Namitsutiti

[FF Freelance] Amnésie – Vous êtes mon tout Chapter 1

2 Comments


10665729_872517092819608_848684842010541505_n

Title : Amnésie – Vous êtes mon tout
Cast : Oh sehun, Xi luhan, Byun Baekhyun, Shin Chanmi (OC)
Genre : romance, sad, angst
Rate : PG-17
Length : ( 1 of ? )

///
A/N : Kyung buat FF ini berdasarkan beberapa inspirasi dari FF lain, jadi kalau ada kesamaan tokoh atau alur Kyung minta maaf karena gak ada sedikitpun niat pengen copas, alurnya Kyung kembangin lagi kok. Member EXO milik SMEnt dan tuhan, OC nya author’s mine.

///

‘amnésie – vous êtes mon tout’

Summary : tidak pernah terfikir olehku kau akan melupakan semua kenangan yang sudah kita buat selama ini, aku sadar aku banyak berbuat kesalahan yang fatal padamu, sikapku memang sangat dingin, tapi percayalah aku tidak ingin kehilangan sosok mu. So, please comeback to me,-

Mungkin jalan ini yang memang sudah di gariskan oleh yang diatas, aku lebih baik melupakan kenangan kita selama ini, memang kenangan yang kita buat selama ini lebih banyak yang buruk dari pada yang baik, aku mencoba bersabar namun pada saat batasnya Tuhan memilihkan aku jalan yang terbaik untuk melupakanmu,-

‘amnésie – vous êtes mon tout’

Seorang yeoja berparas imut tengah dalam perjalanannya menuju kelas seseorang yang ia cintai, di tangannya yang ramping terdapat 1 cup buble tea rasa choco kesukaan namjachingunya. Wajahnya tampak berseri tak heran banyak orang yang iri akan aura keceriaannya yang ada setiap saat. Chanmi –yeoja itu- memang sosok yeoja yang sangat disenangi banyak orang karena sikapnya yang sangat kindly, dia selalu tersenyum dengan orang-orang yang menyapanya. Mungkin hal itulah yang menarik minat seorang oh sehun untuk memiliki shin chaemi, yap! Oh sehun yang terkenal dengan sikapnya yang dingin sedingin kulkas mampu jatuh di hadapan chaemi, yeoja polos yang tak tahu apa itu cinta. Hubungan mereka selama 2 tahun ini, membuat banyak orang iri dengan hubungan romantic mereka, sehun memang bukan tipe namja yang bisa menggoda yeojachingunya dengan gombalan-gombalan mematikan seperti milik Kim jongin teman sehun, tapi dia masih bisa membuat chanmi nyaman bersamanya.
Tapi akhir-akhir ini seperti ada yang menghalangi hubungan mereka berdua, jarak tiba-tiba saja muncul di antara 2 insan ini, entah apa itu? Chanmi sering menangis sendirian di pojok pepustakaan, dan Luhan lah yang menemaninya. Luhan adalah sunbae yang sangat dekat dengan chanmi sehingga jika ada masalah chanmi selalu menceritakannya pada luhan. Orang-orang tidak tahu kalau chanmi sedang punya masalah yang cukup berat karena dia tidak pernah menampakkan wajah suramnya yang dia tunjukkan hanyalah wajah cerianya dan orang berfikir chanmi baik-baik saja. Namun opini mereka salah! Chanmi tidak sedang baik-baik saja!

Kini dia sudah sampai didepan kelas sehun. Namun sebelum chanmi masuk, dia tidak sengaja mendengar percakapan sehun dengan teman-temannya. Chanmi tidak bermaksud menguping namun telinganya sedang ingin mendengar sesuatu.

“yak! Oh sehun kau beruntung kali ini eoh” park chanyeol si namja tiang itu berucap dengan lantang.
“yes, right, kau beruntung bisa beradu acting di drama musical untuk pertunjukkan sekolah dengan junior cantik itu” kali ini namja dengan mata panda yang chanmi ketahui bernama Tao yang menyeletuk.

“junior cantik?” gumam chanmi, ia melanjutkan acara mengupingnya.

“kau punya waktu yang banyak untuk berduaan dengan Gayoung sehun, kau punya peluang besar” goda kim jongin atau yang lebih akrab disapa kai.
Sedangkan sehun yang di goda hanya menatap teman-temannya datar, oh benar dia si namja dingin itu.
“bahkan kau akan mempunyai Kiss Scene dengannya, ugh~ so sweet” chanyeol sekali lagi berkata dengan keras.

DEG

Sehun menatap chanyeol sekilas memberikan death glarenya dan chanyeol yang mengerti hanya menunduk diam menyesal dengan perkataannya. Setelah itu pintu kelas sehun terbuka menampilkan chanmi yang tersenyum kearahnya yang tengah membawa buble tea kesukaannya, sehun tak balas tersenyum, mereka memang selalu begitu dan chanmi memahaminya. Chanmi mendekat ke bangku sehun, karena posisi sehun yang sedang duduk dan chanmi yang berdiri mengharuskan sehun untuk mendongak kea rah chanmi, chanmi masih setia menampilkan senyumnya namun tidak dengan sehun ia tetap menampilkan wajah datarnya. Ayolah oh sehun kau tidak seharusnya memperlakukan yeojachingumu seperti itu bukan? Yang benar saja!

“aku membelikanmu buble tea rasa choco kesukaanmu, kuharap kau dapat meminumnya” ucap chanmi singkat tidak seperti biasanya, sehun tahu chanmi tipe yeoja yang cerewet dan banyak bicara. Sehun tahu ada sesuatu yang menganggu chanmi, apa dia mendengar pembicaraan segerombol namja penggosip tadi? Batin sehun.

“baiklah kalau begitu aku kelas dulu, aku masih ada urusan sehun-ssi” chanmi berbalik akan pergi meninggalkan sehun yang bengong dengan tingkahnya.
‘amnésie – vous êtes mon tout’

Apa ini? Dia mau langsung pergi setelah memberikanku buble tea ini? Dan apa tadi, ‘sehun-ssi’? ini tidak bisa dibiarkan, pasti ada sesuatu yang terjadi sehingga dia begitu. Apa aku terlalu dingin kepadanya? Sebelum chanmi keluar kelas aku langsung mencegat tangannya dan membalik badannya, tubuhnya yang mungil terlalu tersentak dengan tarikanku yang cukup keras dia jatuh kedalam pelukanku. Sedetik kemudian dia langsung melepaskan pelukanku, dia sangat aneh hari ini. Oh bukan akhir-akhir ini mungkin.

“Neo- kapan kau datang chanmi-ah? Apa kau_”
“aku baru saja datang sehun” omonganku terpotong olehnya, bola matanya bergerak gelisah kesana kemari, aku tahu itu dia pasti sedang berbohong. I got you shin chanmi.

“You’re lie” ucapku menatapnya intens, dia hanya memalingkan wajahnya dariku,
“No, I’m not lie oh sehun” lihatlah bahkan dia tidak memanggilku oppa seperti biasanya.
“mianhae, aku masih ada urusan, aku pergi dulu” sebelum dia pergi aku mencegat tangannya (lagi), dia menatapku jengah, wow.. shin chanmi sudah bisa menatapku seperti ini.
“pulang nanti, tunggu aku di kelasmu” dia melepaskan genggaman tanganku di lengannya.
“tidak bisa, aku harus langsung pulang. Eomma menyuruhku untuk pulang cepat” alasan kuno yang kudengar pertama kali dari seorang shin chanmi yang tidak pernah menolak ajakanku,
“SHIN CHANMI” aku tanpa sengaja membentaknya, kulihat dia tersentak kaget dan mengerjapkan matanya berkali-kali sambil menatapku takut-takut dan langkahnya bahkan mundur satu langkah. Oh tidak yeoja kecilku ketakutan. Oh sehun neo babo-ya!!!
“chanmi ak_”

“sunbae!!!” panggilan seorang yeoja menghentikan omonganku, itu Gayoung. Moon gayoung, partnetku di drama musical nanti. Aku sejenak melihat chanmi yang tengah menunduk. Gayoung mendekat kearahku.
“eoh chanmi eonni annyeong” sapa gayoung pada chanmi, chanmi mendongak dan tersenyum. Matanya sedikit berkaca-kaca. “ne annyeong” balasnya kemudian kembali menunduk.

“sunbae kata Lee saem pulang nanti kita harus latihan dan memriksa naskah drama nya nanti” gayoung berkata dengan lembut disertai senyuman khasnya.
“mwo? Tapi aku harus_”
“naega meonjeo galke” chanmi berlari dengan cepat meninggalkan aku dan gayoung, punggung kecil itu perlahan menghilan di belokan.
“baiklah nanti aku langsung ke ruang seni” kataku dengan singkat dan gayoung kembali kekelasnya.

‘amnésie – vous êtes mon tout’

Hari hari berlalu, sehun dan gayoung terlihat semakin dekat dan keduanya akrab satu sama lain, bahkan chanmi sering melihat mereka berdua pergi kekantin. Apakah sehun sudah melupakannya dan mendapatkan penggantinya secepat itu? Apa itu karena aku terlalu kaku dan tidak bisa membuat sehun nyaman, karena itu dia meninggalkan aku perlahan-lahan? Tanya chanmi pada dirinya.

Sudah 3 hari terakhir chanmi tidak masuk sekolah, dia sakit demam, imunnya memang sangat rendah, dia bisa sakit pilek berbulan-bulan. Poor gir~ hari ini chanmi tengah duduk di bawah pohon rindang belakang sekolah, tempat kesukaannya. Mata kecinya terpejam sempurna dengan headseat di telinga kanan dan kirinya. Senyuman tersungging walau tak lebar di bibir tipisnya. Sungguh cantik.
Chanmi tersentak ketika merasa seseorang melepas sebelah headseatnya, mata kecil itu terbuka dan melihat sosok namja yang tidak asing baginya, dia bangkit dari tidurnya dan menatap namja itu.

“eoh! Luhan oppa? Wae yeogi isseo? Tidak ada kelas?” Tanya chanmi ramah pada luhan
“neoneun? Tidak ada kelas?” luhan malah balik bertanya.
“eumbh~ membolos sedikit tidak ada salahnya kan? Hehe?” chanmi menunjukkan cengiran 3 jarinya. Luhan mengusap poni pagar chanmi lembut, nyaman~

“neo apha? Kenapa tidak masuk sekolah 3 hari ini?”
“yah~ kau tahu sendiri oppa, aku ini yeoja yang mudah sakit, system imunku lemah, menyebalkan sekali” chanmi pura-pura ngambek membuat luhan terkekeh geli.
Akhirnya mereka berdua melanjutkan obrolan mereka diselingi tawa bebas mereka dan tanpa mereka sadari ada seorang namja yang memperhatikan mereka. Botol air mineral itu sampai penyok karena remasan tangan pemiliknya yang Nampak emosi.

Chanmi berjalan kecil menuju lokernya hendak mengambil sesuatu disana, tapi perasaannya tidak enak, sepnanjang jalan menuju loker dia mendengar yeoja haksaeng menyebut-nyebut namnya, sehun dan gayoung, ada apa sebenarnya?

“ya! Moon gayoung daebak, dia bisa mengambil hati sehun sunbae yang cuek itu”

“mereka serasi sekali kalau disandingkan berdua”

“aku dengar drama musical mereka nanti akan berakhir dengan adegan kiss scenenya?”

“daebak! Bagaimana dengan shin chanmi? Gadis polo situ kasihan sekali yah”

“kurasa mereka sudah putus, pasalnya aku sering melihat sehun sunbae dan gayoung berjalan berduaan”

“wuah, ini sungguh menjadi trending topic di sekolah kita”
“ya ya ya! Ada shin chanmi, sudah jangan mengumpati orang lain, tidak baik” kedua yeoja tadi mengakhiri acara gossip mereka dan menjauh dari chanmi yang menatap mereka dengan pandangan yang sulit diartikan.
Chanmi membuka lokernya dan mengambil sebuah novel yang tadinya ingin dia baca sebelum moodnya tidak berada dalam keadaan yang baik sekarang. Tes .. tes.. tes.. air mata chanmi mengalir begitu saja, dia mengeluarkan perasaannya di dalam loker kecil miliknya itu. Sebelum kemudian menghapusnya dan berniat mengunci kembali lokernya itu. Ketika dia berbalik, dia dikejutkan dengan sehun yang sudah ada di belakangnya.

“Omona! Kau mengejutkanku sehun-ssi” lagi, chanmi mengucapkan nama sehun dengan formal membuat sehun menambah tingkat emosinya, setelah tadi dia melihat chanmi berduaan dengan luhan ditaman, sekarang chanmi memanggilnya dengan panggilan yang formal.
“sehun-ssi? Apakah kita tidak ada hubungan special chanmi-ssi?” kata-kata sehun terdengar sinis, ia memang sangat marah pada chanmi sekarang. Ini membingungkan, sebenarnya yang harus marah disini siapa? Sehun atau chanmi?

“aku_” chanmi tak bisa menjawab dan hanya bisa menunduk, takut melihat kearah sehun yang baginya menjadi lebih menyeramkan.
“setelah 3 hari kau tidak masuk sekolah, aku melihatmu berduaan dengan mesra bersama luhan di belakang sekolah, dan tadi kau memanggilku seakan kau tidak mengenalku!!!”
Chanmi lelah, ia sangat lelah, kondisinya belum pulih sepenuhnya, wajah cantiknya masih sangat pucat, dan kepalanya masih terasa pening, dia belum sanggup untuk berdebat dengan sehun kali ini. Hingga dia mengumpulkan keberaniannya dan berbicara apa yang ia rasakan “bukankah itu bagus! Kau dan aku bertingkah tidak saling kenal dan rumor terbaru yang sudah menyebar luas mengatakan kau dan moon gayoung, junior tercantik itu sedang menjalin hubungan yang serius. Aku tidak tahu seserius apa hubungan itu, tapi yang pasti kalian sungguh dekat. Bahkan aku sering melihat kau pergi ke kantin berdua dengannya, tertawa bersamanya, kau bahkan jarang sekali tersenyum padaku, kau bahkan tidak pernah menunjukkan tawamu padaku setelah 2 tahun ini kita menjalin hubugan!!! Aku mencoba untuk memahami semua itu, kupikir kau dapat berubah setelah aku menjalin hubungan denganmu, tapi itu salah. Aku sudah cukup bersabar menunggu 2 tahun ini, namun sekarang yang aku tahu, bukan aku orang yang bisa mengubahmu, dan orang yang hanya bisa membuatmu tertawa, orang yang bisa mengubahmu hanyalah… hanyalah Moon gayoung, geuare gwaencana, aku tahu itu. Aku sudah tahu bagaimana akhir dari semua ini. Arraseo sehun-ah”
Sehun hanya bisa melongo mendengar apa yang dikatakan oleh chanmi, apa benar dia sejahat itu, selama 2 tahun ini. Bahkan kalau diingat-ingat chanmi selalu tersenyum kepada sehun dan sehun hanya akan membalasnya dengan senyum yang singkat.
Sehun menahan chanmi yang akan pergi.
“chanmi-ah” sehun bingung ingin berbicara apa
“wae? Arraseo sehun-ah, aku tahu apa yang kau inginkan, arro. Aku menerimanya” daebak, chanmi masih bisa tersenyum menanggapi sehun, oh terbuat dari apakah hati yeoja ini, polos sekali. Disaat orang menyakiti hatinya dia masih bisa tersenyum.
Chanmi merasa kepalanya sangat pusing, andwae! Ini sangat pusing, chanmi sudah diluar batas. Dia memagang kepalanya, merasa sensasi yang menyakitkan itu datang.
“aniya chanmi-ah kau salah, aku tidak ingin seperti itu, jebal~ “

Brukk

Chanmi tidak kuat lagi menahan tubuhnya yang semakin lama semakin lemah, akhirnya dia jatuh pingsan di pelukan sehun, sehun yang panik berusaha untuk membangunkan chanmi namun hasilnya nihil, kemudian dia berinisiatif untuk membawa chanmi ke UKS.

-UKS-

Chanmi masih menutup mata kecilnya rapat, kening putihnya mengekerut tanda kalau dia sedang menahan rasa sakit. Sehun sedari tadi terus menggenggam tangan chanmi, mata tajamnya terus memperhatikan chanmi takut terjadi sesuatu dengan gadis kecil polosnya itu, sehun tidak tahu apa saja yang sudah chanmi dengar hari ini setelah dia masuk sekolah dari sakitnya.

“eungh…” chanmi melenguh, matanya membuka sedikit demi sedikit, sehun terperanjat mendengar suara kecil chanmi, dia langsung mendekatkan dirinya ke chanmi.

“eodi apha?” Tanya sehun khawatir, tangannya masih setia menggenggam tangan chanmi, chanmi yang masih merasa marah dengan sehun, menghempaskan tangan sehun dengan sisa tenaganya.
“aku baik-baik saja, kau tidak perlu mengkhawatirkanku, bukankah beberapa waktu yang lalu kita sudah bukan siapa-siapa? Aku lelah sehun, aku ingin ke kelas” chanmi hendak bangkit dari kasur namu sehun menahannya, sehun mendekapnya dari belakang. Memeluknya dengan erat sekali, seakan tak ingin chanmi lepas darinya. Chanmi perlahan meneteskan air matanya, dia sudah tidak kuat jika harus terus-terusan begini, baik dia maupun sehun akan tersakiti, dan jalannya adalah salah satu diantara mereka harus ada yang mau mengalah dan itu adalah chanmi. She is so good girl, right?

“jangan pernah bilang diantara kita tidak ada apa-apa, hubungan kita belum selesai arraseo?” sehun membalik tubuh chanmi kerahnya menatap manik jernih itu dalam. Sebelum kembali membawa tubuh mungil itu kedalam dekapan hangatnya. Untuk sementara waktu chanmi merasa tenang, meski dia tahu sesuatu yang lain akan terjadi padanya.

Akhirnya hari dimana sehun dan gayoung akan beradu acting dalam drama musical mereka pun muncul, sehun meminta chanmi untuk menontonnya, walau berat rasanya chanmi terpaksa mengikuti permintaan sehun, bagaimanapun juga dia tidak akan pernah mau melihat sehun bersedih karenanya, itu akan menjadi beban baginya. Chanmi duduk di kursi penonton paling ujung sebelah kanan, dia duduk bersama luhan, sunbae terdekatnya. Sebelum acara mulai, banyak fans sehun yang menyorakinya, member semangat padanya, yah memang sehun adalah idolah yeoja haksaeng di sekolah ini.

“kau seharusnya berkumpul dengan fans sehun disana” ucap luhan sambil menunjuk segerombol fans sehun duduk.
“dan kau ingin aku di keroyoki oleh mereka, eoh?” chanmi memasang wajah sebalnya pada luhan, selalu begitu, luhan selalu bisa membuatnya sebal namun akhirnya luhanlah yang kembali membujuk chanmi agar tidak marah padanya.
“aniya, bukan begitu maksudnya, apa tidak sebaiknya kau juga meneriaki sehun, supaya dia senang di atas sana?” Tanya luhan lagi, kali ini chanmi tersenyum miris, luhan tahu ada sesuatu yang terjadi. Tidak biasanya chanmi tersenyum seperti itu dia biasanya tersenyum dengan lepas.
“aku yakin, ada seseorang yang lebih baik darinya telah menyemangatinya diatas sana, aku yakin itu.” Chanmi memfokuskan pandangannya ketika para pemain drama musical memasuki area panggung.

Acara berjalan cukup panjang, adegan-adegan yang sehun dan gayoung perankan sangatlah membuat keduanya terlihat cocok. Chanmi tidak bisa membedakan apakah itu hanya acting atau sungguhan. Dan chanmi harus merasa sesak tat kala melihat acara itu sudah di penghujung dan adegan yang membuat chanmi merasa dia bukan siapa-siapa sehun lagi terjadi. Chanmi dan sehun selama berpacaran 2 tahun belum pernah melakukan itu dan sekarang sehun dengan mudahnya memberikan bibirnya kepada gayoung.

Skip

Malamnya sehun mengajak chanmi untuk bertemu di taman yang sring mereka berdua datangi. Chanmi lagi-lagi menurut saja, mungkin dia juga ingin mengatakan sesuatu yang sudah lama dia pendam. Chanmi bersiap dengan mengenakan celana jeans panjang berwarna sapphire blue nya dan hodie kelinci dengan kaos putih polos sebagai dalamannya, tak lupa sepatu sket putih membuat penampilannya sempurna, dengan mengoles sedikit make up, akhirnya dia siap dan segera menuju ke taman.

‘amnésie – vous êtes mon tout’

Sepi, itulah nuansa yang kudapatkan ketika aku sudah berada di taman ini, aku dan sehun memang sering datang ke taman ini, taman ini adalah tempat favorit kami berdua, disaat kami ingin membolos kesinilah tempat kami berlari. Kalau mengingat masa-masa lama memang sangat lucu dan menyenangkan. Aku tidak tahu apakah in semua akan terulang kembali atau tidak.
Kutelusuri jalan di taman ini sambil mencari sosok sehun, namun sudah 20 menit aku berjalan kesana kemari sehun belum juga kutemukan, apakah dia membatalkan pertemuan ini? Mungkin dia lupa mengabariku, aniya aniya.. sehun bukan tipe namja yan pelupa, dia namja yang teliti. Tapi sudah jam segini kok dia belum datang juga? Okay aku tunggu 20 menit lagi, kalau dia belum juga datang sebaiknya aku pulang, ih~ serem, disini gelap sekali.

20 menit sudah aku lewati, dan tanda sehun akan datang tidak ada sama sekali, geurae chanmi kajja let’s go to the home. Namun ketika aku akan melangkah keluar dari taman ini aku melihat sepasang kekasih tengah berbicara dengan serius, eoh.. jamkkan bukankah itu moon gayoung? Sedang apa dia malam-malam disini? Dan siapa namja itu? Aku tidak tahu siapa, karena posisinya yang tengah membelakangiku. Aku ingin pergi, tapi rasa penasaran membuatku tetap berada pada tempatku. What?? Aku sontak kaget karena gayoung mencium namja itu tepat di bibir. Oh my good, aku tidak harus menyaksikan ini. Ada yang aneh ketika namja itu mendorong gayoung dengan kasar dan membalik tubunya.

Deg
Deg
Deg

Udara disekitarku perlahan menipis, aku tiba-tiba tidak tahu bagaimana caranya bernafas, saat yang ku ketahui namja itu adalah SEHUN!!!
Jadi ini alasannya tidak datang menemuiku, padahal dia sendiri yang memintaku untuk menemuinya, dan yang terjadi dia malah berduaan dengan gayoung, dan apa tadi? Kisseu? Hah.. naega micheonabwa.

Aku menutup mulutku dengan telapak tanganku, rapat dan meundurkan tubuhku.
Krak!

Karena tidak hati-hati aku tersandung batu besar dan terjatuh, sontak itu menjadi perhatian bagi sehun dan gayoung. Mata sehun membulat melihatku yang tengah mengaduh kesakitan. Aku yang tahu sehun berlari kearahku langsung berdiri dan mencoba berlari. Cukup sehun, apalagi yang ingin kau bicarakan? Aku sungguh lelah denganmu. Untuk apa lagi kau mengejarku. Aku lari sekuat tenaga, menahan rasa ngilu di kakiku akibat terjatuh tadi.

“chanmi-ah, tunggu!!” samar-samar aku mendengar sehun, dia masih mengejarku, kupercepat langkah kakiku.
“chanmi-ah kajima, jebal” sehun juga terlihat mempercepat langkah kakinya.

Aku sampai di penyebrangan, namun gawatnya lampu untuk penyebrang sebentar lagi akan berubah, eottokhae? Aku tidak punya pilihan. Dengan segenap kebaranian, aku menerobos trotoar itu, saat sedikit lagi aku sampai diujung jalan sebuah truk melindas dengan kecepatan tinggin kerahku. Lampu truk itu bersinat terang, sebelum akhirnya…

CIIT~PRANG~~ BRUAGH~~ BRUK~~

“CHANMI-AH!!!!!!!!!!!!!!!!!!!”

‘amnésie – vous êtes mon tout’

Tubuh chanmi terpelanting keatas truk dan kembali terjatuh berguling-guling di atas aspal, kepalanya mengeluarkan darah segar yang sangat banyak, dia sudah tidak sadarkan diri lagi, jarinya melemas dan tubuhnya dingin, sehun menghampiri chanmi yang sudah tidak berdaya. Sehun melihat mata chanmi mengeluarkan air mata. Hoddie kelincinya kini sudah bercampur dengan darahnya, wajah polos itu kini terpejam rapat membawa kesedihan mendalam baginya. Sehun membawa tubuh chanmi kepangkuannya.

‘’chanmi-ah ireona yo jebal, mianhae, maafkan aku karena sudah membuatmu kecewa chanmi-ah, saranghae, kumohon buka matamu sekarang’’

Sehun terus menangis melihat malaikat kecilnya yang tak berdaya tidak merespon setiap kata yang sehun keluarkan.

그리고 결국, 내가주고있는 사람이야. 나는 당신의 인생에서 이동 한 후, 이전보다 더 나은 삶을 위해 제발 당신이 행복만큼 괜찮아요.
당신은 당신이 먹는 모든 단계를 안내, 세훈, 나는 찬미는, 항상 당신의 작은 마음에있을 것입니다 알고 있어야합니다. 내가 어디 가서 여전히 당신의 마음에 머물하지 않기 때문에 따라서, 슬퍼하지 않습니다.
나는, 세훈을 당신을 사랑합니다. heart emotikon

geuligo gyeolgug , naega jugo issneun salam-iya . naneun dangsin-ui insaeng eseo idong han hu , ijeon boda deo na-eun salm-eul wihae jebal dangsin-i haengbog mankeum gwaenchanh-ayo .
dangsin-eun dangsin-i meogneun modeun dangye leul annae , sehun , naneun chanmi neun , hangsang dangsin-ui jag-eun ma-eum eiss-eul geos-ibnida algo iss-eoyahabnida. naega eodi gaseo yeojeonhi dangsin-ui ma-eum e meomul haji anhgi ttaemun-e ttalaseo , seulpeohaji anhseubnida.
naneun , sehun eul dangsin-eul salanghabnida. heart emotikon

and in the end, I’m the one who has to give. it’s okay as long as you are happy, please after I go from your life you have to live better than the previous one.
you should know Sehun, I Chanmi, will always be in your little heart, guiding every step that you take. therefore, do not be sad because I do not go anywhere and still stay in your heart.
I love you, Sehun. heart emotikon

dan pada akhirnya, akulah yang harus mengalah. tidak apa-apa selama kau merasa bahagia, kumohon setelah aku pergi dari kehidupanmu kau harus hidup lebih baik dari yang sebelumnya.
kau harus tahu sehun, aku chanmi, akan selalu berada di hati kecilmu, menuntun setiap langkah yang kau ambil. oleh karena itu jangan bersedih karena aku tidak pergi kemanapun dan tetap tinggal dihatimu.
aku mencintaimu, sehun. heart emotikon

END

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.

No~~~ I’m just kidding.. hehehe TBC

A/N => I’ll wait your like+comments guys. Kalo kalian masih pengen nih FF lanjut L+C yg banyak, okay? Annyeong~~~ ^-^

Advertisements

2 thoughts on “[FF Freelance] Amnésie – Vous êtes mon tout Chapter 1

  1. ” ini sedih banget kak.. T T . sehun kok jahat sih.. ”
    yah.. cuman ini komen yang aku beri kak.. bahasanya cukup bagus kok. tapi aku merasa bingung dengan hangul yang diatas??’-‘? . yah.. nggak papalah aku tetep auka ceritanya sih. oke kak… keep writhing… ^.^

    Like

  2. ” ini sedih banget kak.. T T . sehun kok jahat sih.. ”
    yah.. cuman ini komen yang aku beri kak.. bahasanya cukup bagus kok. tapi aku merasa bingung dengan hangul yang diatas??’-‘? . yah.. nggak papalah aku tetep auka ceritanya sih. oke kak… keep writhing… >.<

    Demikian komentar yang saya berikan, apabila ada salah kata mohon dimaafkan. sekian dan sampai jumpa… ^.^

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s