Namitsutiti

I Know, Myungsoo [Part 1]

2 Comments


i-know-myungsoo

Credit poster by peniadts @Art Fantasy

Tittle » I Know, Myungsoo

Author » Namitsu Titi

Rate » PG-13

Genre » Friendship, School-life, Sad.

Cast » Bae Suzy [Miss A], Kim Myungsoo [Infinite]

Disclaimer » Semua cast milik orang tuanya masing-masing dan Tuhan YME. Popularitas Cast milik agency dan diri nya masing-masing. Tapi, alur cerita milik saya.

.

© 2015 Namitsu Titi

.

~Happy Reading~

.

.

.

.

Cho Ra menghampiri sahabat wanita satu-satunya di sekolah ini. Dilihatnya Suzy -nama sahabatnya- tengah membuka bungkus permen karetnya.

“Suzy, temani aku ke toilet, please …,” pinta Cho Ra dengan mimik memelas. Suzy mengangguk, kemudian bangkit dari duduknya. Kedua gadis itu langsung keluar dari ruang kelasnya, dengan mulut Suzy yang terus bergerak-gerak -mengunyah permen karetnya.

Sebelum menuruni anak tangga, Cho Ra dan Suzy berpapasan dengan salah satu pemuda tertampan -teman sekelas kedua gadis itu- di sekolah ini. Namanya Myungsoo, Kim Myungsoo lebih tepatnya. Pemuda yang memiliki rambut hitam, senyuman yang penuh pesona, dan idaman para wanita tentunya -termasuk Suzy.

“Kau dari mana, Myungsoo?” sapa Cho Ra pada pemuda tampan itu. Tapi Myungsoo tak menjawab sapaan Cho Ra, karena disaat itu juga, Myungsoo tengah tersenyum ramah pada Suzy, dengan tatapan mata Myungsoo tepat di bola mata gadis cantik itu -Suzy.

Suzy, yang awalnya menatap ke arah kanan, dan saat menolehkan pandangannya lagi, ia langsung terkejut saat berpapasan dengan Myungsoo, apalagi pandangannya langsung bertubrukan dengan bola mata Myungsoo. Ia berhenti mengunyah permen karetnya, dan kemudian ia mendengar Cho Ra menyapa Myungsoo. Suzy tidak menyangka, Myungsoo mengabaikan orang lain yang tengah menyapanya dan lebih memilih untuk tetap terus tersenyum padanya. Awalnya Suzy ingin membalas senyuman itu, tapi ia urungkan.

Mungkin karena sedari tadi, Suzy memang sudah bertampang bad mood, jadi merasa kaku jika ia harus tersenyum.

Atau ada alasan lain? Sebenarnya Suzy udah enek (?) dengan senyuman Myungsoo. Senyuman yang Myungsoo berikan hanyalah senyuman ramah -seperti biasanya. Suzy akui, ia menginginkan senyuman yang begitu spesial, dan itu hanya untuknya, bukan senyum ramah yang biasa pemuda itu berikan pada orang lain.

Myungsoo dan Suzy berlalu begitu saja. Tanpa ada balasan senyuman dari Suzy. Namun, tanpa diketahui oleh satu sama lain, hati keduanya … terluka.

Suzy cukup menyadari itu. Ia melihat sorot kecewa di mata Myungsoo, saat ia malah memasang raut tak suka terhadap pemuda itu -tanpa disengaja. Dan Suzy mencoba menenangkan hatinya, untuk tak peduli dan merasa bersalah, atas reaksi yang diberikan Myungsoo.

Myungsoo, pemuda itu cukup kecewa, karena Suzy tak menanggapi sapaan ramah -senyuman- nya dengan baik. Tapi, bukankah hal ini sudah bukan yang pertama kalinya?

Setahun yang lalu, bukankah ia pernah beberapa kali mendapatkan reaksi yang seperti itu dari Suzy? Dan harusnya ia sudah memahami sikap Suzy yang tak bisa ditebaknya, yang terkadang membalas senyumnya dengan senyum tulusnya, tapi juga mengabaikan senyumannya. Itu cukup baginya untuk terbiasa, bukan? Tapi mengapa ia merasa sakit di hatinya? Apakah Suzy membencinya dan tak ingin didekatinya?

Banyak sekali pertanyaan-pertanyaan yang berseliweran di kepalanya. Dan hari ini, Myungsoo memutuskan untuk mengabulkan keinginan tersirat Suzy -menurutnya. Menghindari gadis itu. Semoga dengan ini, Suzy nyaman padanya, karena ia tak akan mendekati Suzy lagi.

“Cieee … dia tersenyum padamu~ sampai-sampai aku diabaikan.” Cho Ra tersenyum menggoda dengan lebarnya pada Suzy.

Suzy? Ia masih seperti tadi. Suzy akui, dirinya memang tengah merasa sedikit bersalah dengan reaksi buruk yang ia berikan pada Myungsoo tadi. Tapi disisi lain, ia menahan mati-matian untuk tetap tidak peduli pada pemuda berahang tegas itu.

Harapan Suzy setelah hari ini, semoga Myungsoo masih mau menyapanya, mendekatinya, dan bisa mengerti dengan sikapnya yang labil.

“Ba-biasa,” Suzy berujar, bersamaan dengan telapak tangan kanannya yang menepuk sedekit keras tembok di sisinya, saat ia menuruni anak tangga. Seolah-olah melampiaskan perasaannya pada tembok itu.

‘Ba-biasa’? Sebenarnya bukan kata ‘biasa’ yang ingin Suzy ucapkan tadi. Tapi kata ‘basi’ yang ingin ia lontarkan. Namun Suzy masih sadar dan tak tega jika ia terang-terangan mengucapkan kata ‘basi’ di hadapan Cho Ra. Karena bagaimanapun juga, Cho Ra adalah sahabat Myungsoo. Terlebih lagi, Suzy melihat sorot sedikit tak suka -yang dilihatnya melalui ujung matanya- saat diawal ia mengucapkan huruf ‘-ba-‘

.

.

.

.

Suzy berpura-pura mencari buku apa saja yang ada di dalam tasnya. Ia melakukan itu karena teman sebangkunya dan kedua temannya yang duduk di meja belakangnya, tengah bercandaan dengan Myungsoo. Suzy bukannya cemburu atau apa, ia hanya malu dan salah tingkah , lebih tepatnya. Suzy sudah melupakan bagaimana situasi perasaannya pada Myungsoo, ketika keduanya berpapasan, saat Suzy hendak ke toilet bersama Cho Ra tempo hari. Suzy memang mudah melupakan perasaanya buruknya jika sudah berdekatan dengan Myungsoo lagi dan kembali merasakan apa yang namanya gugup, malu, dan salah tingkah, saat berada di dekat orang yang disukainya. Meski begitu, itu bukan berarti Suzy sepenuhnya merasa senang.

‘Aku seperti diacuhkan.’

Suzy menatap deretan tulisan di halaman novelnya, dengan pikiran tak fokus. Disaat ketiga temannya bercandaan dengan Myungsoo, ia hanya diam dengan novel di mejanya.

Iri? Tentu saja perasaan itu ada. Ia juga ingin bergabung dengan mereka. Tapi ia merasa malu pada Myungsoo.

.

.

“Tugas Mrs. Lee halaman berapa?” tanya Myungsoo pada teman sebangkunya Suzy. Pemuda itu berdiri di depan meja gadis yang ditanyanya, dengan kedua tangan yang ditumpukan pada meja itu.

“Halaman 34,” sahut gadis itu, kemudian membuka buku paketnya, dan memperlihatkan pada Myungsoo, jenis soal apa, yang ditugaskan gurunya. Myungsoo mengangguk, lalu berjalan menuju tempatnya lagi.

Suzy yang sedari tadi tengah mengerjakan tugasnya, sebenarnya ia sedang mendengarkan pembicaraan Myungsoo dengan teman sebangkunya. Telinganya sangat sensitive jika mendengar suara Myungsoo. Jadi, ia akan mengutamakan apa saja yang disuarakan Myungsoo, meski pemuda itu bukan sedang berbicara padanya.

 

@@oOo@@

“ Suzy, tugasnya halaman berapa?” tanya Myungsoo dengan wajah penasaran tentunya.

“Eum-“ Suzy melirik ke bagian halaman buku paket yang tengah dikerjakannya,”-halaman 20, Myungsoo.” Suzy tersenyum tipis pada Myungsoo.

“Coba aku lihat.” Myungsoo menggeser buku paket Suzy ke arahnya. Mata elangnya menatap serius soal-soal itu, dengan dahi yang terus berkerut. Suzy terkekeh kecil dalam hati, saat melihat kerutan dahi Myungsoo yang makin bertambah.

“Hei, Suzy. Kau bisa mengerjakannya? Kenapa soal-soal itu terasa sulit saat dilihat mataku?” Suzy tertawa kecil, mendengar ucapan Myungsoo. Suzy mengangguk mengiyakan, dan Myungsoo langsung berjongkok di samping gadis itu, dengan arah pandang yang tertuju pada soal-soal itu.

“Kalau begitu ajari aku,” ucap Myungsoo semangat sembari tersenyum lebar. Suzy menoleh sejenak ke arah Myungsoo yang begitu dekat dengannya.

‘Deg … deg … deg…’

Jantung Suzy berdegup-degup dengan tak sabarannya. Dekat sekali. Pikirnya. Beberapa menit kemudian, pipinya terhiasi rona merah yang kentara. Dan Suzy berakhir dengan mengajari Myungsoo sedikit tak karuan, dikarenakan rasa gugupnya terus mengganggunya.

Andai, Myungsoo tidak pindah ke sampingnya, mungkin Suzy akan lebih fokus mengajari Myungsoo.

@@oOo@@

 

Suzy menghela nafas lagi, saat teringat kenangan manisnya bersama Myungsoo. Lantas, ia kembali mengerjakan soal-soal yang sudah hampir selesai dikerjakannya.

.

.

.

.

TBC

 

 

Sorry, kalo pendek ya :v

aku minta partisipasi kalian dalam bentuk komentar, ya?

Advertisements

2 thoughts on “I Know, Myungsoo [Part 1]

  1. Reblogged this on bsuji1994 and commented:
    izin baca&reblog

    Like

  2. jadi myung nyuekin suzy gitu ?
    heishhh

    Like

tinggalkan balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s