, kau tidak menyukaiku?
Me: aku menyukaimu.

*semenjak dari situ kami berpacaran selama nyaris 3 bulan*

Namjoon POV-

Kami berpacaran hampir 3 bulan, aku…harus bertindak dan mulai merebut harta-hartanya. Tapi, aku tidam tega. Ia sudah seperti kekasih ku yang sesungguhnya.

Apakah aku harus mengabaikan misi ini dan menjalankan hidupku dengannya?

Aaah kenapa aku jadi pusing begini.
Tiba-tiba ponsel ku bergetar tanda telepon dari boss. Aku mengangkatnya. “Hallo?”
Boss; sejak kapan kau menyebutkan kata ‘halo’? Kau sudah menjadi orang yang ramah rupanya, aku pikir kau tetaplah dingin.
Me: diamlah.
Boss; bagaimana? Ini hampir 3 bulan. Besok harusnya misi mu sudah selesai. Aku akan menjemput mu besok di rumah wanita itu..
Me: tapi….

Telponnya dimatikan oleh boss.
AKu harus bagaimana? Aku sudah kepalang cinta. Aku akan membatalkan misinya.

—–

Keesokan harinya-

Namjoon datang ke rumah sakura untuk memberitaukan apa yang akan terjadi padanya nanti.
Sakura: apa?! Kau menipu ku selama ini?!
namjoon: tapi…aku…
Sakura; kau bajingan!!
Namjoon di tampar oleh sakura.
Namjoon menerima itu semua sebagai balasannya.
Ia ingin menyelamatkan sakura dan pergi dari rumah sakura, namun itu semua terlambat.

Boss datang dan mengepung rumah sakura.
Boss pun menepuk tangannya “wah wah, anak buah ku sendiri telah berkhianat rupanya. Kau pikir kau tidak kuawasi? Hahaha”
Namjoon kaget dan memasang posisi waspada untuk melindungi sakura.
Sakura: berhentilah!! Bunuh aku skarang juga!! Kau ingin harta?! Akan ku berikan namjoon!!
Namjoon: bodoh! Aku tidak menginginkan harta mu lagi, aku ingin menyelamatkan mu sekarang!
Sakura; jangan bertindak seperti pahlawan lagi! Jangan berpura-pura!

Karena namjoon tidak tahan dengan ocehannya, namjoon menyekap sakura dengan semacam bebauan hingga pingsan.

Boss; tindakan bagus, aku pikir kau berkhianat. Anak anak, ambil semua hartanya.
Namjoon: tunggu!…. jika kalian menginginkan hartanya, langkahi aku dulu.

Namjoon mengeluarkan alat-alat pembunuhnya. Ia membunuh semua teman-temannya yang berada di bawah suruhan boss liciknya itu.
Setelah semua telah terbunuh dan luka luka yang ada di tubuh namjoon, ia memaksakan diri untuk membunuh sang boss.

Ternyata berhasil, namjoon berhasil memenggal kepala sang boss..
Namjoon: aku adalah mesin pembunuh, aku..tak pantas untuk sakura.

Namjoon pun meninggal dengan kondisi kritis.
Saat sakura terbangun, rumahnya sudah di penuhi oleh mayat-mayat dan saat ia melihat namjoon sudah sekarat, ia mendatangi namjoon sambil menangis.
Sakura; namjoon, bangun lah. Namjoon aku mencintai Mu, namjoon bangunlah
Namjoon: pergilah dari sini…..aku….sudah…tak kuat…luka ini…begitu banyak, organ dalamku juga banyak yang telah tertusuk.
Sakura.. aku mencintaimu.

Sakura menangis tersedu-sedu. Polisi langsung datang dan mengintrogasi sakura, setelah sakura menjelaskan. Polisi pun percaya, dan mereka membatai semua bawahan dari boss tersebut.

Hidup sakura sekarang hampa dan sengsara.
Akibat berita tersebut tersebar di seluruh jepang dan korea makin banyak orang jahat mengejar harta dan nyawa sakura. Hidupnya akan menderita dan sengsara.

END

Advertisements

One thought on “[FF Freelance] Killer Machine

  1. Aaakhhhh tidakkkk!!! Rapmon!!! Udh ninggalin skit ati di sakura ditmbah diburu juga lgi si sakura-_- kesian sakura, yg hidupnya tenang” tba” jdi berantakan seketika -_- issshhh sakura sabar yahh

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s