Namitsutiti

[FF Freelance] Growing Pains

10 Comments


Title : Growing Pains
Author : Park Hyun Min
Main Cast : Lee Donghae, Park Jiyeon, Lee Hyukjae
Type : Ficlet, Songfict
Genre : Sad Romance

Anyeong setelah lama tak post aku post dan membawa Oneshot yang terinspirasi dari lagu EunHae Growing Pains moga bisa terhibur ya .. abaikan typo
Maaf jika tidak sesuai dan aneh 🙂

image

Happy Reading ..
.
.
.

“Bantulah aku untuk menghapus namanya diotakku dan hatiku !” Ucap pria itu pada seorang seorang psikiater
“Wae ? Kenapa kau ingin menghapusnya ? Bukankah kau sangat mencintai gadis itu ?” Psikiater itu terheran setiap kali dirinya meminta untuk melupakan wanita itu pria itu selalu menolak dan mengatakan aku sangat mncintainya  tapi sekarang dia datang dan megatakan ingin menghapus gadis yang selama ini dicintainya..
.
.
Flasback
“Oppa aku datang” teriak seorang gadis cantik dari pintu apartemen menghampiri pria yang duduk diruang televisi terlihat sekali wajah tidak bersahabat dari pria itu. Matanya memancarkan kemarahan.
“Oppa, Donghae oppa” panggil gadis itu berhatihati pada pria yang bernama Lee Donghae itu
“Oppa gwencahana ?” Tanya gadis itu yang kini sudah duduk disamping Donghae . Donghae menoleh kearah Jiyeon menatap lekat penuh emosi pada Jiyeon membuat Jiyeon takut
“Jelaskan apa maksud semua ini ?” Donghae memberikan sebuah foto suara Donghae tertahan penuh penekanan namun syarat akan kemamarahan
“Apa maksud foto itu Park Jiyeon ? Apa ?” Satu hentakan kemarahan Donghae berhasil membuat Jiyeon semakin ketakutan dibuatnya
“Oppa ini tidak seperti apa yang oppa lihat, ini semua hanya kekeliruan . Bukan seperti itu kejadiannya” Jiyeon berusaha menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi dengan air mata yang sudah menetes dipipinya
“Kau berselingkuh dibelakangku selama ini ? Apa masih kurang rasa cinta dan pengorbananku selama ini untukmu Park Jiyeon ? Apa pria itu lebih tampan dan lebih kaya dariku ?” Donghae semakin hilang kendali akan kecemburuannya hanya karna sebuah foto bukan bearti itu semua benar bukan
“Bagaimana kau bisa mengatakan jika aku berselingkuh dengannya oppa ?” Teriak gadis itu pada lelaki yang kini berdiri dihadapannya
“Hanya karna sebuah foto ini bisa saja hasil rekayasa yang tak menyukai hubungan kita oppa, percayalah” Jiyeon berusaha meraih tangan Donghae namun ditepisnya
“Rekayasa ? Orang bodoh mana yang mengatakan itu rekayasa ? Kau terlihat sangat terlelap tertidur diatas ranjang yang sama dengan pria itu !” Donghae tetap kekeh apa yang dilihatnya adalah pengkhianatan terhadap dirinya
“Oppa, aku tidak tahu apa siapa yang menyebar fitnah seperti itu tapi percayalah ini semua rekayasa. Oppa aku mohon” Jiyeon terus berusaha menjelaskan namun hanya senyuman sinis yang diberikan Donghae
“Apa pria itu membayarmu untuk kau tidur dengannya ? Berapa yang dikasih pria itu membayarmu ahh ? Berapa ? Aku bisa kasih lebih dari yang pria itu kasih dan aku jamin aku bisa lebih hebat bermain diatas ranjang dari pria itu” ucapnya sinis dan berhasil menohok hati Jiyeon
PLAKK satu tamparan berhasil Jiyeon layangkan pada Donghae. Sungguh kata katanya yang tak pantas iya katakan bagaikan belati yang menusuk jantungnya, bagaimana bisa pria yang selama ini menjalin kasih padanya mengatakan hal serendah itu pada dirinya. Hanya dengan selembar foto yang dirinya yakin itu bukan dirinya hanya kerjaan orang yang tak suka dengan hubungan mereka membuat kata kotor itu terucap dari bibir pria yang amat dicintainya itu .
“Kau menamparku ?” Ucapnya penuh penekanan
“Kau memang pantas mendapatkan itu Tuan Lee Donghae. Dan aku masih punya harga diri untuk melakukan itu semua. Aku masih mempunyai etika untuk tidak melakukan itu. Kata kata anda tak pantas mengucap kata kata itu, saya kira anda lebih mengenal saya dari pada lainnya tapi ternyata saya salah dan saya menyesal mengenal anda” ucap Jiyeon penuh dengan kesakitan dihatinya membuat Donghae terdiam
“Dan yang membuat saya lebih menyesal adalah jatuh cinta padamu” Lanjut Jiyeon membuat Donghae tersentak kaget
“Jiyeon, maafkan aku aku tak bermaksud mengatakan seperti itu padamu” Donghae sungguh menyesal telah mengatakan kata kata terkutuk itu
“Maafkan aku Jiyeon. Aku terlalu cemburu dan benar apa yang kau katakan harusnya aku lebih mempercayaimu dari pada foto itu yang belum terbukti benar” Donghae sungguh menyesali perkataannya
“Terlambat oppa, lebih baik kita jalan sendiri sendiri dan fikirkan wanita yang cocok bersanding denganmu” Jiyeon menyeka air matanya yang masih tertahan namun akhirnya runtuh juga dan pergi meninggalkan Donghae
“Jiyeon, Park Jiyeon maafkan aku. Park Jiyeon” Donghae terus berteriak memanggil nama Jiyeon namum tak dihiraukan Jiyeon hatinya terlalu sakit jika mengingat perkataan kekasihnya tadi ralat mantan kekasih setelah penghinaan itubterucap dari bibir manisnya .
.
.
.
1 tahun berlalu begitu saja semenjak pertengkaran itu Jiyeon menghilang entah kemana. Pekerjaan Donghae menjadi hancur kerap kali iya menghabiskan sisa malamnua di club bermain pada wanita wanita penghibur itu untuk menghilangkan sejenak rasa sakit hati dihatinya. Iya menyesal sangat menyesal ternyata benar foto itu adalah hasil rekayasa teman satu fakultas Jiyeon yang tak menyukai Jiyeon diangkat jadi asisten Dosen dan itu semakin membuat Donghae hilang arah bahkan iya sudah menyuruh orang kepercayaannya untuk mencari Jiyeon namun hasilnya nihil tak ada jejak Jiyeon sedikitpun .
“Sebenarnya kau dimana sayang ? Aku sangat merindukanmu dan aku menyesal akan hal itu sangat menyesal . Kembalilah sayang kembalilah aku mencintaimu” ucapnya .
.
.
Jiyeon melangkahkan kakinya keatap gedung untuk menemui seseorang yang sudah 6bulan ini menjalin kasih dengannya . Dugaannya salah bila iya menjalin kasih dengan pria lain bisa melupakan Donghae begitu saja namun semua salah hatinya masih sangat mencintai Donghae teramat sangat . Terlihat pria yang selama ini menjalin kasih dengannya tersenyum kearahnya iya pun harus membalas senyuman itu. Jiyeon yakini ini pertemuan terakhirnya pada pria itu dan iya tak mau memberikan harapan lebih lagi pada orang itu
“Oppa maafkan aku, aku tak bisa” tanpa berbasa basi Jiyeon menyerahkan cincin pemberian pria itu
“Maaf kan aku oppa, kau terlalu baik dan aku tak ingin memberikan harapan palsu itu terus padamu. Selamat tinggal HyukJae oppa aku menyayangimu” lanjut Jiyeon lalu meninggalkan pria itu tanpa pria itu berkata sesuatu
Eunhyuk diam seribu kata tanpa harus berkata apapun
“Akhirnya dia memilih untuk tetap meninggalkanku” ucapnya lirih.
.
.
Donghae kini mendapatkan alamat tempat tinggal Jiyeon setelah sekian lama Donghae mencari Jiyeon. Tanpa menunggu Donghae langsung menuju alamat yang iya dapatkan dan benar saja tak lama iya memberhentikan mobilnya terlihat Jiyeon berjalan seorang diri tanpa menunggu diri Donghae turun dan menghampiri Jiyeon
“Jiyeon” panggil Donghae dan berhasil membuat Jiyeon terdiam setetes air mata turun akibat rindu yang tertahan
“Jiyeon” dengan sekali gerak Donghae meraih tubuh Jiyeon memeluknya dengan erat menyalurkan rasa rindu yang mendalam antara keduanya
“Aku sangat merindukanmu sangat merindukanmu.. aku mencarimu selama setahun ini dan itu hampir membuatku mati karna tak menemukanmu. Kumohon jangan pergi darikiku lagi aku sangat mencintaimu teramat sangat mencintaimu” Donghe terus berbicara menyalurkan semua beban yang iya simpan di hatinya
“Maafkan aku dan kmbalilah padaku aku sangat mencintaimu dan tak akan membuatmu sedih ataupun sakit hati lagi.  Percayalah aku sangat mencintaimu” lanjutnya
“Ne oppa.. aku merindukanmu dan akupun sangat mencintaimu. Mulailah semua dari awal dan lupakan yang telah terjadi dimasa lalu” ucap Jiyeon
“Saranghae” ucap Donghae
“Nado saranghae” balas Jiyeon .
.
“Akhirnya aku benar benar tak bisa memilikimu. Hatimu sudah ada yang memilikinya dan bukan akulah orangnya” ucapnya lirih . Yah Lee Hyuk Jae berdiri dari kejauhan dan membuang subucket bunga yang iya beli untuk gadia yang selama ini menarik hatinya dan dicintainya .
Flasback Off

“Dia benar benar sudah bahagiah bersama pria yang dicintainya dan aku akan mencoba ikhlas untuknya” ucap HyukJar pada psikiater itu
“Aku yakin seiring berjalannya waktu kau bisa melupakannya” jawab psikiater itu
“Aku harap seperti itu dan bantulah aku” balas Hyukjae.
.
.
.
FIN

image

image

Advertisements

10 thoughts on “[FF Freelance] Growing Pains

  1. huah… keren ficletnya 🙂

    Like

  2. kesian hyujae oppa

    Like

  3. Ternyata hyukjae yg spikiater,, kasian bner hyukjae ..

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s