Namitsutiti

[FF Freelance] A Confuse Love Story Chapter 5

1 Comment


11158008_968134586541976_902804615_n

Author  : engga punya nama * Irma Taehyungie *

Tittle : A Confuse Love Story

Cast : – Shin Eun Soo

  • Kim Taehyung
  • Jung Cho Ri
  • Park Jimin
  • Oh Sehun
  • All member BTS

Genre :  school, romance, love

Length : Chapter

Warning : Ini FF perdana saya jadi kalau banyak typo dan engga nge-feel maapin saya mungkin saya masih hilap 😀

 

Ayoooo aku mau bilangin nih untuk part selanjutnya yang aku tag bukan Cuma yang bilang next doang, tapi yang mbangkitin semangat authornya untuk melanjutkan, intinya paling bawel udah gitu aja. So, untuk yang mau di tag coment yang paling bawel, engga usah panjang yang penting bisa membuat authornya semangat. Apaan ini -_- sekian, salam ALIEN 😀

~~~ Happy Reading ~~~

 

PART SEBELUMNYA

 

V masih saja terdiam, mungkin dia shock dinyatakan kalah dalam taruhan ini. “kenapa kau melakukan ini taehyung-ssi? Apa salahku pada mu dan teman-temanmu? Hiks. Mengapa kau tega menjadikan ku taruhan? Hiks.” Tanya ku pada V aku sudah tidak kuat menahan ini semua. Dan V masih saja terdiam. “V katakan kenapa kau tega melakukan ini!” teriakku dengan suara parau ya aku sudah menangis. “karena aku membencimu!” ucap V.

 

PART 5

Deg! V. Dia membenciku. “apa yang telah membuat kau membenciku V?” Tanya Eun Soo lemah bukan tepatnya menahan tangisnya.

 

“karena dengan rasa suka mu padaku, kau melihatku, memperhatikanku secara diam-diam, mengikutiku secara diam-diam. Aku merasa terganggu.” Ucap V dengan lantang.

 

“hiks.. baiklah V kalau itu jawabanmu. Apa yang harus aku lakukan untuk membuatmu tak membenciku hiks..?” ucapku seraya menangis.

 

“KAU ENYAHLAH DARI PANDANGANKU. DAN AKU BERHARAP KAU PERGI DARI SEKOLAH INI!!” teriak V.

 

“Baiklah V aku akan berusaha untuk enyah dari pandanganmu bahkan sekolah ini. Hiks … Hiks..” ucapku

 

Hiks, V menginginkanku pergi dari pandangannya dan sekolah ini. Baiklah jika itu mau mu V. Batinku. Aku terus berlari, ntah tujuanku kemana yang jelas aku ingin pergi dari sini. Aku tidak ingin melihat V lagi.

 

 

**di tempat V dkk**

 

Semua terpaku melihat pertengkaran V dan Eun Soo. Dan terlebih lagi pernyataan dari V yang menyatakan bahwa V membenci Eun Soo.

 

“Wooow,pertarungan yang seru ini hyung” ucap Jung Kook dengan muka yang polos. PLETAK!

 

“yak! Appo hyung” rengek jungkook kepada Rap Monster yang telah menjitak kepala Jungkook. “ kau ini bagaimana pasti Eun Soo terluka dengan pernyataan V yang terdengar frontal.” Ucap Rap Monster

 

. Tiba-tiba Jimin berseru “Aku akan menyusul Eun Soo, aku takut dia melakukan hal yang tak terduga.” Ucap Jimin dengan berlari. Semua teperanjat mendengar perkataan Jimin.

 

** Jimin & Eun Soo **

“Eun Soo-ya, berhenti lah apa yang kau lakukan. Jika kau sedih kau bisa bercerita padaku.” Ucap Jimin setengah berteriak karena Eun Soo terus saja berlari.

 

“Eun Soo-ya berhenti kau baru sembuh dari sakitmu.” Ucap Jimin dan ajaibnya mampu membuat Eun Soo memberhentikan langkahnya.

 

GREEP.

 

Jimin membalikan tubun Eun Soo dan memeluknya. “menangislah Soongie, aku tahu kau terluka.” Ucap Jimin sambil mengelus rambut Eun Soo.

 

“Wae, Minnie. Wae?”Tanya Eun Soo sambil memukuli punggung Jimin

 

. Jimin terdiam. “Wae Minnie-ah, wae kau tak mengatakan padaku tentang taruhan ini.” Ucap Eun Soo sambil menangis dan tetap memukuli Jimin.

 

“Mianhe Eun Soo-ya aku tak mengatakannya padamu, aku tak mau kau bersedih Soongie. Tapi aku salah justru kau malah bersedih. Kau bisa menyalahkanku Soongie.” Ucap Jimin menyesal.

 

Sekarang giliran Eun Soo yang terdiam. “mianhe aku tak bisa menjaga janji ku dulu untuk menjagamu. Kau boleh menghukumku apa saja asal kau tak bersedih lagi.” ucap Jimin dengan suara paraunya.

 

“Apakah Jimin menangis” itulah yang ada dibenak Eun Soo. Tiba-tiba Eun Soo melepaskan pelukannya. “Minnie-ah ujilma, jangan menangis. Aku tak menyalahkanmu, aku hanya sedikit kecewa kau menyembunyikan itu dariku Minnie-ah.” Ucap Eun Soo seraya menghapus air mata Jimin.

 

“Kau boleh menghukumku, memukulku, bahkan membunuhku, jika itu membuat mu bahagia.” Ucap Jimin seraya menarik tangan Eun Soo seolah menyuruh untuk memukulnya. *padahal kan udah dipukul yeth -_-*

 

“Minnie-ah kau satu-satunya orang yang dapatku percaya, kau mengetahui semua masalah dalam keluargaku. Lagian kita sudah saling mengenal sejak kecil bukan? Jadi aku sudah memaafkanmu Minnie-ah, aku tak mau kehilangan sahabat ku sedari kecil yang sudah aku anggap sebagai oppaku.” Ucap Eun Soo seraya tersenyum.

 

“Gumawo Soongie-ah. Sudah kajja kita ke sekolah, sebentar lagi jamnya pulang.” Ajak Jimin.

 

“Kajja!” ucap Eun Soo dengan ceria.

 

Kalian pasti bingung, kenapa mereka bisa bersahabat dari kecil. Jadi seperti ini.

 

Fleshback on

 

“Soongie-ah, dimana kau Soongie-ah. Minnie mencarimu.” Teriak Minnie.

 

 “Soongie disini Minnie-ah.” Balas gadis kecil yang dipanggil Soongie.

 

“Ah, benar ternyata Soongie ku berada di ayunan ini. Tapi mengapa bajumu rapih sekali Soongie ah?”Tanya anak kecil yang dipanggil Minnie.

 

“mianhe Minnie-ah aku akan pergi mengikuti eomma dan appa untuk kembali ke Korea. Hari ini aku akan berangkat Minnie-ah.” Ucap Soongie yang tak lain adalah Eun Soo kepada Minnie yang tak lain juga adalah Jimin.

 

 “mengapa kau tega meninggalkan Minnie di Amerika sendiri? Kau taukan Soongie-ah aku tak punya sahabat selain kau.” Ucap Jimin kecil hampir menangis.

 

 

“Ujilma, Minnie-ah, bukankah kau orang Korea juga? Jadi kita masih bisa bertemu di Korea Minnie-ah.” Ucap Eun Soo kecil.

 

“Ah, kau benar Soongie-ah, aku juga mendapat kabar bahwa tak lama aku akan kembali ke Korea jika pekerjaan appa sudah selesai.” Ucap Minnie tersenyum.

 

“kita buat janji saja Soongie, jika aku bertemu denganmu kelak aku akan menjagamu seperti kaka menjaga adeknya.” Ucap Jimin berjanji.

 

“Janji Minnie-ah?” Tanya Eun Soo. “Janji Soongie-ah.”ucap jimin seraya menunjukan jari kelingking.

 

“baiklah ku pegang janjimu Minnie-ah.” Ucap Eun Soo seraya menautkan jari kelingkingnya.

 

Fleshback off

 

Setelah menceritakan kepada sahabat kecilnya Eun Soo kembali ceria. Dan itu yang membuat Jimin berlega hati karena Eun Soo kembali ceria. “Eun Soo bagaimana jika nanti aku antar kemana pun kau mau untuk menebus rasa bersalahku?” Tanya Jimin.

 

“Mianhe Jimin-ah, aku sudah berjanji dengan Sehun oppa.” Ucap Eun Soo sambil tersenyum.

 

“waaah, kau memanggil Sehun dengan sebutan oppa, ada apakah dengan sahabat kecilku ini? Kau sudah tidak pernah bercerita apapun padaku Soongie-ah.” Ucap Jimin sambil cemberut.

 

“aku hanya menganggap Sehun sunbae sebagai oppa ku sendiri, kau tau kan oppa ku sudah tak ada?”ucap Eun Soo dengan sedih.

 

“Ah, benar. Mianhe Soongie-ah aku lupa, mianhe sudah membuatmu bersedih.” Ucap Jimin dengan panik. “ah, gwenchana Minnie-ah.”

 

Tanpa terasa sudah sampai dikelas. Ah, sepertinya semua anak dikelas sedang menatapku dengan heran. Mungkin yang ada dibenak mereka, kenapa aku selalu kembali ke kelas dengan keadaan tersenyum. Haha, memang buat apa bersedih terus toh sekarang Minnie sahabat kecilku dan sehun yang aku anggap oppaku sendiri bersedia melindungiku.

 

“Minnie-ah aku pergi dulu ne, kau jangan keluyuran, langsung pulang, aku tak ingin Park Ahujumma menelponku karena kau belum pulang seperti dahulu. Haha aku ingin tertawa saat aku mengingat hal itu Minnie-ah. Dari kecil juga kau sudah sering keluyuran sehingga membuat Park Ahjumma cemas.” Ucapku menggoda Jimin.

 

“Ah, diam kau Soongie-ah. Kau awas saja kau kalau meledekku lagi. Jika kau meledekku lagi, aku akan menghampiri rumahmu dan sudah bisa kau pastikan kau tak akan selamat Soongie.” Ancam Jimin.

 

“yak! Minnie-ah kenapa kau mengancamku EOH! Awas saja kau Minnie. Aku tak aka….” Ucapanku terpotong karena ada yang memanggilku.

 

“Eun Soo-yya.” Panggil seorang namja.

 

“Soongie-ah lihat pangeranmu sudah datang menjemputmu tapi sayang tidak memakain kuda dan tak ada pengawalnya.” Ucap Jimin dengan keras.

 

“Yaaak! PARK  JIMIN !! Awas saja kau! Eh iya, Jimin-ah kau dicari eomma, datanglah ke rumah.” Ucapku.

 

“Jinjja? Ne, sampaikan pada bibi aku akan datang nanti malam.” Teriak Jimin. “baiklah. Bye Minnie-ah.”

 

“Kajja Sehun oppa, kita mau kemana? Mianhe, sudah membuatmu menunggu gara-gara kunyuk satu itu.” Ucap Eun Soo.

 

“Gwenchana, terserah kau Eun Soo-ya. Eh, dia namjachingumu?”Tanya Sehun.

 

“MWO? Dia? Namjachinguku? Bukan! Dia hanya sebatas kunyuk yang menyebalkan. Sehun oppa, kajja kita ke sungai Han.” Ajakku. “Kajja.” Ucap Sehun seraya menarik Eun Soo menuju mobilnya.

 

** Markas V dkk **

 

“Hello kawaaan, mianhe aku terlambat.” Ucap Jimin dengan nada yang sulit dimengerti.

 

“Gwenchana hyung, kau habis darimana? Tanya V.

 

“Ah, tadi habis menghibur Eun Soo sebentar, sekarang dia sedang pergi dengan Oh Seh sunbae.” Ucap Jimin.

 

“siapa yang Tanya jika dia sedang pergi dengan Oh Seh sunbae?” tanyaV sinis.

 

“yak! Taehyung, aku Cuma bercerita saja. Kenapa kau jadi sinis? Apakah karena Eun Soo sudah mengetahui tentang taruhan ini?” Pekik J-Hope.

 

“Ani hyung. Dari mana dia bisa tau? Apakah darimu hyung? Kau kan yang sedang dekat belakangan ini.” Ucap V seolah menuduh V. *emang nuduh yeth -_-*

 

“yak! V kau tega memfitnah hyungmu yang cute ini? Ani! Aku tak memberitahunya! Mungkin saja saat Kookie bilang di UKS dia sebenarnya sudah sadar tapi pura-pura belum sadar.” Tebak Jimin.

 

“bisa jadi yang dibilang Jimin, V.” ucap Rap Monster.

 

** Sungai Han **

 

“Eun Soo, mau kah kau bercerita tentang taruhan itu?” Tanya Sehun.

“mm, baiklah oppa. Jadi, V itu benci aku, dia ingin aku enyah dari hadapan dia bahkan sekolah itu, dan dia ditantang dengan teman-temannya untuk mendapatkanku.” Ucapku.

“lalu bagaimana kau tau tentang taruhan itu?” Tanya Sehun.

“jadi kau mau mengetahuinya oppa?” Tanya ku dan hanya mendapat anggukan dari Sehun. “baiklah jadi begini ceritanya….”

 

Fleshback On

 

Aku merasa kepalaku sangatlah pusing sekali, saat aku ingin membuka mataku aku mendengar Jung Kook bertanya pada V. “V hyung apakah kau sedang menjalankan rencanamu untuk memenangkan taruhanmu kah?” “Kookie bisakah kau tidak menanyakan ini? Aku takut kalau Eun Soo mendengarnya.” Balas V. “Ah hyung pasti kau takut kalah dan kau tidak ingin membuang uangmu untuk membelikan kami kendaraan kan?” “Kookie diamlah aku tak takut kalah hanya saja..” ucap V terpotong “hanya saja apa V?”Tanya Suga. “Ah sudah lah jangan bahas ini disini.”

Jadi V mendekatiku bukan karena dia sudah mulai melihatku? Tapi karena taruhan ini? Apa-apaan ini. Kenapa mereka seperti. Apa salahku pada mereka?

 

Fleshback Off

 

“Jadi, mereka itu ..” ucapan sehun terpotong.

 

“iya, mereka menjadikanku taruhan karena V benci padaku. Woaah oppa, lihat sudah sore. Kajja kita pulang, nanti Eomma mencariku.” Ucapku.

 

“baiklah, kajja. Janji ne habis ini jangan bersedih lagi.” ucap Sehun. “Ne, oppa.”

 

 

** Markas V dkk **

 

Drrt drrrt drrrt

 

From : Eun Soo

 

Jimin-ah, siap-siaplah kau jadi kan kerumahku? Eomma sudah menunggumu. Aku sedang dalam perjalanan pulang dari Sungai Han bersama Sehun.

 

Melihat isi pesan itu membuat Jimin tersenyum. Melihat Jimin tersenyum membuat semua penasaran. “hyung? Ada apa denganmu eoh? Mengapa kau tersenyum? Apakah obatmu belum kau minum hyung?” Tanya V agak takut.

“yak V! Kau kira aku gila eoh! Aku hanya sedang senang saja.” Ucap Jimin.

“Wae hyung? Ada kabar bahagia kah?” Tanya Jung Kook.

“ani, hanya saja Eun Soo sudah mengabariku untuk pergi kerumahnya malam ini. Dan dia juga dalam perjalanan pulang dari Sunga Han bersama Oh Seh sunbae.”ucap Jimin seraya tersenyum.

“Mwo? Kau? Kerumah Eun Soo? Ada hubungan apa kau dengan Eun Soo hyung. Dan mengapa ada Oh Seh sunbae?” Tanya Jung Kook beruntun.

“yak! Golden maknae kunyuk! Aku tidak bisa menjawab sekarang. Kalau begitu Annyeong.” Ucap Jimin pamit.

** Dirumah Eun Soo**

 

“ Gumawo oppa, sudah mengantarku pulang dan menghiburku.” Ucap ku. “Sama-sama Eun Soo.” “kau tak mau mampir dulu oppa?” “Ani, ini sudah terlalu sore. Oppa pulang dulu ne? Annyeong Eun Soo” “Annyeong Oppa, hati-hati oppa.” Ucapku.

 

“Eomma, Eun Soo pulang.” Teriakku. Tapi, tak ada yang menjawab. “Eomma. Eomma dimana?”teriaku lagi. Aku terus mencari Eomma dan memasuki kamar Eomma, aku melihat Eomma sedang tertidur dikasur dengan tubuh dibalut selimut. “Eomma! Eomma kenapa?” teriakku panik. “Ngggh… Eomma tak apa Eun Soo, hanya demam sedikit.” Ucap Eomma..” Ucapku. “Eomma harus segera ke rumah sakit, sebentar aku carikan taksi.

 

Ting Tong

 

Saat aku sedang panik, ada yang memencet bel rumah. Siapa sih yang bertamu, saatnya engga pas banget. Lagi panik malah bertamu. Batinku. Saat aku buka pintu. “Annyeong Eun Soo-ya” ucap yang bertamu. “Yak! Ternyata engkau Park Jimin. Ah kebetulan, bantu aku, Eomma demam tolong bantu aku bawa Eomma kerumah sakit.” Ucapku panik. “mwo? Bibi sakit? Oke, kita bawa kerumah sakit, sekarang dimana kamar bibi?” Jimin ikut panik. “Kajja kita ke kamar Eomma.” Ucapku sambil berlari kekamar Eomma.

 

“Eomma, kajja kita kerumah sakit, sekarang ada Jimin yang membantu,” ucapku pada Eomma. “benar bi, ayo aku antar kerumah sakit. Daripada sakit bibi bertambah parah.”ucap Jimin. Sedangkan Eomma hanya bisa tersenyum.

 

** di dalam mobil **

 

“Minnie-ah, bawa mobilnya yang lumayan cepetan dikit dong, Eomma sudah pingsan. Hiks. Cepat Minnie-ah!” ucapku sambil menangis. “tenang Eun Soo-ya, ujilma, bibi pasti baik-baik saja.” Tak lama selang itu kita sampai. “Minnie-ah cepat bawa Eomma ke UGD.” Ucapku. “Iya Eun Soo. Dokter.. suster. Tolong bantu kami ada yang sakit.” Teriak Jimin. Dan akhirnya Eomma dibawa keruang UGD.

 

“Minnie-ah, Eomma. Aku takut terjadi apa-apa dengan Eomma. Hiks.” GREP. Jimin memelukku. “tenang Soongie, ujilma, bibi pasti kuat. Kita doa kan saja bibi tak apa hanya demam biasa.” Ucap Jimin menenangkanku.

 

30 menit kemudian

 

“bagaimana dok keadaan Eomma saya?” Tanya ku panik. “bisakah kalian ikut keruangan saya?” Tanya dokter. “baik dok.” Setelah menjawab pertanyaan dokter aku memandang Jimin seolah-olah mengatakan bagaimana Eomma, apakah sakitnya parah sampai harus keruangannya? Jimin tetap memelukku dan mengatakan “bibi pasti tak apa Soongie-ah.” Ucap Jimin.

 

** ruang dokter **

 

“ada apa dok dengan Eomma saya? Apakah penyakitnya parah?” tanyaku tak sabar. “Eomma anda terkena Leukemia.” Ucap dokter. “MWO?” pekik Eun Soo dan Jimin bersamaan.

 

~~ TBC ~~

 

Nah loh, Eomma nya Eun Soo kena leukemia, lengkap dah deritanya Eun Soo, kira-kira lanjutannya gimana? Mau Next apa ENDING? KRISAN sangat dibutuhkan untuk FF terbaru. Walaupun Rap Monster dkk selain Jimin dan V itu hanya menjadi pemain pendukung jadi tidak sering muncul disini hanya memfokuskan kepada Eun Soo, V, itu sudah pasti dan tentang Jimin dan Sehun itu mengalir dari otak saya. SEKIAN. SALAM ALIEN.

Advertisements

One thought on “[FF Freelance] A Confuse Love Story Chapter 5

  1. Wah.. eomma nya eun soo leukimia?
    Kasihan banget..
    Ampunn.. v frontal banget sih.. heran deh

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s