Namitsutiti

[FF Freelance] A Confuse Love Story Chapter 2

Leave a comment


11158008_968134586541976_902804615_n

Author  : engga punya nama * Irma Taehyungie *

Tittle : A Confuse Love Story

Cast : – Shin Eun Soo

  • Kim Taehyung
  • Jung Cho Ri
  • Park Jimin
  • Oh Sehun
  • All member BTS

Genre :  school, romance, love

Length : Chapter

Warning : Ini FF perdana saya jadi kalau banyak typo dan engga nge-feel maapin saya mungkin saya masih hilap 😀

~~~ Happy Reading ~~~

 

PART SEBELUMNYA

 

“ah, iya. Kalau begitu terima kasih Taehyung-ssi, dan hati-hatilah dijalan.” Jawabku lumayan kikuk.

 

“Aaah, sama-sama Eun Soo.” “Kalau begitu sampai jumpa taehyung-ssi, aku masuk dulu ne?” “Ah, tunggu Eun Soo” “Ada ap…”

 

CUP.

 

PART 2

 

Aku membulatkan mata, apa yang barusan V lakukan? V mencium pipiku? Aah pasti mukaku sudah memerah sekali, aish. “mianhe aku sudah mencium pipimu dengan lancang.” Sesal V

 

“a-aah. N-nne, gwen-chana.”ucapku terbata-bata. “Kalau begitu aku pamit. Annyeong !” Pamit V segera pergi.

 

“Dasar V! Ada apa denganmu eoh! Kenapa hari ini dia aneh sekali, mau menungguku di perpustakaan dan mengantarku pulang. Apa jangan-jangan!!AAH tidak, itu tidak mungkin,V itu cuek sekali, bahkan dia tipe orang tidak bisa jatuh cinta. Paling juga besok tidak akan  seperti itu.”Dumel Eun Soo dalam hati.

 

Tiba-tiba “KIM EUN SOO !!!! Kenapa kau malah melamun eoh! Apakah kau seperti itu  karena namja yang tadi mengantarmu eoh!” teriak eomma.

“Aah, eomma, kenapa kau berteriak, membuatku kaget saja.” Ucapku.

 

“Suruh siapa kau melamun heh? Apa karena namja tadi yang mengantarmu yaa?” goda eomma.

 

“Eomma apa-apaan, namja tadi hanya temanku”elakku

 

“Jinnja? Kenapa bila teman dia mencium pipimu?” Tanya Eomma masih saja menggoda.

 

“aish eomma melihatnya? Sungguh aku dan dia hanya berteman eomma.” Ucapku susah payah mengelak.

 

“aish baiklah putriku, mari masuk sudah eomma buatkan masakan kesukaanmu.” Ajak eomma

 

“Eomma aku keatas ganti baju dulu baru setelah itu aku akan makan, dan eomma temani aku makan ne?” Ucapku pada Eomma.

 

“Nde putri eomma” yaa itulah kedekatanku dengan eommaku.

 

“Eomma, mari kita makan.” Teriaku sembari menuruni tangga.

 

“Nde, putri Eomma” Aku dan Eomma duduk berdua, apakah kalian bertanya kemana appaku? Appaku bekerja, dia akan pulang larut saat aku sudah tertidur.

“Nak, kenapa kau hanya mengaduk makananmu? Apakah kau sakit?” cemas Eomma, aku tersadar bahwa aku sedang melamun.

 

“Ani Eomma, aku tidak sakit.” Balasku seraya tersenyum.

 

“Apakah kau memikirkan tingkah namja yang baru mengantarmu?” Tanya Eomma menggodaku.

 

“Eomma bicara apa? Mana mungkin aku memikirkan namja tadi, dia hanya temanku eomma kenapa juga aku memikirkannya.” Elakku.

 

“Anakku, kau tak usah berbohong pada eomma, eomma juga pernah muda, sayang. Jadi ceritalah pada eomma.” Dan terpaksa aku menceritakan kepada eomma semuanya.

 

“waaah, sepertinya Taehyung itu sudah menyukaimu, chagi.” Ucap Eomma bersemangat setelah mendengar ceritaku.

 

“ah mana mungkin eomma, dia itu tidak mudah jatuh cinta.” Jawabku tak percaya.

 

“apa yang didunia ini tidak mungkin? Tak ada jika kau sudah berusaha dan sudah ditakdirkan yang kuasa. Mengapa anak eomma jadi mudah menyerah seperti ini?” nasihat eomma.

 

“Jadi eomma aku harus bagaimana? Jujur aku sudah lelah bila harus merasakan jatuh cinta diam-diam.” Ucapku dengan nada putus asa.

 

“Kejarlah dia selagi kau bisa. Bila di dalam hatimu meminta berhenti, maka berhentilah. Jangan kau gunakan logika mu untuk hal cinta, cinta tidak bisa dilogika, bisanya hanya dengan mendengarkan kata hatimu sendiri, ara?” nasihat eomma lagi.

 

“Arraso Eomma. Eomma aku kekamar dulu ya, aku ngantuk. Bye eomma.” Cup. Aku mencium pipi eomma.

 

“Baiklah, selamat beristirahat chagi. Jangan lupa kau memimpikan Taehyung ne?” goda eomma

 

“Yaaak! Eomma apaan? Aku tak akan memimpikannya.” Balasku seraya beranjak dari tempat makan.

 

Percepat **malam hari**

 

Seperti biasa jika malam hari aku akan belajar untuk esok hari, tapi tiba-tiba drrt drrrt drrrt handphoneku bergetar tanda ada pesan masuk saat ku buka

 

From : xxxx

Malam cantik

 

Siapakah yang mengirimnya? Sok dekat sekali denganku. Apakah itu V? Ah itu tak mungkin, akhirnya aku pun membalas pesan itu.

 

To : xxxx

Nugu?

 

From : xxxx

Kim Taehyung ( V ) cakep 😉

 

Apa-apaan ini? Percaya diri sekali dia, dia tidak cakep dia manis -_-.

 

 

To : xxxx

Yaaak! Kim Taehyung kenapa kau PD sekali, kau itu tidak tampan eoh !

 

Aaahhh, mianhe Taehyung-ssi aku berbohong sebenarnya kau sangat tampan. Saat aku sedang melamun *ngelamun mulu dah* tiba tiba ponselku berbunyi

 

Sarangeul algien neomu eoryeosseonna bwayo geuttaeneun

Need you! Jeongmal geuttaeneun mollatjyo

Need you! Yeongwonhal julman aratjyo

Gyeote inneun geudae sojunghan juldo moreugo

Maeil tujeongman burin geot gatayo my love

 

Lagu dari girl band kesukaanku mengalun dengan indah menandakan bahwa ada telepon masuk. Segera aku ambil handphoneku yang tergeletak di atas kasur. Dan ku baca siapa yang menelepon. Mwo? Namja ini kenapa menelpon? Sudah lah akhirnya aku angkat.

“yeobseo?”

“ne, Eun Soo-ya, kenapa kau berbohong eoh”

“yaaak! Taehyung-ssi kenapa kau malam-malam menelepon langsung marah marah apa salah ku eoh!”

“kenapa kau berbohong? Kenapa kau tidak mengatakan aku tampan?”

“Ternyata permasalahannya ini.” Gumamku

“yaaaak! Eun Soo kau hobi sekali melamun eoh!” teriak V sangat keras sehingga aku tersadar.

“yaaak! Taehyung-ssi, kenapa kau hobi berteriak? Aku tidak berbohong, buat apa aku berbohong bahwa kau memang tak tampan. Sudah ne ini sudah malam, aku tutup.!”

 

Piiip

 

Bingo! V menelepon saat hampir tengah malam. Setelah aku memutuskan
sambungan telepon dari V akhirnya aku memutuskan untuk tidur karena ini sudah hampir sangat larut.

 

**paginya**

 

Tok Took Took

 

“Eun Soo-ya, kau belum bangun? Ini sudah jam 6 chagi, bangunlah kau akan terlambat nanti.” Eomma membangunkanku.

 

“Nggggghhh ne eomma eun akan bangun. Ini masih jam 5 eomma. Lagian aku masih ngantuk.” Balasku

 

“INI SUDAH JAM 6 PARK EUN SOO” teriak eomma. Karena teriakan eomma aku sudah sadar 100% dan langsung melihat kearah jam meja ku ternyata sudah menunjukan pukul 6. “yaaaaaaaaaaak! Eomma aku terlambat!” teriakku.

 

20 menit kemudian

 

“Yaaa! Eomma, Eun Soo berangkat dulu yaa, Annyeong” teriakku

 

“Apakah kau tak mau makan dulu Eun Soo?” Tanya Eomma.

 

“Aniya, Eomma, aku sudah terlambat.” Balasku terburu-buru.

 

“baiklah kalau begitu, hati-hati dijalan.” Pesan Eomma

“nde Eomma.” Jawabku

 

Arrrgh, kenapa tidak ada bus atau taksi sih? Kenapa harus sepi? Ini sudah siang bukan? Kenapa jarang sekali kendaraan? Dumelku dalam hati. Saat sedang menunggu kendaraan tiba-tiba

 

Tiin Tiiin

 

Ada sebuah mobil yang berhenti tepat di depanku.

“Eun Soo kajja kau ikut aku, hari ini jarang kendaraan karena sedang ada protes.” Ajak namja yang menyetir mobil tadi.

 

 

~~ Bersambung ~~

 

Siapakah namja yang menawari Eun Soo tumpangan? Apakah itu V? atau siapa? Kita lihat di part selanjutnya.

 

 

Ayoooo aku mau bilangin nih untuk part selanjutnya yang aku tag bukan Cuma yang bilang next doang, tapi yang mbangkitin semangat authornya untuk melanjutkan, intinya paling bawel udah gitu aja. So, untuk yang mau di tag coment yang paling bawel, engga usah panjang yang penting bisa membuat authornya semangat. Apaan ini -_- sekian, salam ALIEN 😀

Advertisements

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s