Namitsutiti

[FF Freelance] LOYAL: Flashback one Chapter 4

4 Comments


untitled

Author : Nadia Nur Risky

Main cast :

– Jiyeon

– Minho

– Kai

Other cast:

– Chanyeol

– “Daeun-Sehun”

– “Taemin –Sulli”

– “Kristal –Baekhyun”

Loyal 4

Flashback one

Chapter 4.1.

 

FLASC BACK ON

 

Author pov

 

Seorang yeoja yang mengenakan celana pendek,  kaos oblong , sepatu kets, dan topi yang ia pakai terbalik bertuliskan XoXo berdiri di padang ilalang, yeoja itu memang cantik , ehm salah bahkan sangat cantik namun satu kekurangannya ia tomboy . Melengkapi kecantikannya yang menawan ia memegang beberapai tangkai bunga matahari nan cantik, bunga cerah berwarna senja.Tak lupa ia sunggingkan senyum istemewanya , ia sedang menunggu sahabat terbaiknya .

 

Bagi dia namja itu adalah sahabat sekaligus orang yang tepenting baginya , namja itu menduduki peringkat pertama dalam hal orang yang terpenting dihidupnya selain orang tua nya untuk berbagi kebahagiaan dengan yeoja itu. Namja tersebut baginya adalah belahan jiwanya, mereka sudah bersahabat 9 tahun lamanya. Dan ini adalah tahun terakhir mereka bersekolah di Sinwha high school. Yeoja itu memang selalu menunggu sang namja di padang ilalang ini. Tempat favorit mereka.

 

“Hem kau menunggu lama?”  ucap sang namja yang datang dan tak lupa ia membawa kamera fotografinya…..

 

“Yak siwon ahhhhhh  huh, kau telat banget tau aku sudah menunggumu satu jam lebih ….aku hamper lumutan tau!!!!”

 

“Hehehe mian” siwon hanya terkekeh kecil

 

“Ok ckckcckckck, baiklah….hem…..siapa ya yang kemaren minta aku datang on time? katanya ada hal penting yang mau dibicarakan???” Tanya si yeoja yang sedikit kesal atas keterlambatan siwon

 

“Ne aku , ayolah ini kali pertama aku telat …. Biasanya yang telat kamu kan????”

 

“Ne ne ne, ok kita impas”

 

Mereka memang sering bertengkar , namun hal itu tidak menyurutkan tali persahabatan mereka……

 

“Baiklah apa yang akan kau sampaikan????” yeoja itu bertanya

 

“Ehm,,,gimana ya ???aku bingung mau bilangnya..” ucap siwon ragu

 

5menit-10 menit-15 menit

 

“Yak siwon aku tidak mau menunggu lagi, dari tadi kamu diam saja” teriak yeoja itu frustasi…

 

“Hehehehe ne mian,,aku benar-benar bingung bagaimana menyampaikannya”

 

“Ahhhhh,, siwon cepat aku mau pulang kalau kamu tidak bicara-bicara” yeoja itu mulai melangkahkan kakinya……

 

“Ne okay dengar baik-baik” siwon berteriak menghentikan langkah yeoja itu

 

“Ya ???”

Sang yeoja mulai mendekat dan serius mendengar apa yang akan dikatakan sahabatnya ini…

 

“Ehm kau tahu akhir-akhir ini jantungku berdetak lebih keras tak beraturan,” ucap siwon cepat

 

“Ne??”

 

“Ehm saranghaeoyo…”

 

“Ne??? maksudmu????” si yeoja bertanya dan ia mulai gugup

Yeoja itu merasakan jantungnya berdetak kencang – kencang dan lebih kencang……

 

“Ehm Kim Yoona saranghaeyo yes akhirnya terucap juga…..”

 

“Ne???” yeoja ini pun melongo , jantungnya seakan berhenti berdetak, otaknya tidak bisa mencerna… apa maksud sang namja ini , secara tak sadar bunga matahari yang ia pegang terlepas dari tangannya.

 

“Ya aku menyukai Yonna” ucap Siwon dan mulai memunguti tangkai matahari yang jatuh dari tangan yeoja ini…..

 

“Dan aku mungkin akan menyatakannya malam ini, di pesta ulang tahunya…..”

 

Seakan ada pistol yang menembak jantung si yeoja, ia hanya berdehem “ehm…”

 

“Yak tae hae……..kok cuman bergumam …nih bungamumu jatuh” ucap siwon sambil menunjukkan bunga yang tadi ia pungut kedepan mata Taee hae

 

Untuk menutupi kegugupan nya Taehe  pun memukul siwon

 

Pletak …… “Yak siwon, aku tidak buta mana bungaku……”

 

“Ini huh….. kenapa harus mukul sih.

Gimana  tae hae apakah Yonna akan menerimaku ya???”

 

“Hehehehe ehm tentu sajalah Yonna menyukai mu juga pasti kamu akan diterimanya.”

 

“Jinja???”  Ucap siwon tersenyum mempesona

 

“Ne dia pernah cerita.”

 

“Jinja??”

“Yak jinja mulu…iya sudahlah aku pamit pulang dulu. Bye”

 

“Yak Tae he gimana sih…kok aku ditinggal” ucap siwon setengah berteriak

 

Tae he meninggalkan siwon segera,,,, ya tentu dia tidak kuat mendengar apa yang diucapkan siwon… Entah sejak kapan  Tae hae sangat menyukai siwon… kata – kata itu bisa membuat jantungnya berhenti berdetak…. ……Namun Siwon hanya menganggap Tae hae seorang sahabat tidak lebih…..

 

End Flashback

LOYAL 4.2

Yurra

 

 

 

 

Seorang yeoja terbangun dari mimpi buruknya…

 

“Uma- eomma eomma eomma khajima…..eomma aaaaaaaaaaaaaaa”

 

Teriak yeoja itu ya park jiyeon, dia bermimpi mengenai kenangan nya dengan eommanya .

 

“Hosh hosh mimpi ini kenapa???hiks hiks hiks hiks”

“Kenapa mimpi ini…eeomma hiks hiks………”

“Kenapa aku bermimpi eomma………….”

 

Jiyeon hanya dapat terisak lumayan keras, untung saja kamar halmoeninya ada di lantai bawah.Sehingga mungkin si halmoeni tidak akan mendengar isakan jiyeon.

 

 

Loyal, will you stay with me(forever)?

At school

 

Kai yang memang sejak awal berfikir tidak masalah kalau ia melakukan skinship dengan Jiyeonpun melakukan aksinya untuk membuly Jiyeon, Ya jujur saja Kai agak jengkel Bagaimana bisa namja yang terkenal Playboy nan tampan no 1 di Sinwa High School dilarang berdekatan dengan Yeoja? Sehingga tanpa ragu-ragu ia berusaha membuly Jiyeon dengan menyentuh kulit Jiyeon sengaja atau tidak sengaja.

 

“Yak kai apa-apaan kau ini? kenapa sih  kamu jambak –jambak rambutku terus dari tadi. Ini sudah terhitung 3 kali sejak kemarin . Ingat  perjanjiannya kamu tuh tidak boleh memegang yeoja selama 3 hari. Tapi kenapa kau menjambak-jambak rambutku…..”ucap jiyeon setengah berteriak saat didepan kelas mereka.

 

“Wae???” Jawab kai seolah – olah menantang yeoja tomboy ini.

 

“Wae???? Kau pabo atau apa kena Alzheimer? Sudah tua rupanya kamu itu.…..aku ingatkan ya aku ini yeoja kai….apa jangan – jangan kau gila karena tidak boleh melakukan skinship eo????” ucap jiyeon menahan amarahnya.

 

“I AM NOT ….jiyeon aku sudah bilang kalau kamu itu……”

 

“Wanita jadi – jadian” sahut chanyeol si manusia ikut campur

 

“Yak Park Chanyeol mau mati kau!!!! Jangan sembarangan , dan kau Khamjjong…..sambil memukul kai aku ilfeel sama kamu jangan dekat –dekat” ucap Jiyeon sambil bibirnya memprout dan matanya menatap tajam mereka berdua kai dan chanyeol seolah- olah ingin menelan mereka hidup – hidup…..

 

Benar kan seharusnya kalau yeoja akan senang jika aku melakukan skinship dengan mereka??? Apalagi jika itu inisiatif dari aku sendiri tapi Dia???? Bukannya senang tapi malah iya klo mengamuk…..batin Kai.

 

Dasar yeoja jadi-jadian…..hihiiiii tapi………..aku……………..sambung kai dalam hatinya .

 

Loyal, will you stay with me(forever)?

 

Anyeong  kita bertemu lagi,,…namaku Yura…Kim Yura….ucap seorang yeoja berusaha untuk menjabat tangan seorang namja sambil tersenyum manis …

Ya Yura sedang mencoba untuk berkenalan dengan minho .

 

Ada apa dengan murid baru itu…ne dia murid baru yang beberapa waktu tadi mengenalkan dirinya di depan kelas…..kenapa dia ???? siapa dia??? Batin Jiyeon penasaran setengah mati

 

Sementara itu mino hanya diam menatap datar dan segera beranjak pergi meninggalkan yeoja itu…Karena ini memang telah memasuki jam istirahat.

Namun yeoja itu, yurra dia masih menatap kepergian mino

Karena Jiyeon yang tidak tega akan kelakuan mino maka akhirnya JIyeon pun mau tidak mau menyapa yurra……………

“Emhm yurrassi , mino eh maksudku minho memang begitu dia kelewat cuek ,

Ehm jiyeon…park jiyeon …..panggil saja Jiyeon” ucap Jiyeon menyambut uluran tangan Yurra yang tadi disia-siakan Mino

 

“Ehmn ne…..senang berkenalan denganmu Jiyeon, Yurra Imida…..

 

Loyal, will you stay with me(forever)?

 

Yurra pov

 

“Ehm jadi namanya minho …choi minho…barusan aku mendapat info dari teman –teman baruku…ternyata mereka sangat baik…aku pikir kelas special orangnya sombong – sombong.….ternyata mereka baik hati…Aku rasa aku akan betah di sini….untuk waktu yg lama…..

 

“Ehmn yurra si mau ikut kami melihat permainan basket ???”ucapan krystal membuatku terbangun dari bayanganku….

 

“ehm ne…Eh dmn jiyeon???” ucapku karena setelah aku melihat di semua penjuru kelas hanya ada aku, Kristal dan Daeun

 

“Dia sedang bermain bersama para namja”….imbuh Daeun

 

“Oh ne baiklah aku ikut”

 

Sesampainya aku di lapangan basket aku melihat mereka sedang asyik bermain maksudku Jiyeon dan Mino serta para namja yang berasal dari kelas A . Aku kaget sekali ternyata banyak fans yang mendukung mereka….??? Wah kelas special memang  berbeda…..

 

Tapi yang paling terdengar yakni sorak sorai pendukung minji???

 

“Yesss minjiiii…”

 

“Yai minjiiii shoot…”

 

“Ehm minji??”ucapku tanpa sadar….

 

“Ne???” suzy merespon

 

“Ya minji??? Neo??siapa??”

 

“Ehm itu singkatan minho jiyeon” ucap krystal menjelaskan

 

“Ohh…..begitu…..” aku manggut-manggut mengerti

 

Yurra pov end

 

Selang beberapa saat setelah Daeun, Kristal menjelaskan apa itu minji couple, tidak disangka sebuah bola basket melayang mengenai Yurra cukup keras karena memang posisi mereka di dekat dengan ring bola basket .

 

“duak”

“Yak, Kai kau apa-apaan sih”  Sehun berteriak

Ternyata bola basket yang melayang menyapa Yurra adalah ulah dari si Khamjjong ini.

 

“Apa ? aku tidak sengaja”

Ucap kai dan mereka pun segera menghampiri korban yang tidak sengaja terjatuh pingsan akibat ulah si Kai.

 

“Kai cepat bantu aku” ucap chanyeol kewalahan berusaha membopong Yurra

 

“Ne? aku?” Kai menjawab dengan muka innocent

 

“Yak siapa lagi ini ulah mu bukan??” Ucap jiyeon berteriak

 

“Ne, tapi ingat chan – chan and Nona Jiyeon aku tidak boleh skinship dengan yeoja hohoooo”

Ucap Kai yang masih memampangkan tampang innocentnya

 

“Yak masih memikirkan perjanjian itu….. ini keadaan darurat” Ucap chanyeol

“Ne”

“Yak…kau ini”bentak Jiyeon

 

Karena Mino malas mendengar pertengkaran diantara mereka yang pasti akan berlangsung lama . Maka Mino pun membopong Yurra tanpa bantuan chanyeol. Mino memang namja yang kuat .

 

At ruang kesehatan

 

“Eugh aku dimana aduh kepalaku sakit” ucap Yurra mengeluh kesakitan dengan mata terpejam

 

“Kamu ada diruang kesehatan”

“Ehm” yurra bergumam dan mencoba membuka matanya secara perlahan

“ya miho?” kau” ucap Yurra berteriak karena kaget.

 

Minho dan Jiyeon menunggu Yurra hampir seharian. Sebenarnya Mino disuruh Jiyeon untuk menunggu Yurra bersama Jiyeon, karena JIyeon kasihan tidak ada yang mau menunggu Yurra. Berbagai alasan dilontarkan oleh teman sekelas mereka. Jiyeon saat ini sedang membeli minuman dingin karena dia haus.

 

“Ne ini aku” ucap minho datar tanpa menatap Yurra lagi-lagi Minho sedang membaca buku yang memang adalah hobinya

 

Hening beberapa saat dan karena Yurra tidak senang akan keadaan seperti ini, mau tidak mau ia pun menekan rasa takutnya untuk mencairkan suasana dengan Minho

 

“Apa kau menungguku sendirian?”

“Ehm tidak , aku tadi bersama jiyeon. Jiyeon sedang membeli minum” ucap minho menjelaskan . Karena tatapan Yurra yang tentu bingung jika Jiyeon ikut menunggu tapi batang hidung jiyeon tidak tampak.

 

“Uh ne…. ehm gomawo minho”

 

“Ne” ucap minho yang lagi –lagi datar

 

“Ehm gomawo untuk kemaren dan sekarang kamu mau menolongku. Aku sangat senang”

 

Minho hanya diam. Ya keadaan hening kembali melanda di ruang kesehatan. Dan Yurra pun bingung bagaimana caranya berdekatan dengan minho. KarenaYurra sudah merasakan benih cinta kepada minho namun Yurra belum meyakinkan dirinya apa benar dia memang suka dengan Minho.Dalam hidup Yurra yang telah dijalani 18 tahun ini belum  ada namja yang mampu mampir ke dalam perasaannya dan menarik dimata Yurra di Jepang kampung halamannya yang dulu namun setelah melihat sosok Minho Yurra merasa tertarik kepada minho.

 

Sementara itu jiyeon sedang sibuk untuk mencari pelaku pelempar bola yang tak bertanggung jawab. Ne Kai , sejak peristiwa Yurra dilarikan ke UKS Kai tidak menampakkan batang hidungnya, karena kebetulan setelah jam istirahat ternyata mata pelajaran berikutnya kosong Kai memanfaatkan hal ini untuk kabur. Kai memang orang yang tak mau repot atau lebih tepatnya tidak peduli pada urusan yang tidak penting.

 

“Kai, kai, kai, dimana kamu?” ucap Jiyeon berteriak di sepanjang koridor karena memang ini sudah menunjukkan pukul 3 sore ,siswa-siswa sudah pulang ke rumah masing – masing . Sudah hampir 1 jam jiyeon berkeliling sekolah tapi ia tidak menemukan keberadaan Kai.

 

“Huh Kai kau memang mau aku cincang”gumam jiyeon

“Hahhhhh” ucap Jiyeon kembali frustasi sambil mengacak – acak rambutnya

 

Dan sesampainya jiyeon di halaman belakang sekolah ia tak sengaja melihat Kai. Yak Kai dia di sana sedang bermain bola basket sendirian. Jiyeon iapun mempeertajam penglihatannya apakah benar itu Kai ?? sebab aneh sekali lapangan di belakang sekolah jarang atau hampir tidak pernah digunakan sebab siswa-siswa lebih senang menggunakan lapangan basket di dalam sekolah.

 

Dan tanpa ragu Jiyeon pun berlari kencang menghampiri Kai, Jiyeon tidak melihat lubang di lapangan tersebut dan karena hal itu iapun tersandung sehingga “duak” benar tabrakan antara Jiyeon dan Kai tak terhindarkan lagi. Jiyeon dan Kai jatuh tersungkur di lantai lapangan yang lumayan kotor dengan posisi Jiyeon berada diatas menimpa tubuh Kai.

Jarak wajah diantara mereka berdua sangat dekat, tatapan mata Kai dan Jiyeonpun bertemu 1 -2 -3menit dan “Auw ” suara handpone Jiyeon menyadarkan mereka. Segera Jiyeon bangkit dan mengangkat telefon itu

 

“yeoboseyo mino?”

“Jiyeon kamu dimana, Yura sudah sadar.”

“Ah ne, mian mino tadi kantin sudah tutup terpaksa aku membeli di minimarket terdekat, ehm tunggu sebentar ya aku akan kesana.”

“ Tidak usah , aku akan pulang mengantarkan Yurra.”

“Oh ne, mino” ucap Jiyeon pelan.

 

Ehm kenapa mino tidak mau menungguku, apa aku terlalu lama mencari si Khamjong, tapi biasanya kan tidak masalah. “Huh mino” dengusku pelan .

 

“Yak Park Jiyeon , apa-apaan kamu? Uh sakit” Ucap Kai berteriak sambil mengelus bokongnya karena merasa jengkel sejak tadi ia dicuekin karena ya JIyeon melamun setelah ditelpon Minho . “Harusnya kamu minta maaf karena menabrak aku tadi” lanjut Kai .

 

“Uh ne, mian.”

 

“Yak kenapa mukamu itu? Kamu marah? Harusnya aku yang marah, kamu udah nabrak aku terus tidak membantuku berdiri malah mengangkat telpon lalu melamun dan nyuekin aku. Huh” ucap kai marah mukanya sudah memerah

 

“ Yak , biasa aja dong jangan marah – marah gitu. Ini juga gara-gara kamu kok”

 

“Wae?” ucap Kai tidak terima

 

“Gara-gara kamu tadi tidak mau bertanggung jawab atas insiden pelemparan bola. Jadi aku yang susah uh” balas Jiyeon sengit sambil menunjuk kearah kepala Kai dengan jari telunjuk kanannya seolah-olah melimpahkan kesialan yang dialaminya itu karena Kai.

 

“Yak jarimu itu kenapa nunjuk-nunjuk aku” ucap Kai tidak terima disalahkan dan menyingkirkan telunjuk Jiyeon dengan tangan kanannya.

 

“Huh, baiklah sepertinya percuma bicara sama kamu, kamu manusia yang memang tidak mau bertanggung jawab.” Ucap Jiyeon sambil nyelonong pergi meninggalkan Kai

 

“Yak tunggu.” Ucap Kai tidak terima diacuhkan dan memegang tangan kanan jiyeon dengan tangannya untuk menahan

 

“Apa lagi? Aku mau pulang, sudah let me go Kai.” Jiyeon berusaha melepaskan tangannya

 

“Ampun deh kamu ini memang yeoja aneh .” ucap Kai yang masih menahan tangan Jiyeon dan kemudian menghempaskannya .Selanjutnya Kai berjalan meninggalkan Jiyeon .

 

“Uh, dasar Namja freak.” Ucap Jiyeon berteriak

 

Loyal, will you stay with me(forever)?

 

Yurra Pov

 

“Gomawo Minho, sudah mau mengantarkanku pulang” ucapku semanis mungkin. Namun aku lihat respon minho hanya datar.

Hening sejenak dan

“Ehm , apakah kau mau mampir sebentar?” ucapku setelah aku turun dari motor sportnya

 

“Maaf aku tidak bisa, selamat malam.”

 

Aku hanya mematung sebelum atau setelah motor minho pergi begitu saja meninggalkanku setelah mungacapkan salam perpisahan. Padahal aku belum sempat membalas salamnya.

 

Akupun masuk kedalam rumah. Ehm apakah appa sudah pulang?  batinku

“Appa?” ucapku berteriak saat aku menutup pintu depan.

“Ya ampun Yuraa kamu suka banget teriak – teriak, Ada apa?” ucap appa ku tenang dan sedang menikmati secangkir kopi hangat.

“Appa .”ucapku sambil memeluk appa dari belakang.

“Ada apa sayang?”

“Ehm sedang apa?”

“Ehm appa sedang mengoreksi lembar ujian anak –anak.”

“Oh , ehm kelas berapa?”

“Kamu ini tidak biasanya bertanya ada apa sih?”

“Ehm , ah appa malah balik bertanya. Sudah apa jawab saja?”

“Baiklah ,kelas 2A.”

 

“Minho dapat berapa appa?”

Eh, kenapa Minho?” ucap apa menyelidik

“Hehehe, anni appa aku mandi dulu apa .” cup sambil mencium pipi appaku. Akupun pergi meninggalkannya.

 

“Anak ini sungguh-sungguh aneh.” Ucap tuan Kim Soro.

Ya dia adalah guru yang disegani oleh anak- anak di Sinwa High School. Tuan Kim pun berkonsentrasi kembali menatap lembar ujian yang beratas namakan Minho.

 

“Minho maafkan saya.” gumamnya

 

End part 4

Advertisements

4 thoughts on “[FF Freelance] LOYAL: Flashback one Chapter 4

  1. Akhrx bs bc part 4x.. huff.. aigk yura apa2an sih.. jgn blg nti minho sk yura.. uri jiyi ottokhae? Huhuhu

    Like

  2. kenapa pak soro minta maaf eh??
    ternyata nasib eomma jiyeon dulu juga kayak gitu. gak perlulah jiyeon menghalami hal yg dulu dialamin eommanya. mendingan juga ama kai T__T

    Like

  3. Huufftt smga jiyeon bs terus bersama minhooooooo… sahabat jd cinta

    Like

  4. Wae ? Kenapa minta maaf ?
    Jangan sampe minho sama yura, andwaeeee…. Kasihan jiyeonnya.

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s