image

Title : I Feel On Love To You Chapter 3
Author : Park Hyun Min
Main Cast : Park Ji Yeon (T-Ara), Choi Min Ho (SHINee)
Suport Cast : Kang Min Hyuk (CNBlue), Park Hyun Min (OC)
Type : Chapter
Genre : Romance, Friendship, Sad

Gomawo yang sudah mau mampir dan menyempatkan diri baca di WP ini.
Moga gag bosen bosen ya 🙂 walau bukan HaeJi tapi MinJi tetep suka ya di ff abal ini 🙂 Gomawo 🙂
Oh ya maaf untuk Typonya 🙂
.


Happy Reading .
.
.
.
AUTHOR POV
Jiyeon terus melakukan tarian panas bersama Minho diatas lantai danca . Sesekali Minho mencium bahkan mencumbu Jiyeon dengan ganasnya, Jiyeonpun tak menolak perlakuan dari Minho bahkan iya sangat menikmati apa yang tengah iya rasakan ini karna sebelumnya iya tak pernah merasakan hal seperti ini . Sungguh mengasiknya itu yang ada dipikiran Jiyeon
“Lebih baik kita cari tempat yang lebih nyaman Minho-ssi” bisik Jiyeon pada Minho
“Jiyeon-ssi rupanya kau..?”Jiyeon mendaratkan jari telunjuknya di bibir Minho dan menghentikan ucapan Minho
“Kajja, aku tahu apa yang kau inginkan akupun juga menginginkannya” ucap Jiyeon .
“Hemm” ucap Minho mengiyakan
Rupanya Jiyeon ataupun Minho sudah terpengaruh pada minuman yang salah diambil minho yang seharusnya itu milik Kim Myung So chingu Minho .
Kini mereka memesan sebuah Hotel yang tak jauh Diskotic tempat mereka bertemu .
.
Malam berganti pagi, mentari sudah menampakkan cahayanya dibumi tapi tak ada tanda tanda bagi mereka untuk segera bangun . Minho memiringkan tubuhnya kearah Jiyeon dan memeluknya seakan seseorang yang disampingnya adalaj bantal yang enak untuk dipeluk . Tak lama Jiyeon merasakan berat yang meninpa tubuhnya serta memeluk tubuhnya begitu erat
“Ishh siapa yang mengangguku pagi pagi seperti ini” erangnya dengan mata masih tertutup
“Yak lepaskan tangan serta kakimu” teriak Jiyeon dengan mata masih terpejam rupanya iya belum menyadari apa yang mereka lakukan .
“Aishh berisik sekali kau . Kau tahu aku sangat lelah jadi diamlah sebentar dan biarkan aku tertidur” jawab Minho yang merasa tertanggu tidurnya
“Mwo ini bukan kamarku” sadar Jiyeon setelah mendengar jawaban dari seorang pria
“Yak! Siapa kau dan apa yang kau lakukan padaku ?” Teriak Jiyeon melihat tubuh polosnya dan memukul tubuh sang pria yang masih terpejam
“Bangun kau !” Teriak Jiyeon lagi seraya bangkit dan menyelimuti tubuhnya
“Bangun kau” teriaknya lagi dan kali ini iya melempari Minho dengam bantal yang ada disampingnya
“Aishh kau bisa diam tidak ?” Teriak Minho dan kini ikut bangkit dan duduk diatas kasur yang mereka tempati
“Yak kau lihat apa yang kau lakukan padaku ?” Ketus Jiyeon lagi
“Mwo” tanya Minho dan mengecek sesuatu dibalik selimutnya
“Arghhhttt” teriak Minho
“Yak gadis sombong apa yang kau lakukan padaku ?” Kini Minho yang bertanya pada Jiyeon
“Apa kau bilang ? Aku melakukan sesuatu padamu ? Kau tak salah eoh ?” Ucap Jiyeon seraya bangkit dari kasur yang mereka tempati
“Argghhh” teriak Jiyeon menutup matanya yang melihat tubuh naked Minho
“Yak cepat tutupi itu ?” Tunjuk Jiyeon pada sesuatu yang tak seharusnya dilihat
“Aishh kau” jawab Minho menutupi tubuhnya dengan bantal yang tak jauh darinya .
“Sekarang aku tanya apa yang kau lakukan padaku ? Kau tahu aku tak pernah melakukan ini dan sekalinya pergi ke diskotik hanya ini jika tak dipaksa oleh Kang Min Hyuk” cerosos Minho
“Apa ini yang sering kau lakukan ?” Tebak Minho lagi
“Yak jaga bicaramu . Aku memang sering pergi ke diskotik tapi aku tak serendah itu . Kau lihat itu ini juga pertama bagiku” kesal Jiyeon menunjuk sesuatu di seprai berwarna putih itu dan melangkahkan kakinya menuju kamar mandi sebelumnya memungut pakaiannya yang berserakan
AUTHOR POV End
.
.
Jiyeon POV
Aku melangkahkan kakiku menuju toilet dan memakai pakaianku dengan rapi .
“Aish apa apaan laki laki itu ? Seenaknya saja mengecapki seperti itu walau tak segamblang tapi ucapannya menjerumus kearah itu” kesalku berucap
“Apa yang harua kukatakan pada suamiku nanti jika aku sudah pernah melakukannya pada lelaki lain ? Awas kau Choi Min Ho” kesalku lagi
“Dan apa ini ? Arghhhhttt” teriakku melihat tanda merah keunguan di leherku .
“Aishh jinja jinja Choi Min Ho” teriakku meneriaki namanya
“Waeyo ?” Teriaknya yang masih kudengar
“Hari ini aku masih ada kelas bagaimana jika ada yang melihat ini semua” ucapku dan keluar toilet setelah rapi berpakaian . Kulihat Minho sudah rapi dengan pakaian yang dikenakannya semalam
“Wae ?” Tanyaku ketus padanya yang menatapku
“Kau harus bertanggung jawab” ucapnya menuntutku
“Mwo ? Aku ? Kau tak salah ucap atau kau memang bodoh eoh ? Harusnya aku yang berkata seperti itu ! Bagaimana nasib suamiku setelah kami menikah dan mengetahui aku sudah..” ucapku menggantungkan kalimatku
“Kau tinggal katakan kau pernah kecelakaan atau alasan lainnya” jawabnya meneruskan ucappanku
“Yak bisa bisanya kau berkata seperti itu. Bagaimana jika aku langsung diceraikan olehnya dan aku akan menjadi janda . Ahh aku tak mau itu terjadi” ucapku meratapi nasibku nantinya
“Kau tenang saja jika itu terjadi aku yang akan menggantikan posisi suamimu nanti. Yang kan menikahimu!” Ucapnya mendekat dan menepuk pundakmu
“Yak jangan sentuh aku. Lepaskan tanganmu dari pundakku” teriakku dan diapun tersentak
“Aku sudah berbaik hati menawarkan akan bertanggung jawab tapi balasanmu seperti itu” jawabnya santai
“Dasar lelaki bodoh” gumamku dam melenggang pergi meninggalkannya
“Gadis manis tapi sombong” ucapnya yang masih ku dengar
“Apa kau kata ?” Tanyaku menghentikan langkahku
“Anni” jawabnya santai
Jiyeon Pov End
.
.
.
“Aigo Jiyeon-ah kenapa wajahmu lesu sekali ?” Tanya Hyun Min saat mereka dukantin dan menyelesaikan mata kuliahnya yang menurut Jiyeon membosankan
“Aku hanya mengantuk saja” bohong Jiyeon karna saat iya pulang orang tuanya belum kembali meghubunginya
“Kenapa sejak tadi kau memandangi ponselmu ? Apa ada sesuatu didalamnya ?” Tanya Hyun Min
“Aku merindukan ke dua orang tuaku Hyun Min-ah. Sejak kemarin mereka tak kunjung menghubungiku” sedih Jiyeon
“Mereka bekerja demimu. Demi masa depanmu Jiyeon-ah dan masih ada aku serta bibi Jung yang masih memperhatikanmu bukan ?” Hibur Hyun Min
“Aku tak butuh semuanya jika pada akhirnya aku akan dinomor duakan oleh pekerjaan mereka” sedih Jiyeon menundukkan kepalanya
“Gomawo kau masih bersamaku” lanjut Jiyeon lagi
“Jika kau merindukan belaiaan kasih orang tua bukankah orang tuaku juga menyanyagimu seperti anaknya sendiri dan kamu bisa berkunjung kerumahku” ucap Hyun Min
“Gomawo, tapi..” Gantung Jiyeon
“Tak ada tapi tapian . Orang tuaku juga sering menanyaimu bagaimana hari ini kita beemain dan kau menginap dirumahku !” Ucao Hyun Min mengusulkan
“Hemm” jawab Jiyeon senang walau tak kulihat senyumnya
.
HyunMin POV
Sedih melihat Jiyeon seperti ini . Dia amat sangat merindukan kedua orang tuanya membuatku tak tega akan kesedihan dirinya . Aku uaulkam untuk menemui kedua orang tuaku, walau bukan orang tua aslinya tapi orang tuaku menyanyanginya seperti anaknya sendiri dan memperlakukan adil pada kami . Kini kulihat senyum di wajahnya namun tak selebar biasanya
“Aigo mana Jiyeon yang kukenal sombong dan ketus. Tidak seperti ini” ejekku berniat membuat dia marah
“Yak aku tak sombong . Perlu kau catat aku tak sombong aku hanya menikmati apa yang kupunya” ucapnya yang kini kumenemukan sosok Jiyeon yang sombong namun aku menyayanginya
“Jiyeon-ah apa ini ?” Tanyaku yang melihat sekilas tanda lehernya yanh ditutupi syal yang dikenakan
“Bukan apa apa” jawabnya ketus membenarkan letak syalnya
“Yak aku penasaran apa itu” ucapku lagi memcoba menyingkirkan syalnya itu dan apa yang kulihat
“Astaga Jiyeon-ah, apa ini ? Tanda kemerahan ?” Ucapku kaget
“Cepat ceritakan apa yang kau lakukan hingga seperti ini ?” Ucapku nyolot karna ingin tahu
“Palli jangan diam saja” ucapku terus mendesak hingga dia menarik nafasnya dan menceritakan apa yang dilakukannya bersama Minho Sunbae semalam
“Mwo ? Choi Min Ho ?” Teriaknya dan iya buru buru mendekap mulutku
“Yak kecilkan suaramu” kesalnya dan ini benar benar membuatku syock
“Lalu kalian mengeluarkannya dimana ?” Tanya pelanku
“Aku tak tahu” jawab Jiyeon lesu
“Aigo Jiyeon-ah bukankah sekarang lagi masa suburmu, kau mengatakannya kemarin . Bagaimana jika kalian mengeluarkannya didalam itu bisa membuat sel telurmu berbentuk didalam rahimmu” ucapku
“Yak kau jangan menakutiku. Aku tak mau seperti itu usiaku masih terlalu muda untuk menjadi seorang ibu” ucapnya menjadi lesu
“Ahh berdoa saja semoga tidak” ucapku memberikan keyakinan padanya agar tak terjadi seauatu padanya
“Aishh Choi Min Ho” teriaknya dan di dengar oleh seisi pemgunjung Kantin
“Yak diamlah” ucapku
HyunMin POV End
.
Minho POV
Pikiranku tak lepas dari apa yang telah kulakukan pada gadia sombong itu . Aku benar benar tak mengingatnya apa yang terjadi . Aigo .
“Argghhh” teriakku tiba tiba mengacak rambutku
“Yak MinHo-ya apa yang kau lakukan ?” Ucap Minhyuk menepuk pundakku
“Anni” jawabku
“Yak Choi Min Ho” tiba tiba terdengar suara meneriaki namaku . Ku cari asal.suara itu dan ternyata gadis itu dan segera kuhampiri dirinya
“Yak untuk apa kau meneriaki namaku” ucapki padanya
“Minho sunbae kau mengeluarkannya dimana ?” Bukannya Jiyeon menjawab malah temannya yang kuketahui kekasih sahabatku ini yang membuatku mati kutu menahan malu
“Gadis ini poloa atau apa ? Langsung menyerbu dengan pertanyaan privat dan kuyakin Jiyeon sudah menceritakannya pada gadis ini” batinku
“Mwo..mwo maksudmu apa ?” Tanyaku pura pura tak tahu
“Aigo sunbae kau harus bertanggung jawab” ucapnya lagi blak blakkan padaku walau pelan tetap saja membuatku malu dan kulihat Jiyeon menundukkan kepalanya
“Apa maksudmu chagi,  aku tak megerti memang apa yanh dilakukan Minho pada Jiyeon ?” Kini giliran Min Hyuk yang bertanya
“Kau tanya saja pada temanmu oppa . Aku tahu dia lebih paham dan mengerti” ucapnya menatap kearahku
“Apa ?” Tanyaku pada Minhyuk yang menatapku penuh tanda tanya
“Apa ada sesuatu yang terjadi pada kalian ?” Tanya Minhyuk menatapku secara bergantian kearah Jiyeon serta diriku
“Oppa hari ini aku tidak ada kelas lagi dan aku akan pulang bersama Jiyeon. Aku tunggu malam ini dirumah Jiyeon juga akan menginap dirumahku” pamitnya pada Minhyuk
“Kajja Jiyeon-ah” ucapnya menarik lengan Jiyeon dan membawanya pergi
“Sial gadis itu benar benar membocorkan semua yang tak seharusnya diketahui oleh Min Hyuk dan kau Jiyeon beraninya menceritak semuanya pada chingumu” kesalku dalam hati . Lalu apa yang harua aku lakukan pada Minhyuk yang sedari tadi menatapku ?
“Minho-ya ?” Tanyanya lagi menatapku penuh penekanan
“Yak Jiyeon-ssi” paggilku pad Jiyeon yang masih terlihat oleh mataku
“Biarkan dia pulang bersama kekasihku . Urusanmu denganku” ucapnya membuatku takut
“Arra. Akan aku ceritakan namun tidak disini” ucapku dan iya mempakkan senyum kemenangannya
MinHo POV End
.
.
.
TBC