Namitsutiti

[FF Freelance] Amnésie – Vous êtes mon tout Chapter 3

1 Comment


10665729_872517092819608_848684842010541505_n

Title : Amnésie – Vous êtes mon tout
Cast : Oh sehun, Xi luhan, Byun Baekhyun, Shin Chanmi (OC), Moon Gayoung
Genre : romance, sad, angst
Rate : PG-17
Length : ( 3 of ? )

***

‘amnésie – vous êtes mon tout’

Summary : tidak pernah terfikir olehku kau akan melupakan semua kenangan yang sudah kita buat selama ini, aku sadar aku banyak berbuat kesalahan yang fatal padamu, sikapku memang sangat dingin, tapi percayalah aku tidak ingin kehilangan sosok mu. So, please comeback to me,-

Mungkin jalan ini yang memang sudah di gariskan oleh yang diatas, aku lebih baik melupakan kenangan kita selama ini, memang kenangan yang kita buat selama ini lebih banyak yang buruk dari pada yang baik, aku mencoba bersabar namun pada saat batasnya Tuhan memilihkan aku jalan yang terbaik untuk melupakanmu,-

‘amnésie – vous êtes mon tout

A/N : sebelumnya Kyung mau minta maaf karena lnjutan nih FF lama bnget, Kyung lagi UN, maklum anak SMA.. grin emotikon oh iya, sebelumnya ada yang nanyain baekkiie oppa kok gak muncul2 sih? iyah, soalnya dia itu something specialnya chanmi di masa lalu yang bakalan comeback lagi ke chanmi, but keep waiting yang sabar yah buat nunggu kedatengan sih oppa imut yang atu itu, tapi dia bakalan keluar kok, entah di part berapa.
okay.. let’s read..

‘amnésie – vous êtes mon tout’

previous chapter : BAKKK~~

Sehun mengunci tubuhku dengan kedua lengannya di dinding, tatapannya sangat tajam.

‘’wae andwaeyo ?!’’

Dia tampak marah sekali.

‘’sudahlah ohse, gayoung itu cantik. Dia lebih cantik dariku, dan dia juga tenar di sekolah ini, dia juga pintar, oleh karena itu dia pantas untukmu’’

‘’geumanhae !! jangan bilang seperti itu, aku dan gayoung tidak ada hubungan apapun’’

‘’tapi entah kenapa kalian seperti memiliki sebuah hubungan dimataku’’

Aku mencoba mendorong sehun, namun dia kembali menahan lenganku disamping kepalaku.

‘’mworago ?’’

‘’setiap orang akan terlihat cocok satu sama lain di mata orang lain ohse, mungkin kau tidak merasakannya, tapi orang lain iya, contohnya kau yang merasa kalau kalian benar-benar cocok, untuk itu rajutlah hubungan yang lebih serius dengannya. Kufikir hubungan kalian akan berjalan dengan lancar’’

‘’SHIREO !! ‘’

‘’wae shireo ?!’’

‘’karena aku hanya ingin kau yang jadi pasanganku’’

‘’SHIRREO !’’

‘’wae shireo ?’’

‘’karena aku membencimu, entah kenapa rasa benci selalu datang saat melihat wajahmu ohse, AKU SANGAT MEMBENCIMU, I HATE YO_’’

CHU~~~

///

Kriet~~ pintu wc terbuka dengan perlahan, membuatku sontak menjauhkan wajah sehun dari tubuhku dan lantas aku memegangi bibirku. SHIT! apa yang barusan namja tengil itu lakukan padaku. kutatap yeoja centil bernama gayoung yang melihat kami dengan pandangan tak percaya, memang apa masalahnya sehingga menatapku dan sehun dengan pandangan seperti itu, sebelumnya ohse mati-matian bilang padaku kalau si gayoung itu bukan siapa-siapanya, tapi ada apa dengan yeoja ini? oh baiklah, ini semakin menguatkan dugaanku kalau gayoung memang yeojachingunya ohse, kenapa sih harus disembunyikan dariku? toh lagipula aku tidak akan cemburu, tidak akan pernah!

gayoung berlari keluar wc, sedangkan sehun tidak mengindahkannya. Micheosseo?! dia menatapku sengit, sangat. tak mau kalah kuberikan tatapanku yang tak kalah sengit.

“mwohae? ppalli kejar yeojachingumu” ucapku datar sambil mendekati sehun yang masih belum bergeming.
“your a luzer ohse! why you must hide your girlfriend from me? eoh? are you have some mistake to me long time ago before i lost my memory?”

Freezze, sehun menatapku takut-takut.

“i see in your eyes, am i right?”

kembali pria berkulit pucat pasi itu tak dapat menjawab pertanyaanku. keyakinanku bertambah, sepertinya ada yang tidak beres dan harus kutanyakan pada luhan ada apa ini sebenarnya.

aku ingin keluar sebelum sehun mencegat tanganku dan membuatku menghadap kepadanya.

“jangan urusi urusanku, urus saja gayoung yeojachin-mu!!!” bentakku lalu menyentak tangannya kasar dan keluar dari wc. samar-samar kudengar sehun berteriak “BERAPA KALI SUDAH KUBILANG SHIN CHANMI, BELIEVE TO ME!!!”

kutampilkan smirkku dan berkata “never, ohse!”

SKIP

hari berlalu begitu cepat, hubungan sehun dan chanmi tak kunjung menemui titik terang, begitu sehun mengatakan yang sebenarnya chanmi selalu menyangkalnya, alasannya singkat ‘dia tidak suka sehun’

kali ini chanmi sedang berada di sebuah lapangan basket, oh tidak bukan di tengah lapangan basket, tapi lebih tepatnya di tempat para penonton biasanya menonton pertandingan basket. chanmi tanpa sengaja memperhatika gerak-gerik sehun, yah sehun memang salah satu anggota tim basket. oh lihatlah keringatnya yang mengucur deras membasahi pelipis dan seragam yang ia kenakan membuat ia tampak lebih seperti namja di mata chanmi, tanpa sengaja senyuman terukir di bibir tipis chanmi walau tak lebar. ini petama kalinya dia bisa senyum sebebas itu setelah dia sadar dari komanya. senyumannya begitu indah.

DEG

seketika pandangan mereka bertemu, tapi yang anehnya chanmi justru tak langsung membuang pandangannya, malah dia menatap sehun dengan dalam, sehun sempat terkejut ditatap seperti itu oleh chanmi, dia fikir chanmi tak mau menatapnya, akhirnya mereka berdua jadi saling tatap-menatap, sebelum sebuah objek menyebalkan menghentikan kegiatan mereka. sehun teralih dari pandangan mata chanmi.

“awuhh~” terdengar seorang yeoja tengah mengaduh kesakitan, dan tengah terperosok di ujung lapangan basket. siapa lagi dia kalau bukan si gayoung! tangannya nampak tengah membawa sebotol air mineral dan sebuah handuk kecil berwarna abu-abu, kalian pasti tahu untuk siapa itu kan? yah betul itu untuk sehun. tapi kebetulan nasib apes sedang menghampirinya, ketika dia hendak berlari kearah sehun, kaki kecilnya tersandung batu di ujung lapangan basket dan dia terjatuh.

sehun dengan terpaksa mendekati gayoung dan memeriksa keadaan gadis kecil yang centil itu.

“akh! perih sekali oppa.. hikss” manjanya pada sehun, lutunya memang berdarah tapi tidak terlalu parah.
“apa ini sakit?” terselip sedikit nada khawatir di suara sehun, dan gayoung justru memanfaatkan kesempatan itu untuk memanas-mansi chanmi yang sedang melihat adegan menjijikan baginya itu.

“ne, neomu apphoyo oppa, tolong obati aku ne”
sehun lalu meniup pelan luka di lutut gayoung dan dengan gerakan tiba-tiba sehun mengangkat gayoung ala bridal style ke UKS.

sedangkan chanmi? entahlah, dia juga tidak mengerti perasaan apa yang ada dihatinya sekarang, apa dia setuju melihat adegan itu? jawabannya tidak! lalu apakah dia cemburu? tentu TIDAK! lalu apa dia mulai menyukai sehun? jawabannya, ARE YOU KIDDING HER?

chanmi kemudian meninggalkan tempatnya, dia berniat untuk membeli makanan di cafetaria, karena memang sekarang sedang jam istirahat, chanmi merasa panas karena adegan tadi dan tiba-tiba perutnya menjadi kosong dan ia merasa lapar, alhasil dia memilih untuk ke cafetaria membeli makanan.

“ugh~ sungguh menyebalkan, aku rasanya ingin menjambak rambut yeoja centil itu tadi, apa-apaan dia? ‘awuh.. oppa, neomu apho, tolong obatin aku yah’ ish mwoya, lagaknya bagaikan bidadari yang turun dar kayangan saja, memang dia siapa? Omo! naega wae? kenapa aku mesti marah, kan mereka berdua memang sepasang kekasih, jadi apa peduliku? aish dasar, adegan tadi sungguh merusak mataku, sebaiknya pulan ini aku harus cek ke dokter mata, iyah benar” *plak*

chanmi sedari tadi menggerutu tidak jelas, sambil memakan makanan yang ia makan, dia terus saja berbicara sendiri, tak ayal murid-murid yang makan disana melihat chanmi dengan pandangan ‘apa chanmi sunbae gila ditinggal sehun?’ jika chanmi tahu, mungkin mereka bisa dicekiknya. iih~

jika dilihat chanmi yang dulu sangat berbeda dengan chanmi yang sekarang, kalau chanmi yang dulu selalu datang kesekolah dengan seragam yang selalu rapi dengan blazer yang dikancing dengan tepat dan sempurna, rok di bawah lutu dengan kaus kaki panjangnya dan sepatu karetnya yang terlihat sangat feminim, berbanding terbalik dengan dia yang sekarang, sekarang chanmi lebih suka mengenakan seragam yang mencuat kesana kemari dan mengenakan blazer yang tidak dikancingkan serta menggunakan kaus kaki batas mata kaki dengan sepatu skate putih bersihnya, kesannya sangat tomboy. dia bahkan terkejut ketika eommanya menjelaskan penampilan nya yang dulu. ‘terlalu culun’ itu menurutnya.

akhirnya mau tak mau eomma chanmi menurut saja.

okay, back to chanmi. selesai menyantap makanannya dengan lahap, chanmi melangkahkan kakinya keluar cafe *tentunya dia sudah membayar makananya terlebih dahulu* namun tanpa disadari chanmi sejak dia makan tadi ada seorang namja yang tengah memperhatikannya, hingga dia keluar cafe namja itu terus saja mengikuti chanmi yang masih menggerutu tak jelas sepanjang perjalanan.

ketika chanmi akan menyebrang untuk sampai ke gedung sekolahnya, sebuah mobil dari arah berlawanan hendak melintas, chanmi tak mengetahuinya, dan klakson mobil itu lah yang menydarkan chanmi.

“eomma~” lirih chanmi.

Zringg~~ Slassh~ sLashh~

sebuah kejadian terlintas di kepala chanmi, bagaikan kaset yang diputar kembali namun dengan kecepatan diatas rata-rata membuat chanmi tak tahu siapa yang ada di film itu. dia menatap kaku kearah mobil itu. kaki jenjangnya bergetar dengan dahsyat, matanya berkaca-kaca, kepalanya serasa dihantam batu berton-ton, sungguh menyakitkan..

Greptt~~

seseorang menarik lengan chanmi dan menuntun tubuh chanmi kedalam sebuah peluka yang asing baginya, matanya masih setia menutup rapat tak berani melihat apa yang sedang terjadi. air mata tiba-tiba saja keluar dari matanya perlahan.

“aigoo, chanmi-ah gwaencana?” tanya lee seonsang -yang mengendarai mobil itu-
“ne, sepertinya dia tidak apa-apa seonsaengnim” ucap namja yang telah menyelamatkan chanmi.
“nampaknya dia kaget, eoh? kau bukannya murid baru yang itu? ireumi?”
lee seonsang menyadari namja yang telah menolong chanmi ini adalah salah satu murid baru dikelasnya.
“ne, benar.. ceoneun byun baekhyun imnida”
“oh ya sudah, bisa tolong antarkan chanmi ke UKS, seonsang takut terjadi apa-apa padanya”
“ne, algesseumnida”

baekhyun -namja itu- membawa chanmi yang lemas ke UKS, sebelumnya dia kesulitan menemukan letak UKS mengingat dia orang baru, namun akhirnya dia menemukannya.

kebetulan di UKS ada gayoung dan sehun, baekhyun membuka pintu dengan kakinya karena dia tengah menggendong chanmi di punngunya. gadis malang itu tampak sangat lemas karena kaget tadi. keringat dingin kentara di pelipisnya.
sehun yang melihat chanmi sempat terkejut. ‘ada apa dengannya?’ batin sehun, dia sangat khawatir.

baekhyun membaringkan chanmi di kasur, dan mengambil sapu tangan miliknya kemudian mengusap keringat chanmi.

“nappeun!” igau chanmi.

“kau rupanya telah berubah dari yang dulu chanmi-ah” gumam baekhyun, namun sehun mendengarnya dengan jelas, karena penasaran, dia mendekati baekhyun dan bertanya.

“nuguseyo? aku baru melihatmu disekolah ini, murid baru?” tanya sehun to the point, tak lupa dengan watak dinginnya. kini dia menggenggam tangan chanmi dengan sangat erat, seolah tak ingin terjadi apa-apa dengan chanmi.

“byun baekhyun ieyo, kau? apa kau mengenal chanmi?” tanya baekyun sedikit tak rela melihat sehun memegang tangan chanmi erat.
sekilas sehun menyunggingkan senyuman meremehkannya kemudian dia menjawab “dia yeojachinguku, waeyo?”

baekhyun mengedipkan bola matanya tak percaya namun setelahnya dia menyunggingkan sebuah senyuman yang entah apa artinya.
“rupanya secepat itu kau melupakaku chanmi-ah” gumamnya

“Ne?”

“dia.. cinta pertamaku~”

DEG

 

 

TBC

A/N : mian chapter yang ini kependekan chingudeul, inspirasinya lagi mentok squint emotikon *boW* gamsha

Advertisements

One thought on “[FF Freelance] Amnésie – Vous êtes mon tout Chapter 3

  1. OMG… kak kok jadi gini? semakin panas aja nih cerita.. :3

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s