Namitsutiti

[FF Freelance] I Feel On Love To You Chapter 6-END

11 Comments


Title : I Feel On Love To You Chapter 6 (END)
Author : Park Hyun Min
Main Cast : Park Jiyeon (T-Ara), Choi Minho (SHINee)
Suport Cast : Kang Minhyuk (CNBlue), Park Hyun Min (OC), Etc
Type : Chapter
Genre : Romance, Happy

image

Happy Reading
.
.
.
Terdengar suara suara desahan dikeduanya. Rupanya niat awalnya hanya menggoda malah membuat dirinya merasakan gairah tersendiri didiri Minho
“Yak kau pemaksa” kesal Jiyeon setelah pelepasan keduanya
“Tapi kaupun menikmatinya, kau terus mendesah seksi ditelingaku membuat diriku ini tak tak tahan menikammu” jawab Minho
“Yak..” kesal Jiyeon lalu bangkit tanpa memikirkan tubuhnya
“Chagi kau mau kemana ?” Tanya Minho
“Menemui kedua orang tuaku dibawah !” Jawabnya sinis
“Apa kau .. ?”
“Kau mau menghalangiku menemui mereka ?” Jiyeon menyela cepat ucapan Minho
“Dengarkan perkataanku sampai selesai, kau mau.menemui kedua orang tuamu seperti itu ? Lihatlah tubuhmu !” Ucap Minho menunjukkan tubuh Jiyeon yang polos
“Arghhh, yak kau melihat semuanya” dengan wajah memerah Jiyeon menarik selimut yang ada didekat Minho
“Bahkan aku sudah merasakannya” ucap Minho tersenyum kemenangan
“Pria bodoh” decaknya sembari memakaikan pakaian yang tadi dipakaikan begitupun Minho
“Ah Minho, terus Minho, Minho ini nikmat” Minho berjalan mendahului Minho sembari mengucapkan apa yang dikatakan Jiyeon saat mereka menyatukan lagi
“Yakk..” teriak Jiyeon menutupi wajah memerahnya
“Kau tak bisa menolakku lagi jadi mulai sekarang belajarlah mencintaiku” ucap Minho menatap penuh arti Minho sebelum pergi meninggalkan Jiyeon
“Minho-ah” Jiyeon memegang tangan Minho menahannya untuk tetap
“Waeyo ?” Tanyanya menatap hangat Jiyeon
“Aku akan belajar mencintaimu dan bantu aku untuk mwncintaimu” ucap Jiyeon pada akhirnya
“Hemm pastinya” jawab Minho memeluk tubuh Jiyeon
“Gomawo Minho-ah” ucap Jiyeon berterima kasih
“Heii mulai sekarang panggil aku oppa” ucap Minho meralat
“Ne oppa” ucap Jiyeon
“Lebih baik kita menemui kedua orang tua karna sudah hampir satu jam kita meninggalkan mereka” ajak Minho menggenggam tangan Jiyeon
“Hemm” jawabnya Singkat
.
.
“Eomma appa kami sepakat akan langsung menikah” ucap Minho tiba tiba
“Mwo ? Apa yang kau kakatakan ?” Tanya Jiyeon tak mengerti berbisik
“Sudah kau diam saja. Bukan kah kau sudah sepakat untuk belajar mencintaiku dan inilah caraku dan aku tidak suka penolakan !” Tegas Minho dan Jiyeon hanya tertunduk pasrah
“Kau serius Minho-ah ?” Tanya nyonya Choi
“Ne eomma kami yakin dan serius dan aku ingin kita menikah sesuai rencana pertunangan yaitu minggu depan !” Ucap Minho penuh keyakinan
“Mwo, ahh baik baik aku akan mempersiapkannya semua kau hanya tinggal terima jadi saja” ucap Nyonya Park eomma Jiyeon
“Tentunya akan kubantu” balas Nyonya Choi menanggapi nyonya Park
“Dan mulai sekarang appa akan meliburkan diri untuk mempersiapkan pernikahan putri tersayangku ini” ucap Tuan Park membuat Jiyeon terlonjak senang
“Jinja appa ?” Tak percaya Jiyeon menghambur kepelukan appanya
“Appa gomawo” ucap Jiyeon
“Mianhae kalau selama ini appa tidak terlalu memperhatikanmu dan mulai sekarang appa akan lebih memperhatikannmu dengan berada disampingmu selama menjelang pernikahanmu” ucap Tuan Park membalas pelukan Jiyeon
“Eomma juga meminta maaf kalau kau merasa diabaikan oleh eomma, dan eomma berjanji akan lebih banyak dirumah dan eomma juga punya kejutan untukmu” ucap Nyonya Park
“Appa itu eomma ?” Tanya Jiyeon
“Kau akan mendapatkan adik sayang” ucap Nyonya Park terlihat bahagiah. Jiyeon membekap mulutnya tanda tak percaya
“Eomma” Jiyeon menghambur kepelukan eommanya
“Aku sangat bahagiah mendengar berita ini eomma. Aku sangat mengharapkan kedatangan adik dihidupku” ucap Jiyeon yang sudah menangis rupanya pernikahannya mendapat dampak positive yang tak pernah terfikir oleh dirinya sendiri dan iya sangat bersyukur memiliki Minho . Walau terkadang menyebalkan tapi dia sosok yang bertanggung jawab sudah terlihat jelas saat iya memaksa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya padahal Jiyeon sendiri taj memikirkan meminta pertanggung jawabkannya
.
.
.
Berita pernikahan Jiyeon sudah tersebar luas dipenjuru kampus dan menjadi topik utama yang dibicarakan mahasiswa . Bagaimana tidak Jiyeon yang terlihat tidak pernah menggandeng pria tiba tiba menikah dan membuat hati para pria yang mengejarnya patah hati begitupun Minho sebaliknya . Apa mereka sudah berkencan lama ? Itulah yang difikirkan para siswa yang mendengarkan berita pernikahan antara Minho yang notabrnnya pangeran kampus dan Park Jiyeon gadis populer dikampusnya
“Huah Jiyeon aku tak menyangka akan mendengar kau akan menikah cepat dengan Minho sunbae” ucap Hyun Min saat mereka dikampus setelah mengantar Jiyeon meminta izin cuti menikah
“Akupun juga tak menyangka tapi semua ini membawa dampak positiv dikeluargaku” ucap Jiyeon terlihat bentuk kebahagiannya diwajahnya
“Apa kau mulai mencintai Minho ?” Tanya Hyun Min
“Molla,  tapi setelah itu aku merasakan bahagiah didekatnya. Dia pria yang bisa kuandalkan walau sikap pemaksanya tak kunjung hilang” jawab Jiyeon menjabarkan
“Wahh kemajuan pesat, rupanya kau sudah terhipnotis dengan ketampanan Minhi sunbae . Bahkan aku sendiri saja terhipnotis dengan dirinya” ucap Hyun Min membuat Jiyeon tak suka mendengarnya
“Yak siapa yang terhipnotis dengan ketampanan Minho” Minhyuk tiba tiba hadir diantara mereka dan melontarkan pertanyaan
“Aku” jawab Hyun Min jujur
“Yak kau beraninya jujur dihadapan kekasihmu ini eoh ?” Kesal Minhyuk membuat Jiyeon terkekeh mlihatnya
“Memang benar dan nyatanya dia tampan oppa” ucap Hyun Min semakin membuat kesal Minhyuk
“Tapi kau lebih tampan oppa” ucap HyunMin meralatnya
“Boleh aku membawa pergi calon istriku” ucap Minho tiba tiba sudah berada disamping Jiyeon
“Minho-ya selamat akhirnya kau bisa menikah dengan Jiyeon” ucap Minhyuk memberi selamat pada Minho
“Gomawo Minhyuk-ah” jawab Minho
“Kajja chagi kita harus mencari tuxedo serta gaun pengantin untuk pernikahan kita” ajak Minho meggenggam jemari Jiyeon
“Kalian aku tunggu diacara pernikahanku dan wajib hadir” ucap Jiyeon memperingati
“Arra, kami tak akan melewatkan acara sahabat kami” balas Hyun Min
.
.
.
“Oppa aku ingin kau memakai jas bewarna putih, hitam sudah biasa” ucap Jiyeon namun Minho menolak
“Hitam lebih pantas untuk badanku” ucap Minho
“Oppa, aku hanya ingin kau memakai jas bewarna putih dijanji suci itu” kekeh Jiyeon
“Aku hanya ingin hitam kau tak bisa menolaknya” kekeh Minho
“Baik jika itu maumu lebih baik kita batalkan pernikahan kita” ancam Jiyeon pada akhirnya
“Yak kau ingin merusak semua yang sudah dibuat oleh kedua orang tua kita dan menyusahkan semuanya ?” Kesal Minho karna ucapan Jiyeon dengan gampangnya menyebut kata keramat itu
“Gampang untukku, orang tuaku teramat meyanyangiku apapun yang aku inginkan pasti dikabulkan!” Ucap Jiyeon mengamcam
“Baiklah aku menyerah, akan kuturuti kemauanmu” ucap Minho pasrah
“Seperti itu mudah bukan kau hanya perlu menurut padaku saja” ucap Jiyeon tersenyum senang
“Ajhuma aku ingin yang itu saja” ucap Jiyeon memberitahu
“Lalu mana gaun yang sudah kau siapkan untuk calon istriku ajhuma” tanya Minho dengan sopan namun masih terdengar dingin
“Ada beberapa pilihan dan ini pilihannya” ucap Desainer perancang gain pengantin mereka
“Yang kupilihkan adalah gaun terbaikku” ucapnya lagi
“Yak kenapa ini semuanya terbuka dibagian atas” ucap Minho yang melihat kedua gaun dengan dada bagian atas terbuka dan terlihat jelas belahan dadanya
“Dan ini kenapa bagian punggung sampai pingganh terbuka ?” kini Minho menunjuk gaun pengantin yang dipegang Jiyeon walau bagian depannya terbuka tapi bagian belakanh terbuka lebar
“Oppa” Jiyeon melototi Minho
“Wae, aku tak suka kau ingin memperlihatkan tubuhmu pada orang lain” tolak Minho terlihat kesal
“Ini yang terbaik diantara keduanya” ucap Sang desainer pada gaun yanh dipengan Jiyeon
“Cari gaun yang lain” titah Minho
“Kenapa kau jadi semakin meyebalkan dan seperti anak kecil Choi Minho !” Ucap Jiyeon penuh penekanan
“Terserah kau setuju atau tidak aku akan memilih gaun ini” kekeh Jiyeon
“Tapi” ucap Minho
“Terserah jika kau ingin membatalkan pernikahan kita” ancam Jiyeon melenggang pergi meninggalkan Minho sendiri dengan tampang kesalnya
.
.
.
Acara janji suci sudah diikrarkan dengan sangat sakral semua terharu dengan apa yang dilihatnya . Jiyeon benar benar sangat cantik dengan gaun yang dipakainya sangat pas dipakai sangat elegant .
“Kau lihat semua menatapmu” bisik Minho
“Karna disini akulah pemeran utamanya oppa” balas Jiyeon
“Ne kau sangat cantik chagi” puji Minho
“Kajja kita datangi para tamu itu” ajak Minho menaru tangan Jiyeon dilengannya
“Walau pada akhirya kau yang menang tapi aku hanya bisa ucapkan selamat untuk kalian . Hidup bahagiaj dan cepat diberi anak” ucap Sulli yang notabennya wanita yang sangat menyukai Minho
“Gomawo Sulli-ssi” ucap Jiyeon
“Selamat oppa” Sulli memberi selamat pada Minho
“Gomawo” balaa Minho ramah
“Baiklah aku harus segera bertemu tamu yang lain” pamit Minho dan diberi anggukan oleh Sulli
“Jiyeon-ah, Minho sunbae chukae atas pernikahan kalian” ucap HyunMin memeluk Jiyeon
“Gomawo Hyun-ah” balas Jiyeon
“Kau sendiri aku tak melihat Minhyuk sunbae” ucap Jiyeon yang melihat HyunMin datang sendiri
“Dia sedang ketoilet, ahh itu dia” HyunMin melambaikan tangannya pada Minhyuk
“Ahh kau sini, Minho chukae atas pernikahnmu” ucap Minhyuk memberi selamat
“Ahh kuharap kalian cepat memberiku keponakan” ucap Minhyuk berbisik
“Akan datang secepatnya” balas Minho membuat keduanya tertawa
“Baiklah aku ingin menemui yang lainnya kau nikmatilah hidangannya” ucap Minho meminta izin
.
.
.
“Ahh akhirnya selesai juga” ucap Jiyeon lega membaringkan tubuhnya diranjang mereka
“Kau lelah eoh ?” Tanya Minho mendekat
“Emm” jawab Jiyeon singkat
“Kau mandilah duluan” titah Minho dan Jiyeon mengangguk
“Bantu aku melepaskan kancing dileher ini oppa” ucap Jiyeon meminta tolong dan Minho pun membantu melepaskannya
“Gomawo” ucap Jiyeon melangkah pergi kedalam toilet selang benerapa lama Jiyeon sudah selesai dan sudah memakai pakaian tidurnya
“Gantian oppa kau mandilah” ucap Jiyeon .tak butuh waktu lama Minho sudah kembali dengan wangi khas pria . Minho mendekat dan duduk disamping Jiyeon yang sedang membaca menyenderkan kepalanya dipundak Jiyeon
“Oppa, jangan dekat dekat diriku ini membuatku pusing. Kha” usir Jiyeon
“Wae, aku ingin suamimu” ucap Minho semakin memdekat
“Oppa menjauhlah dari diriku. Cepat oppa” ucap Jiyeon mengisir
“Dan aku ingin kau tidur diluar” lanjut Jiyeon
“Tapi kita baru menikah bagaimana mungkin aku tidur diluar” ucap Minho tak percaya
“Kha” ucap Jiyeon melangkah membukakan pintu kamar agar Minho keluar
“Cepat aku tak tahan dengan wangimu membuatku mual” ucap Jiyeon menutup hidungnya
“Tapi Jiyeon-ah” ucap Minho tak mengerti
“Cepat” dengan pasrah Minho melangkah keluar kamar mereka dan Jiyeonpin berlari memuntahkan isi perutnya tapi hanya air yang iya keluarkan . Iya beranjak keranjang dengan lemas.
.
.
“Kenapa kau tidur diluar Minho-ya ?” Tanya nyonya Park
“Entahlah Jiyeon memintaku tidur diluar” jawabnya lesu
“Aish keterlaluan sekali anak itu, kau tunggu sini aku akan menemuinya” ucap Nyonya Park mrlangkahakan kakinya menuju kamar Jiyeon untuk memarahinya
“Park Jiyeon” teriak Nyonya Park
“Aigo kau kenapa chagi kenapa wajahmu pucat seperti ini ? Kau sakit eoh ?” Tanya Nyonya Park panik
“Yeobo, Minho kemari lah” teriak Nyonya Park membuat yang dipanggil datang menemui mereka
“Aigo Jiyeon” ucao Minho dan tuan Park serempak
“Tadi iya baik baik saja” ucap Minho
“Akan aku hubungi Dokter” ucap Minho sesegera menghubungi Dokter pribadi keluarganya
.
.
“Apa yang terjadi padanya uisanim ?” Tanya Minho
“Apa putriku baik baik saja ?” Tanya Tuan Park
“Ini hanya prediksiku saja untuk lebib memastikan kau periksa kan saja pada dokter yang bersangkutan” ucap uisa
“Lalu ?” Bingung mereka
“Jiyeon hendak mengandung” ucap Uisa membuat keduanya tak percaya
“Baik kalau begitu aku pamit dulu” pamitnya
“Bagaimana bisa Jiyeon sedangkan kalian baru menikah ?” Heran Tuan Park menatap Minho
“Mianhae abeonim kami” ucap Minho terkekeh
“Yak Minho” kesal Tuan Park memukul Minho
“Yak abeonim ampun lagi pula kami sudah menikah”. Bantah Jiyeon
“Ahahaha selamat anakku sebentar lagi aku akan memiliki cucu serta anak” ucap Tuan Park memeluk Minho
.
.
“Apa yang dikatakan Dokter itu ?” Tanya Jiyeon
“Kita akan menjadi orang tua muda chagi” ucap Minho senang
“Jinja aku akan menjadi ibu ?” Tak percya Jiyeon
“Hemm” angguk Minho tanda mengiyakan
“Ahh oppa aki bahagiah” ucap Jiyeon menghambur kepelukan Minho
“Mulai sekarang aku akan menjaga kalian” ucap Minho
“Gomawo oppa, saranghae” ucap Jiyeon mengecup kilat bibir tebal Minho
“Nado saranghae” balas Minhi kembali memeluk Jiyeon
“Kita akan mendapat seorang anak serta cucu disaat bersamaan oppa” ucap Nyonya Park
“Ne kau benar” ucapnya merangkul istrinya.
Sungguh kebahagian yang tak terduga .
.
.
.
END
Maaf typo dan endingnya juga aneh dan terlalu cepat alurnya maklum masih abal dan perlu bnyak belajar agar lebib baik dan lebih layak dibaca 🙂 *bow

Advertisements

11 thoughts on “[FF Freelance] I Feel On Love To You Chapter 6-END

  1. Yeeeiiiii…happy ending..,,,aigoo it lucu bgt,mau pnya anak skligus cucu.,,aigoooo joahhh thor,critanya asik..ditunggu ff minji lainnya nde..skrang dah pada jarang ff minji..-_-

    Like

  2. Otak yadong minho kumat, ibu n anak hamil, lucu banget. Sayang banget uda end

    Like

  3. Keren..keren… Chukkha buat Minji yang udah diberi momongan 🙂 dan pengen baca sequelnya lagi pasti seru 🙂

    Like

  4. chukAe…

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s